Kompas.com - 11/07/2016, 11:52 WIB
Lahan parkir atau park and ride Terminal Kalideres, Senin (11/7/2016). KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERALahan parkir atau park and ride Terminal Kalideres, Senin (11/7/2016).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi penumpang yang sering naik kendaraan umum dari Terminal Kalideres, Jakarta Barat, mungkin sudah tidak asing dengan park and ride atau tempat parkir kendaraan di sana.

Bahkan, bagi sebagian besar penumpang, park and ride ini jadi pilihan favorit karena memudahkan aktivitas mereka, baik pada hari kerja maupun saat mudik Lebaran setiap tahunnya.

Salah satu warga, Sarumpaet (34), rutin memarkirkan sepeda motornya di sana setiap hari kerja. Warga Cipondoh, Tangerang, itu memilih untuk melanjutkan perjalanan ke kantornya di kawasan Gajah Mada, Jakarta Barat, menggunakan bus transjakarta setelah menitipkan sepeda motornya di park and ride.

"Dulu sih masih rajin bawa motor, soalnya lebih enak, waktunya bisa atur sendiri. Tapi, lama-lama jalanan makin macet, terus busway kan sudah steril, ya sudah coba saja naik transjakarta. Ternyata, lebih enak," kata Sarumpaet kepada Kompas.com, Senin (11/7/2016).

Penjaga loket park and ride, Abu (21), menuturkan, banyak yang menitipkan kendaraannya saat musim mudik Lebaran beberapa hari kemarin. Kendaraan yang dititipkan didominasi oleh sepeda motor.

"Penuh banget, sampai ke belakang-belakang situ. Mobil juga banyak, tapi enggak sebanyak motor," ucap Abu.

Park and ride Terminal Kalideres jadi pilihan pengguna kendaraan pribadi karena tarifnya yang murah dan terhubung dengan moda transportasi seperti bus transjakarta maupun bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Tarif parkir mobil sehari hanya dipatok Rp 5.000, sedangkan sepeda motor Rp 2.000.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau parkir nginap, motor sehari kena Rp 10.000, mobil Rp 25.000. Maksimal sebulan dua bulan bisa parkir nginap," ucap Abu.

Lokasi park and ride Terminal Kalideres agak tersembunyi, terletak di belakang kompleks terminal dan berseberangan dengan halte bus transjakarta.

Sekilas, park and ride ini tidak kelihatan karena tertutup oleh badan bus yang antre dan parkir di sudut-sudut terminal. Penumpang yang ingin mencari park and ride ini dapat mengikuti papan informasi yang telah dipasang oleh pengelola Terminal Kalideres.

Setelah menemukan tempatnya, penumpang atau pemilik kendaraan pribadi diharuskan mengambil tiket terlebih dahulu. Park and ride di Terminal Kalideres ini merupakan lahan parkir terbuka.

Beberapa pengendara sepeda motor ada yang menutup helmnya dengan kantong plastik. Begitu pula dengan pemilik mobil yang menitipkan kendaraannya cukup lama, membalut mobilnya dengan kain penutup mobil.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Capai Rp 675 Juta, Anggota Dewan: Kami Cuma Terima

Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Capai Rp 675 Juta, Anggota Dewan: Kami Cuma Terima

Megapolitan
Bansos Telat Cair, Wagub DKI: Tiap Tahun Data Harus Dimutakhirkan

Bansos Telat Cair, Wagub DKI: Tiap Tahun Data Harus Dimutakhirkan

Megapolitan
83 Persen Tenaga Pendidik di Jakarta Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

83 Persen Tenaga Pendidik di Jakarta Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Kecelakaan di Jalan DI Panjaitan, Satu Pemotor Tewas di Tempat, Penabrak Kabur

Kecelakaan di Jalan DI Panjaitan, Satu Pemotor Tewas di Tempat, Penabrak Kabur

Megapolitan
Video Viral Aparat Kelurahan Paninggilan Utara Lakukan Pungli, Camat Ciledug Cari Pelaku

Video Viral Aparat Kelurahan Paninggilan Utara Lakukan Pungli, Camat Ciledug Cari Pelaku

Megapolitan
4 Kali Minus, Ekonomi Jakarta Akhirnya Tumbuh 10,91 Persen pada Kuartal Kedua 2021

4 Kali Minus, Ekonomi Jakarta Akhirnya Tumbuh 10,91 Persen pada Kuartal Kedua 2021

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Ikut Vaksinasi Covid-19, Sempat Ragu tapi Khawatir Jadi Syarat Persalinan

Cerita Ibu Hamil Ikut Vaksinasi Covid-19, Sempat Ragu tapi Khawatir Jadi Syarat Persalinan

Megapolitan
Anggaran Baju Anggota Dewan Capai Rp 675 Juta, Ketua DPRD Tangerang: Aku Enggak Ngerti

Anggaran Baju Anggota Dewan Capai Rp 675 Juta, Ketua DPRD Tangerang: Aku Enggak Ngerti

Megapolitan
463.810 Warga Bekasi Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

463.810 Warga Bekasi Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Hendak Buat Konten Video, Remaja Tewas Tertabrak Saat Adang Truk di Cisauk

Hendak Buat Konten Video, Remaja Tewas Tertabrak Saat Adang Truk di Cisauk

Megapolitan
Meningkat, Penjualan Daging Beku Jadi Peluang Bisnis Menggiurkan Saat Pandemi

Meningkat, Penjualan Daging Beku Jadi Peluang Bisnis Menggiurkan Saat Pandemi

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: Tambah 2.311 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2.770 Orang Berhasil Sembuh

UPDATE 5 Agustus: Tambah 2.311 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2.770 Orang Berhasil Sembuh

Megapolitan
Fakta Pemborosan Rp 7 Miliar Anggaran untuk Pengadaan Masker dan Alat Rapid Test oleh Pemprov DKI

Fakta Pemborosan Rp 7 Miliar Anggaran untuk Pengadaan Masker dan Alat Rapid Test oleh Pemprov DKI

Megapolitan
Tak Ditahan, Tersangka Kasus Pornografi Dinar Candy Hanya Dikenai Wajib Lapor

Tak Ditahan, Tersangka Kasus Pornografi Dinar Candy Hanya Dikenai Wajib Lapor

Megapolitan
Jadi Tersangka karena Berbikini di Pinggir Jalan, Dinar Candy Tidak Ditahan

Jadi Tersangka karena Berbikini di Pinggir Jalan, Dinar Candy Tidak Ditahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X