Angkasa Pura II Imbau Penumpang di Terminal 3 Soekarno-Hatta Dijemput di Gedung Parkir

Kompas.com - 06/09/2016, 10:55 WIB
Tampak antrean kendaraan mengular sebelum pengendara memasuki area kedatangan Terminal 3 New Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (11/8/2016). Kemacetan disebabkan adanya kendaraan pribadi yang parkir di badan jalan bersamaan dengan tempat taksi dan bus damri di sana. KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERATampak antrean kendaraan mengular sebelum pengendara memasuki area kedatangan Terminal 3 New Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (11/8/2016). Kemacetan disebabkan adanya kendaraan pribadi yang parkir di badan jalan bersamaan dengan tempat taksi dan bus damri di sana.
|
EditorIndra Akuntono


TANGERANG, KOMPAS.com -
Head of Corporate Secretary and Legal PT Angkasa Pura II Agus Haryadi menyarankan penjemputan terhadap penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dilakukan di gedung parkir. Selama ini, penjemput masih banyak menunggu di curbside area atau jalur yang menghubungkan bangunan terminal dengan sistem transportasi darat, tepatnya di area kedatangan dan keberangkatan.

"Kami mengimbau supaya penjemput yang menggunakan kendaraan pribadi bisa menuju ke gedung parkir. Penumpang tanpa bagasi dapat langsung menuju gedung parkir melalui pintu keluar tanpa bagasi. Sedangkan untuk penumpang dengan bagasi, dapat mengambil bagasi terlebih dahulu di baggage claim area, lalu keluar menuju gedung parkir," kata Agus. melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (6/9/2016).

Menurut Agus, dari akses masuk Terminal 3, pengguna kendaraan pribadi yang hendak menjemput dapat melalui jalan layang dengan mengambil jalur kanan lalu mengikuti petunjuk yang mengarah ke gedung parkir.

Sedangkan curbside area nantinya akan lebih banyak dimanfaatkan sebagai tempat penumpang yang hendak naik angkutan umum seperti taksi dan bus. Adapun PT AP II sebelumnya telah mematok tarif tertentu di gedung parkir setelah sempat menggratiskannya selama beberapa hari pasca beroperasinya Terminal 3.

Tarif parkir reguler yang diberlakukan per 1 September 2016 ini mematok Rp 5.000 (satu jam pertama) untuk mobil jenis sedan, jeep, dan semacamnya, dengan tarif Rp 4.000 tiap jam berikutnya. Bila mobil terparkir lebih dari empat jam, maka dikenakan tarif Rp 10.000 per jamnya.

Adapun untuk sepeda motor dipatok tarif sebesar Rp 5.000 untuk sekali parkir. Pengguna kendaraan akan dibebaskan dari biaya parkir jika memarkirkan kendaraannya di bawah 10 menit.

Selama ini, curbside area merupakan lokasi yang cukup padat karena semua kendaraan, baik kendaraan pribadi penjemput atau pengantar hingga angkutan umum melintas di sana. Dengan pengaturan ini, diharapkan kepadatan di curbside area dapat terurai dan arus lalu lintas di sana menjadi lebih lancar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Jaksel, Bekasi, dan Tangerang Jadi Zona Merah Covid-19 | PSBB Ketat Diperpanjang hingga 11 Oktober

[POPULER JABODETABEK] Jaksel, Bekasi, dan Tangerang Jadi Zona Merah Covid-19 | PSBB Ketat Diperpanjang hingga 11 Oktober

Megapolitan
Kasus Baru Covid-19 di Depok Bertambah 34 Kemarin

Kasus Baru Covid-19 di Depok Bertambah 34 Kemarin

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah, Depok dan Bogor Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah, Depok dan Bogor Berpeluang Hujan

Megapolitan
49 RW di Kota Bekasi Ada di Zona Merah Covid-19,  Paling Tinggi di Bekasi Utara dan Timur

49 RW di Kota Bekasi Ada di Zona Merah Covid-19, Paling Tinggi di Bekasi Utara dan Timur

Megapolitan
Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Megapolitan
Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Megapolitan
Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Megapolitan
Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Megapolitan
Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Megapolitan
Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Megapolitan
Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Megapolitan
Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X