Kompas.com - 01/02/2017, 22:27 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta 2017 nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat mengikuti debat kedua calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (27/1/2017). Temanya membahas reformasi birokrasi serta pelayanan publik dan penataan kawasan perkotaan. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGCalon wakil gubernur DKI Jakarta 2017 nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat mengikuti debat kedua calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (27/1/2017). Temanya membahas reformasi birokrasi serta pelayanan publik dan penataan kawasan perkotaan.
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggta tim pemenangan pasangan calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, yaitu Jerry Sambuaga, merasa senang elektabilitas Ahok-Djarot naik dalam survei Poltracking Indonesia.

Menurut dia, hal itu merupakan salah satu bukti bahwa pemilih di Jakarta merupakan pemilih rasional.

"Pemilih DKI itu rasional dan melihat pengalaman kerja, track record, dan program yang memang menjadi ciri khas paslon nomor dua," ujar Jerry di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (1/2/2017).

Tren elektabilitas Ahok-Djarot disebut naik. Pada survei Poltracking sebelumnya, elektabilitas Basuki-Djarot sebesar 28,88 persen. Kini, elektabilitasnya naik 1,25 persen menjadi 30,13 persen.

Jerry mengatakan, penampilan pasangan Basuki-Djarot dalam debat cagub cawagub juga paling baik dari dua pasangan calon lainnya. Dia senang persaingan Pilkada DKI sudah mulai bisa mengacu pada adu ide dan gagasan.

Selain faktor program, Jerry merasa ada aspek-aspek personal yang membuat elektabilitas Ahok-Djarot naik. Dalam survei Poltracking, sikap yang disukai masyarakat disebut ada pada diri Ahok-Djarot. Misalnya, kata dia, tentang Ahok yang memiliki sikap jujur dan transparan.

"Aspek personal yang disukai adalah aspek yang melekat di calon kami," ujar Jerry.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam survei Poltracking, sejumlah sifat kepemimpinan yang dinilai harus dimiliki gubernur dan wakil gubernur adalah jujur, bersih dari korupsi (37,88 persen), perhatian pada rakyat (20,88 persen), mampu memimpin Pemprov DKI (16,75 persen), tegas dan berwibawa (11,63 persen), pintar dan berwawasan luas (6,63 persen), ramah atau santun (2,50 persen), ganteng (0,25 persen).

Sedangkan sisanya sebanyak 3,48 persen menjawab tidak tahu.

Dari sifat-sifat tersebut, pasangan Ahok-Djarot dinilai paling jujur, bisa dipercaya, dan bersih dari korusp dibanding cagub lain. Ahok-Djarot juga diilai paling tegas, berwibawa, dan paling mampu memimpin Jakarta.

Sementara pasangan Anies-Sandi memiliki nilai paling tinggi pada sifat pintar dan berwawasan luas, ramah dan santun, dan perhatian kepada rakyat. Adapun pasangan Agus-Sylvi mendapat nilai paling tinggi hanya pada aspek penampilan yang menarik.

Survei itu menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam responden ini adalah 800 responden. Tingkat margin of error lebih kurang 3,46 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini dilakukan pada 24 sampai 29 Januari 2017.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Megapolitan
Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Megapolitan
LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Megapolitan
Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Megapolitan
Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Megapolitan
Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Megapolitan
Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Megapolitan
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Megapolitan
Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.