Kompas.com - 13/09/2016, 11:55 WIB
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kerusakan aplikasi pengecekan data membuat sistem perekaman e-KTP di DKI Jakarta tidak dapat dioperasikan. Hal ini menghambat perekaman data warga.

Menurut Kepala UPT Teknologi Informasi Kependudukan (TIK) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Nurrahman, kerusakan yang terjadi bukan pada mesin perekaman, melainkan pada aplikasi pengecekan data.

"Kalau mesin perekaman enggak ada masalah. Ini lebih pada sistemnya, yaitu aplikasi untuk pengecekan apakah sudah merekam atau belum," ujar Nurrahman, Selasa (13/9/2016).

(Baca juga: Jumlah Warga yang Ingin Rekam Data E-KTP Membeludak, Pelayanan Sabtu-Minggu Dibuka)

Ia mengatakan, sebenarnya mesin perekam bisa saja digunakan.

Namun, karena aplikasi pengecekan data yang rusak, dikhawatirkan terjadi data ganda apabila memang warga yang bersangkutan sebelumnya sudah melakukan perekaman.

Menurut Nurrahman, akibat kerusakan aplikasi tersebut, bukan hanya DKI Jakarta yang mengalami kendala perekaman data warga untuk e-KTP, melainkan juga wilayah lain di Indonesia.

(Baca juga: Jumlah Warga yang Ingin Rekam Data E-KTP Membeludak, Pelayanan Sabtu-Minggu Dibuka)

Kompas TV Puluhan Ribu Warga Belum Terekam e-KTP
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heru Budi Hartono Ditetapkan sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta

Heru Budi Hartono Ditetapkan sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta

Megapolitan
Keseharian Adnan Efendi, Korban Runtuhnya Tembok MTsN 19 di Mata Keluarga

Keseharian Adnan Efendi, Korban Runtuhnya Tembok MTsN 19 di Mata Keluarga

Megapolitan
Bos Indomaret Tewas Ditabrak Truk di BSD, Pihak Keluarga dan Penabrak Tempuh Jalan Kekeluargaan

Bos Indomaret Tewas Ditabrak Truk di BSD, Pihak Keluarga dan Penabrak Tempuh Jalan Kekeluargaan

Megapolitan
Bantah Diskriminasi Kegiatan Rohani Kristen, Ini Penjelasan Kepala SMAN 2 Depok

Bantah Diskriminasi Kegiatan Rohani Kristen, Ini Penjelasan Kepala SMAN 2 Depok

Megapolitan
Pemkot Jakpus Siagakan 95 Pompa Stasioner dan 23 Rumah Pompa untuk Antisipasi Banjir

Pemkot Jakpus Siagakan 95 Pompa Stasioner dan 23 Rumah Pompa untuk Antisipasi Banjir

Megapolitan
Cerita Ayla Saksikan Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh Tewaskan 3 Temannya, Tinggalkan Trauma Mendalam

Cerita Ayla Saksikan Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh Tewaskan 3 Temannya, Tinggalkan Trauma Mendalam

Megapolitan
Pamit ke Warga Kampung Gembrong Gembira Jelang Lengser, Anies: Kapan-kapan Saya Main ke Sini Ya

Pamit ke Warga Kampung Gembrong Gembira Jelang Lengser, Anies: Kapan-kapan Saya Main ke Sini Ya

Megapolitan
Datangi Mapolres Jaksel, Baim Wong dan Paula Diperiksa Terkait 'Prank' Laporan KDRT

Datangi Mapolres Jaksel, Baim Wong dan Paula Diperiksa Terkait "Prank" Laporan KDRT

Megapolitan
Siswa MTsN 19 yang Saksikan Rekannya Tewas Dinilai Butuh Bantuan Psikologis

Siswa MTsN 19 yang Saksikan Rekannya Tewas Dinilai Butuh Bantuan Psikologis

Megapolitan
Perintah Kapolda Metro ke Tim Patroli Presisi: Sikat Penjahat, Lindungi Masyarakat!

Perintah Kapolda Metro ke Tim Patroli Presisi: Sikat Penjahat, Lindungi Masyarakat!

Megapolitan
Modus Pencurian Motor di Tangerang, Pelaku Tuduh Korban Menganiaya Anaknya

Modus Pencurian Motor di Tangerang, Pelaku Tuduh Korban Menganiaya Anaknya

Megapolitan
KPAI Minta Pemprov DKI Berikan Pendampingan Psikologis bagi Korban Selamat atas Robohnya MTsN 19 Jaksel

KPAI Minta Pemprov DKI Berikan Pendampingan Psikologis bagi Korban Selamat atas Robohnya MTsN 19 Jaksel

Megapolitan
Tangis Adik Adnan Korban Tembok Roboh MTsN 19, Tak Rela Lepas Kepergian Sang Kakak...

Tangis Adik Adnan Korban Tembok Roboh MTsN 19, Tak Rela Lepas Kepergian Sang Kakak...

Megapolitan
Situasi Mencekam Saat Tembok MTsN 19 Pondok Labu Roboh dan Timpa Sejumlah Siswa hingga Tewas...

Situasi Mencekam Saat Tembok MTsN 19 Pondok Labu Roboh dan Timpa Sejumlah Siswa hingga Tewas...

Megapolitan
Belum Periksa Saksi Robohnya Tembok MTsN 19 Jaksel, Polisi: Masih Fokus Amankan Aset

Belum Periksa Saksi Robohnya Tembok MTsN 19 Jaksel, Polisi: Masih Fokus Amankan Aset

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.