Turunnya Permukaan Laut Bantu Kurangi Banjir di Jakarta

Kompas.com - 13/02/2017, 17:42 WIB
Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan di kantornya, Kamis (3/3/2016). Kompas.com/Alsadad RudiKepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan di kantornya, Kamis (3/3/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Hujan deras yang terus mengguyur Jakarta pada Sabtu (11/2/2017) hingga Minggu (12/2/2017) tak berimbas pada naiknya permukaan air laut di Teluk Jakarta. Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan menilai kondisi itu jadi salah satu penyebab tak adanya banjir dengan ketinggian berarti di sejumlah tempat di Jakarta, terutama yang berada di bantaran Kali Ciliwung.

Menurut Teguh, saat ini ketinggian permukan air laut di Teluk Jakarta lebih rendah dibanding ketinggian permukaan kali.

"Untungnya laut turun. Di Marina, di Pluit turun. (Ketinggian permukaan) laut 192 (sentimenter), di kali 193," kata Teguh, saat melakukan inspeksi ke kawasan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (13/2/2017).

Teguh menuturkan, ketinggian permukaan air laut yang lebih rendah menyebabkan air kiriman dari hulu yang mengalir di Kali Ciliwung bisa cepat terbuang ke laut.

"Jadi yang disebut dengan bencana ketika intensitas hujan tinggi, Katulampa (bendungan di Bogor) siaga 1, kemudian laut tinggi, ya sudah. Tapi itu paling limpasan, enggak sampai terjadi banjir besar," ujar Teguh.

(Baca: Tak Sampai Semalam, Banjir Setinggi 10 Cm di Jalan Arus Surut)

Pada Senin pagi, permukaan air aliran Kali Ciliwung di Kampung Pulo tampak lebih lebih tinggi dibanding biasanya. Menurut Teguh, permukaan air naik sekitar dua meter.

Teguh mengatakan, naiknya permukaman air merupakan imbas dari naiknya status bendungan Katulampa.

Pada Minggu (12/2/2017) malam, status Bendungan Katulampa dinformasikan sempat naik menjadi siaga 3. Kondisi ini menyebabkan sempat terjadinya genangan di permukiman warga Kampung Pulo selama sekitar dua jam.

Setelah munculnya genangan, Dinas Sumber Daya Air langsung menyiagakan sejumlah mobil pompa air untuk menyedot genangan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 30 November: Bertambah 40, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Kini 2.838

UPDATE 30 November: Bertambah 40, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Kini 2.838

Megapolitan
Warga Miskin di Kota Bekasi Naik 37 Persen Selama Pandemi Covid-19, Kini Total 152.002 Jiwa

Warga Miskin di Kota Bekasi Naik 37 Persen Selama Pandemi Covid-19, Kini Total 152.002 Jiwa

Megapolitan
Polemik Tes Swab Rizieq Shihab, Satgas Pusat Minta Daerah Tak Pandang Bulu Lakukan Tracing

Polemik Tes Swab Rizieq Shihab, Satgas Pusat Minta Daerah Tak Pandang Bulu Lakukan Tracing

Megapolitan
Seorang Pengemudi Ojol Jotos Karyawan Toko Roti di Pondok Gede

Seorang Pengemudi Ojol Jotos Karyawan Toko Roti di Pondok Gede

Megapolitan
Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Megapolitan
Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Megapolitan
UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Megapolitan
Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Megapolitan
854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X