Kompas.com - 07/12/2016, 18:36 WIB
Cagub DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono saat melihat rumah kosong yang ditinggal penghuninya karena banjir di RT 05/07, Tegal Parang Selatan, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016). Kahfi Dirga CahyaCagub DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono saat melihat rumah kosong yang ditinggal penghuninya karena banjir di RT 05/07, Tegal Parang Selatan, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono, menyiapkan tim ahli untuk memberikan penjelasan kepada warga yang akan direlokasi dari hunian horisontal ke hunian vertikal.

"Kami akan hadirkan tim expert (ahli) yang bisa menjelaskan bahwa vertical housing itu diperlukan dalam rangka mencegah banjir dan lain sebagainya," kata Agus di Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).

Hunian vertikal yang dimaksud Agus adalah rumah susun. Agus sendiri sudah memiliki program untuk pembangunan rusun bagi warga bantaran kali. Ia berencana akan membangun 300.000 unit rusun dengan 700 menara.

"Kami sudah petakan juga daerah-daerah yang sangat diperlukan untuk segera ditata dalam bentuk vertical housing," kata dia.

Namun, Agus tak mau terburu-buru untuk merelokasi warga ke rusun. Ia akan membuka dan meyakinkan apakah relokasi ke rusun adalah solusi terbaik. Menurut dia, memang harus ada pendekatan untuk merelokasi. Sebab, hal itu merupakan bagian dari pola pikir dan gaya hidup.

"Itu perlu sosialisasi lebih lanjut dan mengajak bicara kepada masyarakat dari awal sejak prosesnya," kata dia.

Ajakan bicara itu agar masyarakat tak terlalu kaget saat harus mengubah pola hidup. Namun, kata Agus, di kota sepadat Jakarta ini harus melalui proses seperti itu. Agus memastikan akan ada fasilitas umum dan sosial serta pendukung lainnya di rusun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau kita ingin hidup layak maka solusinya juga harus melakukan perubahan mindset dari horizontal housing ke vertical housing," kata dia.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Babak Baru Korupsi Damkar Depok: Naik ke Penyidikan dan Kemungkinan Tersangka Sudah Ditandai

Babak Baru Korupsi Damkar Depok: Naik ke Penyidikan dan Kemungkinan Tersangka Sudah Ditandai

Megapolitan
Serba-serbi Kartu Depok Sejahtera, Janji Kampanye Idris-Imam yang Baru Terwujud

Serba-serbi Kartu Depok Sejahtera, Janji Kampanye Idris-Imam yang Baru Terwujud

Megapolitan
Mobil Keluar Jalur dan Tabrak Sejumlah Orang di Pinggir Jalan, Satu Korban Alami Patah Kaki

Mobil Keluar Jalur dan Tabrak Sejumlah Orang di Pinggir Jalan, Satu Korban Alami Patah Kaki

Megapolitan
Soal Pelaporan Savas Fresh ke Polisi, Atta Hallintar: Manusia Punya Batas Kesabaran

Soal Pelaporan Savas Fresh ke Polisi, Atta Hallintar: Manusia Punya Batas Kesabaran

Megapolitan
Saat Youtuber Savas Fresh Ditangkap Polisi karena Sebut Ibu Atta Halilintar Berutang Rp 500 Juta

Saat Youtuber Savas Fresh Ditangkap Polisi karena Sebut Ibu Atta Halilintar Berutang Rp 500 Juta

Megapolitan
Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Megapolitan
Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Megapolitan
Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Megapolitan
Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Megapolitan
Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Megapolitan
Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Megapolitan
Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Megapolitan
Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Megapolitan
Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Megapolitan
Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.