Koper Sarah Sechan Tertinggal Saat Gunakan Garuda Indonesia

Kompas.com - 19/12/2016, 11:14 WIB
Suasana di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (9/8/2016).Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta resmi beroperasi sepenuhnya hari ini. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOSuasana di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (9/8/2016).Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta resmi beroperasi sepenuhnya hari ini.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang penumpang pesawat Garuda Indonesia rute Melbourne-Jakarta, pembawa acara Sarah Sechan, mengeluhkan layanan para kru yang membuat dia kerepotan menunggu koper saat sudah tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (18/12/2016).

Keluhan itu disampaikan Sarah melalui akun Twitter miliknya, @sarseh. "Oh soetta terminal 3, untuk apa ada label prioritas di koper, kalau hrs nunggu lama? koper ekonomi sdh kosong, prioritas belum keluar juga," demikian tweet Sarah saat kali pertama menceritakan apa yang dia alami.

Pada tweet berikutnya, Sarah menceritakan bahwa dia menempuh perjalanan dari Melbourne ke Jakarta dengan transit di Denpasar, Bali. Kemudian, Sarah menyampaikan sindiran kepada kru Garuda Indonesia yang disebut salah menaruh koper ke pesawat lain.

"GREAT JOB to the ground staff of GA653 yg taruh koper penumpang ke flight GA411!!! Which will arrive another hour!!! cerdas!" tambah Sarah.

Menurut informasi yang diterima Sarah, penjelasan kru Garuda Indonesia tentang koper yang tidak terbawa dikarenakan waktu transit yang mepet. Akibatnya, kopernya dialihkan ke penerbangan berikutnya. Namun, Sarah tetap mengeluhkan mengapa tidak ada pemberitahuan resmi dari petugas terkait hal itu.

"flight GA719 melb-dps was great, with excellent staff & pilots. connecting flight GA653 from dps-jkt turned out to be a mess upon arrival," sebut Sarah.

Jeda beberapa menit dari tweet sebelumnya, Sarah turut mempertanyakan hal tersebut dengan mention langsung ke akun Twitter @IndonesiaGaruda. Keluhan Sarah dibalas oleh akun resmi Garuda Indonesia, lalu Sarah diminta untuk bersabar menunggu konfirmasi.

Selang tiga jam setelahnya, Sarah kembali membuat tweet yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap layanan Garuda Indonesia.

"finally able to relax after early start of the day in Melbourne and somehow chaotic end of a lovely vacation due to luggage mess at soetta."

Kompas.com mencoba mengonfirmasi hal ini dengan menghubungi Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia, Sheila Indira Maharshi, tetapi belum ada respons.

Selain itu, Kompas.com juga telah menghubungi manajer Sarah, Tini, untuk menanyakan bagaimana detail kejadian tersebut, tetapi juga belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terus Melonjak, Depok Catat 2.093 Warga Masih Positif Covid-19

Terus Melonjak, Depok Catat 2.093 Warga Masih Positif Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Seputar Tes Swab Covid-19 Rizieq Shihab

Kontroversi Seputar Tes Swab Covid-19 Rizieq Shihab

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK]: Tersangkut Kerumunan Massa Rizieq, 2 Pejabat DKI Dicopot| Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

[POPULER JABODETABEK]: Tersangkut Kerumunan Massa Rizieq, 2 Pejabat DKI Dicopot| Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
BMKG: Jakarta Hari Ini Dipreksi Hujan Seharian

BMKG: Jakarta Hari Ini Dipreksi Hujan Seharian

Megapolitan
Kasus Tes Swab Rizieq Shihab, RS Ummi Akui Ada Kelemahan di Sistem Internal dan Meminta Maaf

Kasus Tes Swab Rizieq Shihab, RS Ummi Akui Ada Kelemahan di Sistem Internal dan Meminta Maaf

Megapolitan
FPI Terima Surat Panggilan Polisi, Akankah Rizieq Shihab Datang?

FPI Terima Surat Panggilan Polisi, Akankah Rizieq Shihab Datang?

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak, Diduga Imbas Kerumunan

Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak, Diduga Imbas Kerumunan

Megapolitan
Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X