Kepala TPU Karet Bivak Lakukan Pengecekan soal Ada Tidaknya Lahan Fiktif

Kompas.com - 10/06/2016, 13:38 WIB
Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat. KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYATempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Saiman, mengaku belum menemukan makam fiktif hingga Jumat (10/6/2016).

Kendati demikian, menurut Saiman, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan kembali mengenai ada tidaknya makam fiktif.

"Sampai saat ini kita belum menemukan. Saya terimakasih kalau memang ada yang memberikan informasi terkait hal itu. Kami bisa proses," kata Saiman saat ditemui Kompas.com di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat.

(Baca juga: Ada Warga Pesan Makam untuk Orang Tuanya yang Belum Meninggal)

Saiman mengaku terjun langsung untuk menggali informasi mengenai ada atau tidaknya makam fiktif di TPU Karet Bivak.

Informasi itu digali dari beberapa sumber, mulai dari pekerja harian lepas (PHL) hingga ahli waris makam.

Saiman menegaskan bahwa ia mendukung penuh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam memberantas praktik calo di TPU.

"Namun, jujur saya baru dua minggu. Jadi saya pikir itu bagian tugas saya untuk menertibkan hal-hal seperti itu," ujar Saiman.

Mantan pegawai di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ini tak memungkiri bahwa praktik calo marak terjadi di TPU Karet Bivak.

(Baca: Kadis Pemakaman: Makam Fiktif Sudah Tidak Ada Lagi)

Namun, ia tidak mau menyalahkan pendahulunya. Ia lebih memilih untuk memperbaiki sistem di TPU Karet Bivak agar bersih dari praktik calo.

"Kita tidak pungkiri memang di masa lalu ada praktik jual beli tanah makam. Hanya saja, kita tak mau tuduh pelakunya si A dan B," ujar Saiman.

Ahok sebelumnya mengaku mendapatkan laporan mengenai makam fiktif di sejumlah tempat pemakaman umum di Jakarta.

Menurut dia, kebanyakan makam fiktif adalah makam yang keberadaannya hanya sebagai penanda bahwa lahan tersebut sudah dipesan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Megapolitan
Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Megapolitan
Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Megapolitan
KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

Megapolitan
Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Megapolitan
Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Megapolitan
Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Megapolitan
Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Megapolitan
Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Megapolitan
29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

Megapolitan
Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Megapolitan
Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X