Kompas.com - 15/11/2016, 15:26 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat makan siang bersama putri Presiden pertama Indonesia, Sukmawati Soekarnoputri di Joglo at Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016). Nibras Nada NailufarCalon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat makan siang bersama putri Presiden pertama Indonesia, Sukmawati Soekarnoputri di Joglo at Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat makan siang bersama putri Presiden Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri. Dalam pertemuan itu, Sukmawati meminta Djarot untuk tetap berani.

"Harus berani dan kita harus tetap menjadi kader-kader Pancasilais," kata Sukmawati, usai makan siang dengan Djarot di Joglo at Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).

(Baca: Ada Pendemo, Warga Langsung Semangati Djarot)

Sukmawati menyayangkan terjadinya banyak penolakan terhadap pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat saat kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.

Dia menegaskan penolakan itu seharusnya tak terjadi karena Republik Indonesia menganut demokrasi Pancasila.

Ketika ditanya apakah dirinya akan mendukung pasangan Ahok-Djarot, Sukmawati mengatakan bahwa PNI Marhaenisme akan mengadakan musyawarah nasional dan Djarot akan diundang.

"Beliau ini kan pejabat lama, kalau kami haul di Blitar, beliau kan yang bikin acara, jadi kenal sudah lama lah," kata Sukmawati.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Djarot lalu menyatakan bahwa masyarakat Jakarta sudah dewasa dalam berdemokrasi.

"Ini sudah final Indonesia national state, bukan negara berdasarkan agama. Jadi harus berani," ujar Djarot.

(Baca: Ahok: Orang yang Usir dan Pasang Spanduk Penolakan Bukan Warga Setempat)

Kompas TV Djarot "Blusukan" di Sejumlah Wilayah Jakarta
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keceriaan dan Antusias Warga hingga Pedagang di Balik Pembukaan Taman Margasatwa Ragunan

Keceriaan dan Antusias Warga hingga Pedagang di Balik Pembukaan Taman Margasatwa Ragunan

Megapolitan
Bantah LBH Jakarta soal Isu Banjir, Pemprov DKI Sebut Tidak Berorientasi Betonisasi

Bantah LBH Jakarta soal Isu Banjir, Pemprov DKI Sebut Tidak Berorientasi Betonisasi

Megapolitan
Pemprov DKI Tanggapi Rapor Merah LBH Jakarta soal Buruknya Kualitas Udara

Pemprov DKI Tanggapi Rapor Merah LBH Jakarta soal Buruknya Kualitas Udara

Megapolitan
Bantah Catatan LBH Jakarta soal Penggusuran di Jakarta, Pemprov DKI: Itu Penertiban

Bantah Catatan LBH Jakarta soal Penggusuran di Jakarta, Pemprov DKI: Itu Penertiban

Megapolitan
UPDATE: Tambah 7 Kasus di Depok, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 7 Kasus di Depok, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Mulai Minggu Ini, Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Mulai Minggu Ini, Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Megapolitan
UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 34 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 34 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rumah di Kalideres Ambruk, Ibu dan Balitanya Ditemukan dalam Kondisi Berpelukan

Rumah di Kalideres Ambruk, Ibu dan Balitanya Ditemukan dalam Kondisi Berpelukan

Megapolitan
Maling Motor Beraksi di Ulujami, Dalam Satu Jam Curi Empat Motor

Maling Motor Beraksi di Ulujami, Dalam Satu Jam Curi Empat Motor

Megapolitan
Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Megapolitan
SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

Megapolitan
Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Megapolitan
Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Megapolitan
UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.