Kompas.com - 26/10/2016, 13:47 WIB
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan dan Pangdam Jaya Mayor Jenderal Teddy Lhaksmana menyalami satu per satu aparat keamanan yang berjaga saat berlangsungnya aksi unjuk anti Gubernur DKI Jakarta Basuki Alsadad RudiKapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan dan Pangdam Jaya Mayor Jenderal Teddy Lhaksmana menyalami satu per satu aparat keamanan yang berjaga saat berlangsungnya aksi unjuk anti Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama di depan Balai Kota, Jumat (14/10/2016).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya akan saling berkoordinasi dalam melakukan pengaman Pilkada DKI 2017.

Hal itu untuk memastikan kondisi Ibu Kota tetap aman saat berlangsungnya pilkada.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan tak menampik mengenai kemungkinan timbulnya gesekan-gesekan antar-para pendukung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur.

Oleh karena itu, kerjasama antara Polisi dan TNI perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi gesekan tersebut.

"Kita tugasnya bagaimana kodam Jaya dan Polda Metro Jaya membuat masyarakat tidak resah dan bisa beraktivitas di Ibu Kota yang kita cintai. Siapa saja yang menang tidak penting, yang penting aman," ujar Iriawan di Makodam Jaya, Jakarta Timur, Rabu (26/10/2016).

(Baca juga: Jelang Kampanye Pilkada, Polisi Perketat Keamanan di Jakarta Utara)

Iriawan menyampaikan, kedepannya Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya akan saling bertukar informasi mengenai situasi keamanan di Jakarta.

Pertukaran informasi ini akan dilakukan mulai dari tingkat pimpinan hingga ke tingkat paling bawah.

Dengan demikian, ia berharap gejolak-gejolak yang terjadi di masyarakat bisa selalu terpantau dan diredam.

"Adakan tukar menukar informasi. Tidak ada lagi yang ditutup-tutupi. Pasi Intel dan Dirintel saling koordinasi. Bila perlu sampai Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas patroli bersama. Kodam punya informasi a dan Polda punya (informasi) b, maka nanti akan di-combine sehingga analisa bersama dan tahu cara bertindaknya," ucap dia.

(Baca juga: Mengapa Kecamatan Johar Baru Masuk ke Dalam Daerah Rawan Konflik saat Pilkada DKI 2017?)

Selain itu, lanjut Iriawan, pihaknya bersama Kodam Jaya akan bersama-sama memantau media sosial selama proses pentahapan Pilkada DK 2017.

Sebab, tak dapat dipungkiri, media sosial sering dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan provokasi.

"Kalau kita bersinergi (Polri dan TNI), Insya Allah mereka (provokator) akan seribu kali berpikir (berbuat onar)," kata Iriawan.

Kompas TV Sandiaga: Nomor Urut 3, Maknanya Sungguh Mendalam

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aniaya Kurir Paket dan Kawannya, 3 Pelaku Ditangkap Polres Jakut di Bangkalan

Aniaya Kurir Paket dan Kawannya, 3 Pelaku Ditangkap Polres Jakut di Bangkalan

Megapolitan
Tembakkan Gas Air Mata Sebelum Kakek 89 Tahun Dikeroyok, Polisi: Massa Banyak, Kami Sudah Sesuai SOP

Tembakkan Gas Air Mata Sebelum Kakek 89 Tahun Dikeroyok, Polisi: Massa Banyak, Kami Sudah Sesuai SOP

Megapolitan
Manuver Anies Maju di Pilpres 2024: Pamer Kinerja hingga Buat Program Baru di YouTube

Manuver Anies Maju di Pilpres 2024: Pamer Kinerja hingga Buat Program Baru di YouTube

Megapolitan
Keluarga Pemuda yang Diduga Dibunuh Temannya di Bekasi: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa

Keluarga Pemuda yang Diduga Dibunuh Temannya di Bekasi: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa

Megapolitan
Jakpro Pastikan Tender Ulang Sirkuit Tak Ganggu Jadwal Formula E

Jakpro Pastikan Tender Ulang Sirkuit Tak Ganggu Jadwal Formula E

Megapolitan
Sabu Senilai Rp 5 Miliar Disita dari Tangan Pengendar Narkoba di Kawasan Wisata Kepulauan Seribu

Sabu Senilai Rp 5 Miliar Disita dari Tangan Pengendar Narkoba di Kawasan Wisata Kepulauan Seribu

Megapolitan
Ada Kasus Covid-19 di SMA Kota Tangerang, Disdik Banten: Bukan Klaster Sekolah

Ada Kasus Covid-19 di SMA Kota Tangerang, Disdik Banten: Bukan Klaster Sekolah

Megapolitan
3 Siswa dan 2 Guru di SMAN 86 Jakarta Terkonfirmasi Positif Covid-19

3 Siswa dan 2 Guru di SMAN 86 Jakarta Terkonfirmasi Positif Covid-19

Megapolitan
Pasien Omicron yang Meninggal di RS Sari Asih Dimakamkan di TPU Jombang

Pasien Omicron yang Meninggal di RS Sari Asih Dimakamkan di TPU Jombang

Megapolitan
Tiga Siswa dan Dua Guru Terpapar Covid-19, SMAN 86 Gelar Tes 'Swab' Massal

Tiga Siswa dan Dua Guru Terpapar Covid-19, SMAN 86 Gelar Tes "Swab" Massal

Megapolitan
Upacara Kremasi Kakek 89 Tahun yang Tewas Dikeroyok Penuh Haru, Keluarga Tak Mampu Bendung Kesedihan

Upacara Kremasi Kakek 89 Tahun yang Tewas Dikeroyok Penuh Haru, Keluarga Tak Mampu Bendung Kesedihan

Megapolitan
Diduga Korban KDRT, Wanita Ini Ditahan Polda Metro Jaya Usai Dilaporkan Suaminya

Diduga Korban KDRT, Wanita Ini Ditahan Polda Metro Jaya Usai Dilaporkan Suaminya

Megapolitan
2 Muridnya Positif Covid-19, SMPN 77 Jakpus Langsung Swab Tes Massal

2 Muridnya Positif Covid-19, SMPN 77 Jakpus Langsung Swab Tes Massal

Megapolitan
Polisi Sebut 5 Tersangka Pengeroyok Kakek 89 Tahun Tak Ada Kaitannya dengan Urusan Sengketa Tanah Korban

Polisi Sebut 5 Tersangka Pengeroyok Kakek 89 Tahun Tak Ada Kaitannya dengan Urusan Sengketa Tanah Korban

Megapolitan
Melonjak, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 654 dalam Sepekan

Melonjak, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 654 dalam Sepekan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.