Ahok-Djarot Butuh 2 Periode untuk Perbaiki Jakarta, Sandiaga Sebut Ada "Misleading"

Kompas.com - 16/12/2016, 07:15 WIB
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat menilai butuh waktu dua periode untuk benar-benar membuat perubahan yang berkelanjutan di Jakarta.

Untuk itu, mereka meminta warga memilih pasangan nomor pemilihan 2 itu saat Pilkada 2017. Menanggapi hal itu, calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan 3, Sandiaga Uno menilai ada misleading dalam pemerintahan keduanya sehingga membutuhkan waktu 10 tahun untuk merubah Jakarta.

"Mereka menginginkan satu periode lagi, susahnya kalau setiap politisi menginginkan dua periode dari awal untuk merealisasikan janjinya itu berarti ada suatu yang sangat misleading," ujar Sandiaga seusai program Rosi dan Kandidat Pemimpin Jakarta di Kompas TV, Kamis (15/12/2016) malam.

Untuk itu, menurut Sandiaga, warga Jakarta butuh pemimpin baru dalam periode 2017-2022 nanti. Sebab, menurut dia, warga Jakarta butuh pemimpin yang bisa menyatukan warganya, bukan mengkotak-kotakkan warganya.

"Susah sekali membayangkan kalau pemimpin tidak bisa diterima oleh masyarakat. Warga Jakarta butuh persatuan dan sekarang kita butuh konsistensi dalam mempersatukan, dalam meniupkan demokrasi yang sejuk," kata Sandiaga.

Sebelumnya, calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menyampaikan alasan mengapa warga Jakarta harus memilih pasangan petahana pada Pilkada DKI 2017. (Baca: Sandiaga: Dipilih 2 Periode Baru Ditepati Janjinya, Pemimpin Macam Apa Seperti Itu?)

Ahok dan pasangan calonnya, Djarot Saiful Hidayat, merupakan pasangan petahana pada Pilkada DKI. Ahok berjanji akan membereskan birorasi jika mendapatkan kesempatan satu periode lagi.

"Kami harap bisa diperpanjang periode kami, kami selesaikan (singkirkan) PNS yang enggak mau melayani," kata Ahok dalam program "Rosi dan Kandidat Pemimpin Jakarta" di Kompas TV, Kamis (15/12/2016) malam.

Kompas TV Rosi dan Kandidat Pemimpin Jakarta
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI Doakan Anak Ridwan Kamil yang Hilang di Swiss Segera Ditemukan Selamat

Wagub DKI Doakan Anak Ridwan Kamil yang Hilang di Swiss Segera Ditemukan Selamat

Megapolitan
Kenang Buya Syafii Maarif, Wagub DKI: Beliau Sosok Cerdas dan Bersahaja

Kenang Buya Syafii Maarif, Wagub DKI: Beliau Sosok Cerdas dan Bersahaja

Megapolitan
Mesut Ozil Laksanakan Shalat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Ozil Laksanakan Shalat Jumat di Masjid Istiqlal

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi Siang Hari, Gasak Motor Karyawan di Kemang

Komplotan Pencuri Beraksi Siang Hari, Gasak Motor Karyawan di Kemang

Megapolitan
Bocah 10 Tahun yang Hanyut Terseret Arus Kali Ciliwung Ditemukan Meninggal

Bocah 10 Tahun yang Hanyut Terseret Arus Kali Ciliwung Ditemukan Meninggal

Megapolitan
Kembangkan Sistem Perkeretaapian, PT MRT Jakarta Kerja Sama dengan 2 Perusahaan Prancis

Kembangkan Sistem Perkeretaapian, PT MRT Jakarta Kerja Sama dengan 2 Perusahaan Prancis

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Tertabrak KRL di Serpong Tangsel

Seorang Pria Tewas Tertabrak KRL di Serpong Tangsel

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Tangkap 2 Anggota Jaringan Pengedar Narkoba

Polres Jakarta Barat Tangkap 2 Anggota Jaringan Pengedar Narkoba

Megapolitan
Ini Rute Baru KRL dari Bogor dan Depok, Berlaku Mulai 28 Mei

Ini Rute Baru KRL dari Bogor dan Depok, Berlaku Mulai 28 Mei

Megapolitan
Pengemudi Pajero Belum Ditetapkan Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di MT Haryono

Pengemudi Pajero Belum Ditetapkan Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di MT Haryono

Megapolitan
Ini Jadwal Perjalanan Terbaru KRL Jabodetabek Mulai 28 Mei

Ini Jadwal Perjalanan Terbaru KRL Jabodetabek Mulai 28 Mei

Megapolitan
Panitia Pastikan Tak Ada Logo Sponsor Perusahaan Bir Saat Balap Formula E Jakarta Berlangsung

Panitia Pastikan Tak Ada Logo Sponsor Perusahaan Bir Saat Balap Formula E Jakarta Berlangsung

Megapolitan
Polisi Duga Pajero yang Sebabkan Kecelakaan Maut di MT Haryono Tak Melaju Kencang

Polisi Duga Pajero yang Sebabkan Kecelakaan Maut di MT Haryono Tak Melaju Kencang

Megapolitan
Bermain Air dengan Teman-temannya, Bocah 10 Tahun Hanyut Terseret Arus Kali Ciliwung

Bermain Air dengan Teman-temannya, Bocah 10 Tahun Hanyut Terseret Arus Kali Ciliwung

Megapolitan
Ini 4 Rute Baru KRL Cikarang/Bekasi yang Berlaku 28 Mei, Tak Semua Langsung ke Manggarai

Ini 4 Rute Baru KRL Cikarang/Bekasi yang Berlaku 28 Mei, Tak Semua Langsung ke Manggarai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.