Kompas.com - 06/09/2016, 15:14 WIB
Deputi Gubernur bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta Sylviana Murni
bersama Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik (kanan Sylviana),
Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas
(kanan Taufik), dan Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif (kiri
Sylviana) seusai fit and proper test bakal calon wakil gubernur pendamping
Sandiaga Uno, di Restoran Al-Jazeera, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016)
malam.
Kurnia Sari AzizaDeputi Gubernur bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta Sylviana Murni bersama Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik (kanan Sylviana), Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas (kanan Taufik), dan Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif (kiri Sylviana) seusai fit and proper test bakal calon wakil gubernur pendamping Sandiaga Uno, di Restoran Al-Jazeera, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016) malam.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif menjelaskan, pemilihan Sandiaga Uno sebagai bakal calon gubernur melalui proses penjaringan serta fit and proper test.

Syarif mengatakan, Sandiaga ikut mendaftar dalam penjaringan bakal calon gubernur. Kemudian, dia mengikuti seleksi selama sekitar enam bulan.

"Pas penjaringan itu kami 'kuliti'. Kemudian, tiga minggu, Pak Sandi juga paparan di depan tim," kata Syarif kepada Kompas.com, Selasa (6/9/2016).

Hal tersebut berlanjut sampai akhirnya DPD Partai Gerindra DKI Jakarta mengerucutkan menjadi tiga nama. Selain Sandiaga, ada pula Sjafrie Sjamsoeddin dan Yusril Ihza Mahendra. Menurut Syarif, kinerja Sandiaga turun langsung ke masyarakat selama ini telah menarik perhatian DPP Partai Gerindra.

Selain itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengumumkan Sandiaga sebagai bakal calon gubernur.

"Kalau kemarin Sandi kan punya Gerindra, dan Sandiaga juga sudah mendaftar ke PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) sudah ikut fit and proper test juga. Jadi, sudah selesai kalau urusan Sandi mah," kata Syarif.

PKB kini juga telah resmi menyatakan dukungannya kepada Sandiaga. Kini, kedua partai politik itu juga telah menyelesaikan fit and proper test bakal calon wakil gubernur pendamping Sandiaga. (Baca: Partai Pendukung Sandiaga Tak Lagi Berharap Dukungan PDI-P)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada dua pejabat Pemprov DKI Jakarta yang mengikuti fit and proper test, yakni Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta Sylviana Murni dan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah.

"Tinggal sekarang kami cari cawagubnya yang harus bisa saling melengkapi, maka perlulah fit and proper test," kata Syarif.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Megapolitan
Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Megapolitan
Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Megapolitan
Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.