Sejarah Kalijodo Akan Tergambar dalam Mural

Kompas.com - 06/02/2017, 14:25 WIB
Graffiti di Kalijodo, Jakarta Utara. KOMPAS.com/Kahfi Dirga CahyaGraffiti di Kalijodo, Jakarta Utara.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com — Yori Antar, arsitek ruang terbuka hijau (RTH) Kalijodo, menjelaskan tema besar dari grafiti dan mural di Kalijodo. Menurut Yori, mural yang dibuat oleh 11 seniman grafiti dan mural atau bomber itu mengusung tema Kalijodo dan sejarahnya.

Adapun 11 bomber yang terlibat dalam pembuatan mural Kalijodo itu adalah Darbot, Tuyuloveme, Tutugraf, Stereoflow, Popo, dan Bujangan Urban. Selain itu, ada juga Older Plus, Wormo, Smokie, Gigin, dan Marishka.

Yori menuturkan, grafiti dan mural yang dibuat di Kalijodo akan saling berkaitan satu sama lain.

"Tema mural bagaimana Kalijodo dan sejarahnya. Dulu kan tempat kencan dan lain-lain. Kami bebaskan para bomber menginterpretasikan Kalijodo masa sekarang dan masa depan," kata Yori saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Senin (6/2/2017).

(Baca: Bomber" Percantik Kalijodo lewat Grafiti)

Pengerjaan grafiti dan mural yang dilakukan ArtSip Jakarta 2017 dimulai pada Minggu (5/2/2017) sore. Menurut Yori, pengerjaannya akan berlangsung selama empat hari dan disaksikan warga di sekitar RTH Kalijodo.

Para bomber yang terlibat dalam pembuatan grafiti dan mural itu tidak dibayar. Adapun kebutuhan cat dipenuhi oleh salah satu perusahaan cat.

"Selama ini kan para bomber mengerjakan enggak dilihat publik, sekarang dilihat publik bagaimana cara kerja bomber," kata dia.

Yori berharap Jakarta memiliki lebih banyak ruang publik seperti di Kalijodo. Dengan demikian, masyarakat bisa beinteraksi di ruang terbuka hijau.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekam Jejak Terpidana Mati Cai Changpan, Kabur 2 Kali dari Sel Tahanan

Rekam Jejak Terpidana Mati Cai Changpan, Kabur 2 Kali dari Sel Tahanan

Megapolitan
Lihat Pelanggaran Protokol Kesehatan, Lapor ke Hotline Polisi 0822-1666-6911

Lihat Pelanggaran Protokol Kesehatan, Lapor ke Hotline Polisi 0822-1666-6911

Megapolitan
PHRI: Protokol di Hotel untuk Isolasi Pasien OTG Akan Ketat seperti Wisma Atlet

PHRI: Protokol di Hotel untuk Isolasi Pasien OTG Akan Ketat seperti Wisma Atlet

Megapolitan
Selama Pengetatan PSBB, 211 Restoran di Jakarta Ditutup Sementara

Selama Pengetatan PSBB, 211 Restoran di Jakarta Ditutup Sementara

Megapolitan
Ruko di Kebayoran Baru Terbakar, 2 Mobil Pemadam Dikerahkan

Ruko di Kebayoran Baru Terbakar, 2 Mobil Pemadam Dikerahkan

Megapolitan
Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Kekayaan Rahayu Saraswati Senilai Rp 23,7 Miliar

Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Kekayaan Rahayu Saraswati Senilai Rp 23,7 Miliar

Megapolitan
3.000 Pasangan Bercerai di Jakut Setiap Tahunnya

3.000 Pasangan Bercerai di Jakut Setiap Tahunnya

Megapolitan
Wagub DKI: Aparat Pengawas PSBB 20.000 Tak Sebanding dengan 11 Juta Warga Jakarta

Wagub DKI: Aparat Pengawas PSBB 20.000 Tak Sebanding dengan 11 Juta Warga Jakarta

Megapolitan
Tersangka Pelecehan dan Pemerasan di Bandara Soetta Ditangkap Saat Bersama Istri

Tersangka Pelecehan dan Pemerasan di Bandara Soetta Ditangkap Saat Bersama Istri

Megapolitan
PHRI Jakarta: 4.116 Kamar Hotel di Jakarta Siap Tampung Pasien OTG

PHRI Jakarta: 4.116 Kamar Hotel di Jakarta Siap Tampung Pasien OTG

Megapolitan
BNN Buru Aset Anggota DPRD Palembang yang Jadi Bandar Narkoba

BNN Buru Aset Anggota DPRD Palembang yang Jadi Bandar Narkoba

Megapolitan
Kemenkumham Persilakan Polisi Usut Oknum Lapas yang Bantu Kabur Cai Changpan

Kemenkumham Persilakan Polisi Usut Oknum Lapas yang Bantu Kabur Cai Changpan

Megapolitan
Jadi Kandidat Wakil Wali Kota Tangsel, Ruhamaben Laporkan Harta Rp 19,7 Miliar

Jadi Kandidat Wakil Wali Kota Tangsel, Ruhamaben Laporkan Harta Rp 19,7 Miliar

Megapolitan
Tersangka Pelecehan dan Pemerasan di Bandara Soetta Ditangkap di Kosan Balige Toba Samosir

Tersangka Pelecehan dan Pemerasan di Bandara Soetta Ditangkap di Kosan Balige Toba Samosir

Megapolitan
Selama PSBB Ketat, 16.671 Orang Kena Sanksi karena Tak Pakai Masker

Selama PSBB Ketat, 16.671 Orang Kena Sanksi karena Tak Pakai Masker

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X