Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ahok Ingin Jadikan TPU seperti Taman untuk Bersantai

Kompas.com - 27/12/2016, 21:46 WIB
David Oliver Purba

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilih dua, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengatakan bahwa sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) bisa dijadikan taman yang indah jika dikelola dengan baik.

Ahok mengatakan, salah satu cara untuk mempercantik TPU supaya menjadi taman yang menarik ialah menata rumput serta memberikan penerangan di TPU itu.

Dengan cara itu, kata Ahok, TPU bisa dijadikan salah satu tempat bersantai bagi masyarakat.

"Kuburan itu taman yang indah sore-sore kalau bersih, orang duduk-duduk. Makanya kalau rapi kan enak duduk-duduk situ kan kalau rapi kan jadi bersih, makanya mesti buat dia kayak taman," ujar Ahok usai mendatangi warga di Jalan Manunggal Bhakti, Kalisari, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016).

(Baca juga: Ahok Janji Selesaikan Masalah Banjir di Kalisari)

Saat berkampanye di kawasan Kalisari, Ahok menyempatkan diri mendatangi TPU Kalisari. Ahok menilai, TPU itu tak terawat.

Rumput-rumput yang tak terurus serta tidak adanya lampu penerangan membuat TPU ini terlihat tak terawat.

(Baca juga: Ahok: Dulu Monas Terawat Enggak? Monas Bagus Sekarang)

Ahok mengatakan, ia sempat berbicara dengan penjaga makam agar TPU Kalisari bisa dipercantik dan dirawat dengan baik.

"Pemakaman menurut saya ini harus buat lebih rapi, dia cuma rapiin dekat kuburan, harusnya pinggiran hutan harus rapi. Makanya saya tanya pegawainya mana, mesti rapi terus mesti pasangin lampu," ujar Ahok.

Kompas TV Kerennya Kalijodo Baru
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Rute Bus Tingkat Wisata Transjakarta BW4

Rute Bus Tingkat Wisata Transjakarta BW4

Megapolitan
12.851 ASN di DKI Jakarta Masuk Usulan Penonaktifan NIK

12.851 ASN di DKI Jakarta Masuk Usulan Penonaktifan NIK

Megapolitan
Jaga Keakuratan, Dukcapil DKI Bakal Data 11,3 Juta Warga yang Tinggal di Jakarta

Jaga Keakuratan, Dukcapil DKI Bakal Data 11,3 Juta Warga yang Tinggal di Jakarta

Megapolitan
Pengamat: Kaesang Lebih Berpotensi Menang di Pilkada Bekasi Ketimbang di Depok

Pengamat: Kaesang Lebih Berpotensi Menang di Pilkada Bekasi Ketimbang di Depok

Megapolitan
Polda Metro Pastikan Video Soal Tepung Dicampur Narkoba Hoaks

Polda Metro Pastikan Video Soal Tepung Dicampur Narkoba Hoaks

Megapolitan
BPBD DKI Siapkan Pompa 'Mobile' untuk Antisipasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

BPBD DKI Siapkan Pompa "Mobile" untuk Antisipasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Megapolitan
Ini 9 Wilayah di Pesisir Jakarta yang Berpotensi Banjir Rob hingga 29 Mei 2024

Ini 9 Wilayah di Pesisir Jakarta yang Berpotensi Banjir Rob hingga 29 Mei 2024

Megapolitan
Komplotan Maling Gasak Rp 20 Juta dari Kios BRILink di Bekasi

Komplotan Maling Gasak Rp 20 Juta dari Kios BRILink di Bekasi

Megapolitan
Supirnya Mengantuk, Angkot Tabrak Truk Sampah di Bogor

Supirnya Mengantuk, Angkot Tabrak Truk Sampah di Bogor

Megapolitan
KPAI: Banyak Program Pemerintah yang Belum Efektif Cegah Kekerasan Seksual pada Anak

KPAI: Banyak Program Pemerintah yang Belum Efektif Cegah Kekerasan Seksual pada Anak

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Penusuk Lansia di Kebon Jeruk

Polisi Kantongi Identitas Penusuk Lansia di Kebon Jeruk

Megapolitan
KPAI: Kekerasan Seksual pada Anak Bisa Dicegah lewat Pola Pengasuhan yang Adaptif

KPAI: Kekerasan Seksual pada Anak Bisa Dicegah lewat Pola Pengasuhan yang Adaptif

Megapolitan
Pengamat: Kalau Dukungan Dananya Besar, Peluang Kaesang Menang pada Pilkada Bekasi Tinggi

Pengamat: Kalau Dukungan Dananya Besar, Peluang Kaesang Menang pada Pilkada Bekasi Tinggi

Megapolitan
Polisi Tangkap 6 Remaja yang Terlibat Tawuran di Sawah Besar

Polisi Tangkap 6 Remaja yang Terlibat Tawuran di Sawah Besar

Megapolitan
Rubicon Mario Dandy Tak Dilirik Pembeli, Mobil Akan Dilelang Lagi dengan Harga yang Telah Dikorting

Rubicon Mario Dandy Tak Dilirik Pembeli, Mobil Akan Dilelang Lagi dengan Harga yang Telah Dikorting

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com