Kompas.com - 15/02/2017, 11:34 WIB
Suasana Pusat Data Hitung Cepat Kompas untuk Pilkada DKI Jakarta 2017, Rabu (15/2/2017). Hasil hitung cepat baru bisa dilihat siang nanti setelah penghitungan di tiap TPS (Tempat Pemungutan Suara) selesai dilakukan. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASuasana Pusat Data Hitung Cepat Kompas untuk Pilkada DKI Jakarta 2017, Rabu (15/2/2017). Hasil hitung cepat baru bisa dilihat siang nanti setelah penghitungan di tiap TPS (Tempat Pemungutan Suara) selesai dilakukan.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Litbang Kompas mengadakan hitung cepat hasil Pilkada DKI Jakarta 2017. Pusat data untuk hitung cepat berada di lantai 7, Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Barat, Jakarta.

Petugas hitung cepat dibekali komputer dan headphone untuk berkomunikasi satu sama lain. Petugas di pusat data itu bertugas untuk memasukkan sekaligus memverifikasi data dari peneliti di lapangan.

Peneliti Litbang Kompas, Ratna Widyastuti, mengatakan, saat ini para petugas di pusat data belum mulai bekerja. Mereka menunggu hasil data dari peneliti di tiap-tiap TPS.

Untuk hitung cepat kali ini Litbang Kompas menerjunkan 400 peneliti lapangan untuk mengambil sampel di 400 TPS dengan total pemilih di TPS-TPS itu mencapai 227.453 orang.

Metode penentuan TPS dengan menggunakan teknik penarikan sampel secara acak sistematis berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di DKI Jakarta.

"Tingkat kepercayaan 99 persen dari total maksimal pemilih adalah 7.108.589, malah simpangan kesalahan diperkirakan akan kurang dari satu persen," kata Ratna di Pusat Data Hitung Cepat Litbang Kompas, Rabu.

Ratna menambahkan, dalam proses hitung cepat itu dilakukan pengawasan berlapis sejak penentuan sampel hingga validasi data di lapangan. Pengawasan berlapis ini bertujuan agar dapat dihasilkan data akurat dan valid.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, untuk menjaga kredibilitas dan independensi, hitung cepat Kompas dilakukan secara mandiri. Sumber pendanaan kegiatan berasal dari anggaran PT Kompas Media Nusantara (harian Kompas).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Perusahaan Pinjol yang Meresahkan

Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Perusahaan Pinjol yang Meresahkan

Megapolitan
Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak Tewaskan Sopir, Polisi: Kurang Jaga Jarak

Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak Tewaskan Sopir, Polisi: Kurang Jaga Jarak

Megapolitan
Polda Metro Periksa Rachel Vennya Kamis Depan

Polda Metro Periksa Rachel Vennya Kamis Depan

Megapolitan
Jenazah Perempuan Tergeletak di Pinggir Jalan Tol Arah Bandara Soekarno-Hatta

Jenazah Perempuan Tergeletak di Pinggir Jalan Tol Arah Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Anies: IMB Kampung Tanah Merah Jadi Izin untuk Kawasan Pertama di Indonesia

Anies: IMB Kampung Tanah Merah Jadi Izin untuk Kawasan Pertama di Indonesia

Megapolitan
Anies: Jakarta Bersiap untuk Formula E 4 Juni 2022

Anies: Jakarta Bersiap untuk Formula E 4 Juni 2022

Megapolitan
Cek Sumur Resapan, Pemkot Jakpus Akan Inspeksi ke Gedung Pemerintah dan Swasta

Cek Sumur Resapan, Pemkot Jakpus Akan Inspeksi ke Gedung Pemerintah dan Swasta

Megapolitan
Kebakaran Permukiman Padat di Krendang, Ratusan Warga Mengungsi

Kebakaran Permukiman Padat di Krendang, Ratusan Warga Mengungsi

Megapolitan
Jakarta Resmi Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Jakarta Resmi Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Megapolitan
Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Megapolitan
UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Megapolitan
Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Megapolitan
Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.