Polisi Ungkap Perdagangan Bibit Lobster Ilegal

Kompas.com - 23/12/2016, 16:21 WIB
Ribuan benur yang diperdagangkan secara ilegal di Tangerang Selatan, diungkap oleh Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jumat (23/12/2016). Nibras Nada NailufarRibuan benur yang diperdagangkan secara ilegal di Tangerang Selatan, diungkap oleh Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jumat (23/12/2016).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengungkap sindikat perdagangan bibit lobster atau benur ilegal yang akan diekspor ke luar negeri. Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat mengatakan modus perdagangan ini terbilang baru.

"Benur ini dikumpulkan dari nelayan di daerah Banyuwangi, kemudian dibawa ke Jakarta, kemudian dikumpulin, rencananya akan dieekspor ke Vietnam," kata Wahyu di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/12/2016).

Selama tiga bulan terakhir, para pelaku menyimpan ribuan benur ini di sebuah rumah di Kampung Jombang, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang Selatan. Polisi pun menciduk sang pemilik rumah, MI, pada Selasa (20/12/2016).

Adapun satu pelaku lainnya, pemilik lobster itu, ES, dalam pengejaran.


"Pengakuannya baru satu kali, tapi masih kita dalami," kata Wahyu. (Baca: Polisi Gerebek Gudang Penyimpanan Bibit Lobster Ilegal di Tangerang)

Kasus perdagangan bibit lobster kali ini menjadi yang ketujuh. Enam kasus sebelumnya terungkap dengan penyimpanan di gudang di daerah Tangerang Selatan juga.

Kali ini polisi mengamankan 27.000 benur jenis pasir, 1.500 benur jenis mutiara, 100 toples plastik berlubang, satu tabung oksigen, satu bak penampungan, lima kotak fiber, 50 kantong plastik, satu buah penyaring oksigen, dan satu buah pendingin air.

Para pelaku terancam hukuman penjara paling lama enam tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar karena disangkakan Pasal 16 ayat (1) dan Pasal 88 Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Megapolitan
Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Megapolitan
Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Megapolitan
Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Megapolitan
Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Megapolitan
Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Megapolitan
Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Megapolitan
Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Megapolitan
Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Resmi Menjabat, Kantor Pemerintahan Masih Pasang Foto Jokowi-Jusuf Kalla

Jokowi-Ma'ruf Resmi Menjabat, Kantor Pemerintahan Masih Pasang Foto Jokowi-Jusuf Kalla

Megapolitan
Aniaya hingga Tewas, Ibu di Kebon Jeruk Sempat Minta Tolong Tetangga Saat Anaknya Tak Berdaya

Aniaya hingga Tewas, Ibu di Kebon Jeruk Sempat Minta Tolong Tetangga Saat Anaknya Tak Berdaya

Megapolitan
Petugas UPK Badan Air Temukan Jasad Bayi Saat Bersihkan Kali Grogol, Sempat Kira Bangkai Ayam

Petugas UPK Badan Air Temukan Jasad Bayi Saat Bersihkan Kali Grogol, Sempat Kira Bangkai Ayam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X