Ketersediaan RTH di Jakarta Masih Jauh dari Ideal

Kompas.com - 24/10/2016, 11:02 WIB
Suasana eksekusi pembongkaran bangunan di Kalijodo, Jakarta, Senin (29/2/2016). Kawasan yang kerap dikenal sebagai tempat hiburan malam itu akan menjadi ruang terbuka hijau. KOMPAS / RADITYA HELABUMISuasana eksekusi pembongkaran bangunan di Kalijodo, Jakarta, Senin (29/2/2016). Kawasan yang kerap dikenal sebagai tempat hiburan malam itu akan menjadi ruang terbuka hijau.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Data Dinas Pertamanan dan Pemakaman (Distankam) DKI Jakarta menyebutkan, saat ini ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) di Ibu Kota baru sekitar 14,94 persen.

Persentase tersebut masih jauh dari ideal yang seharusnya mencapai 30 persen dari total luas wilayah.

"Memang masih jauh dari target. Makanya tiap tahun harus ada pembebasan lahan," kata Kepala Distankam Djafar Muchlisin di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (24/10/2016).

Menurut Djafar, ketersediaan RTH dalam persentase yang ideal ditargetkan tercapai pada 2030.

Untuk mencapai target itu, Djafar menyatakan, ada beberapa langkah yang ditempuh, mulai dari pembebasan lahan, penertiban pemukiman dan bangunan liar yang melanggar RTH, hingga kerja sama dengan pihak swasta melalui program corporate social responsibility (CSR).

Untuk proses pembebasan lahan, Djafar menyebut ada beberapa hambatan yang dialami, mulai dari banyaknya lahan yang dalam status sengketa dan keterbatasan anggaran.

Untuk alasan yang kedua, Djafar menyebut anggaran yang disediakan tidak hanya untuk proses pembebasan lahan, tapi juga pengadaan lahan makam.

"Tahun ini anggaran Rp 1,2 triliun. Rp 1 triliun untuk pengadaan taman dan jalur, Rp 200 juta untuk lahan makam," kata Djafar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Megapolitan
Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Megapolitan
Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Megapolitan
Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Megapolitan
Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X