Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Agus-Sylvi Naik Mobil Tempur, Ahok-Djarot Naik Truk Dihias Kotak-kotak, Anies-Sandi Naik Combi Limousine

Kompas.com - 29/10/2016, 11:38 WIB
Alsadad Rudi

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Arak-arakan para pasangan calon gubernur beserta wakilnya dilakukan setelah deklarasi kampanye damai Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017 di Silang Barat Daya Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10/2016).

Arak-arakan dilakukan pasangan calon beserta massa pendukungnya.

Pada kegiatan tersebut, ketiga pasangan calon tampak menggunakan jenis kendaraan yang berbeda-beda. Pasangan calon gubernur nomor satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, tampak menggunakan mobil jenis SUV bak terbuka berwarna hitam.

Tampilan kendaraan yang mereka gunakan sekilas tampak seperti kendaraan tempur yang identik dengan dunia militer.

Kompas.com/David Oliver Purba Agus-Sylviana melakukan konvoi mengelilingi sejumlah tempat di Ibu Kota, Sabtu (29/10/2016)

Pasangan calon gubernur nomor dua, Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, tampak naik ke atas truk yang sudah dihias dengan ornamen yang menjadi ciri khas mereka, yakni kotak-kotak, ditambah dengan adanya miniatur Tugu Monas.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG pasangan nomor urut 2 gubernur dan wakil gubernur yang maju di Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017 mendeklarasikan kampanye damai di silang barat daya Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10/2016).

Sementara itu, pasangan nomor tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, tampak menggunakan VW Combi, tetapi dengan ukuran yang lebih panjang dari ukuran pada umumnya atau sering disebut Limousine.

Kompas.com/Alsadad Rudi Calon gubernur nomor urut tiga, Anies Baswefan beserta menyapa pendukungnya dari atas VW Combi Limousine saat arak-arakan usai deklarasi kampanye damai Pilkada DKI 2017 di silang barat daya Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10/2016).

Arak-arakan mengambil rute dari Silang Barat Daya Monas-Medan Merdeka Selatan-MH Thamrin-Bundaran HI-untuk kemudian kembali lagi ke Monas. Arak-arakan dimulai sekitar pukul 10.30 dan masih berlangsung sampai sekitar pukul 11.15.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengelola Imbau Warga Tak Mudah Tergiur Tawaran Jual Beli Rusunawa Muara Baru

Pengelola Imbau Warga Tak Mudah Tergiur Tawaran Jual Beli Rusunawa Muara Baru

Megapolitan
UPRS IV: Banyak Oknum yang Mengatasnamakan Pengelola dalam Praktik Jual Beli Rusunawa Muara Baru

UPRS IV: Banyak Oknum yang Mengatasnamakan Pengelola dalam Praktik Jual Beli Rusunawa Muara Baru

Megapolitan
9 Jam Berdarah: RN Dibunuh, Mayatnya Dimasukkan ke Koper lalu Dibuang ke Pinggir Jalan di Cikarang

9 Jam Berdarah: RN Dibunuh, Mayatnya Dimasukkan ke Koper lalu Dibuang ke Pinggir Jalan di Cikarang

Megapolitan
Seorang Remaja Tenggelam di Kali Ciliwung, Diduga Terseret Derasnya Arus

Seorang Remaja Tenggelam di Kali Ciliwung, Diduga Terseret Derasnya Arus

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Kamis 2 Mei 2024, dan Besok: Malam Ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Kamis 2 Mei 2024, dan Besok: Malam Ini Hujan Petir

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Mobil Terbakar di Tol Japek Arah Cawang | Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi Ditangkap

[POPULER JABODETABEK] Mobil Terbakar di Tol Japek Arah Cawang | Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi Ditangkap

Megapolitan
Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Megapolitan
Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Megapolitan
Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Megapolitan
Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com