Rizieq Shihab Kembali Dilaporkan ke Polisi soal Penyebutan Palu Arit

Kompas.com - 10/01/2017, 20:05 WIB
Solidaritas Merah Putih (Solmet) seusai membuat laporan polisi di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/1/2017). Akhdi Martin PratamaSolidaritas Merah Putih (Solmet) seusai membuat laporan polisi di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/1/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, kembali dilaporkan polisi oleh sejumlah orang yang menamakan diri sebagai Solidaritas Merah Putih (Solmet).

Ia dilaporkan ke polisi atas isi ceramahnya yang menyebut ada logo palu arit pada uang baru yang dikeluarkan Bank Indonesia.

Ketua Umum Solmet Sylver Matutina mengatakan, pihaknya melaporkan ini mewakili masyarakat Indonesia yang merasa terhina dengan isi ceramah Rizieq.

Isi ceramah Rizieq dinilainya bisa memicu perpecahan dan memecah belah negara Indonesia.

"Ini sangat melecehkan dan memfitnah serta memprovokasi seolah-olah negara ini sudah dikuasai sama komunis," ujar Sylver seusai membuat laporan polisi di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/1/2017).

(Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Hasutan Palu Arit di Pecahan Uang oleh Rizieq)

Sylver menilai, paham komunis sudah tidak ada di Indonesia. Untuk itu, ia berharap agar laporan ini segera ditindaklanjuti polisi.

Untuk memperkuat laporan ini, Sylver membawa barang bukti, yakni rekaman ceramah Rizieq dan transkip ceramah tersebut.

"Video itu durasinya 15 menit. Ceramahnya kira-kira sebulan lalu setelah penerbitan (uang baru) itu," ucap dia.

Dalam laporan ini, Sylver juga melaporkan akun YouTube My Journal Video yang mengunggah video cerama itu.

Laporan tersebut tertuang dalam laporan polisi bernomor LP/125/I/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 10 Januari 2017.

Dalam laporan ini, polisi menyertakan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sebelumnya, Rizieq juga dilaporkan Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) atas ceramahnya soal pecahan uang bergambar palu arit yang beredar di media sosial.

Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/92/1/2017/PMJ/ Ditreskrimsus tertanggal 8 Januari 2017.

(Baca juga: Rizieq Shihab Resmi Dilaporkan Terkait Uang Bergambar Palu Arit)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Januari: Jakarta Catat 3.512 Kasus Positif Covid-19, Kasus Aktif Tembus 24.224

UPDATE 24 Januari: Jakarta Catat 3.512 Kasus Positif Covid-19, Kasus Aktif Tembus 24.224

Megapolitan
Daftar 49 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridenfikasi

Daftar 49 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridenfikasi

Megapolitan
Banjir Mulai Surut, Ruas Jalan di Bekasi Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Mulai Surut, Ruas Jalan di Bekasi Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
Minggu Sore, 10 Lokasi di Jakut dan Jaktim Tergenang Air

Minggu Sore, 10 Lokasi di Jakut dan Jaktim Tergenang Air

Megapolitan
Banjir Melanda 6 Kecamatan di Bekasi, Ketinggian Air Sempat Mencapai 1,2 Meter di Pondok Gede

Banjir Melanda 6 Kecamatan di Bekasi, Ketinggian Air Sempat Mencapai 1,2 Meter di Pondok Gede

Megapolitan
Tiga Hari Dibuka, Sudah 86 Jenazah Dimakamkan di TPU Bambu Apus dengan Protap Covid-19

Tiga Hari Dibuka, Sudah 86 Jenazah Dimakamkan di TPU Bambu Apus dengan Protap Covid-19

Megapolitan
Hujan Deras, Beberapa Perumahan dan Ruas Jalan di Bekasi Banjir

Hujan Deras, Beberapa Perumahan dan Ruas Jalan di Bekasi Banjir

Megapolitan
Daftar 25 Kelurahan di Jakarta dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Jagakarsa 312 Kasus

Daftar 25 Kelurahan di Jakarta dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Jagakarsa 312 Kasus

Megapolitan
Hujan Deras Sejak Minggu Pagi, 10 Lokasi di Jakarta Tergenang Air

Hujan Deras Sejak Minggu Pagi, 10 Lokasi di Jakarta Tergenang Air

Megapolitan
Imbas RS Penuh, Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Tangsel Meningkat

Imbas RS Penuh, Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Tangsel Meningkat

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, Wagub DKI Sampaikan Belasungkawa

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, Wagub DKI Sampaikan Belasungkawa

Megapolitan
Ruang ICU Penuh, Wakil Wali Kota Tangsel: Masyarakat Jangan Sakit

Ruang ICU Penuh, Wakil Wali Kota Tangsel: Masyarakat Jangan Sakit

Megapolitan
PPKM di Tangsel Belum Maksimal, Tingkat Kedisiplinan Masyarakat Tak Sesuai Target

PPKM di Tangsel Belum Maksimal, Tingkat Kedisiplinan Masyarakat Tak Sesuai Target

Megapolitan
Anies Minta Pusat Ambil Alih Penangangan Covid-19 di Jabodetabek: Didukung Depok-Tangsel, Dipertanyakan Bogor

Anies Minta Pusat Ambil Alih Penangangan Covid-19 di Jabodetabek: Didukung Depok-Tangsel, Dipertanyakan Bogor

Megapolitan
Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X