Ahok: Lu Kira Gue Iseng Tiap Pagi Layani Aduan Warga?

Kompas.com - 20/02/2017, 11:09 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melayani aduan warga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (20/2/2017). Jessi Carina Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melayani aduan warga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (20/2/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegur stafnya saat sedang melayani aduan warga. Ceritanya, ada seorang warga yang mengadu karena diminta membayar bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) untuk yayasannya.

Padahal, nilai jual obyek pajak (NJOP) bangunan itu di bawah Rp 2 miliar.

"Kalau tanah itu kan di bawah Rp 2 miliar memang gratis, kalau di atas itu harus bayar, dan itu pun bisa ditangguhkan," ujar Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (20/2/2017).

Ahok kemudian memanggil stafnya, Kamilus, yang biasa mendampinginya tiap melayani aduan warga. Ahok meminta Kamilus untuk memahami setiap pergub yang dikeluarkan Pemprov DKI sehingga bisa melayani warga dengan baik.


Ahok sudah mengeluarkan pergub yang menggratiskan BPHTB untuk lahan di bawah Rp 2 miliar.

"Sini Pak Kamil, kenapa saya suka terima tamu di sini, supaya kita ketemu kasus. Kan kasus hukum nih, kasus ini kita bawa ke sana, lalu kita tegaskan," ujar Ahok.

Ahok mengatakan, dia ingin menaruh orang Biro Hukum DKI Jakarta tiap melayani aduan warga. Orang Biro Hukum tersebut bisa membantu menjelaskan masalah pergub sehingga aduan warga tidak hanya diurus oleh Kamilus.

Ahok juga meminta Kamilus untuk tegas memberikan kepastian terhadap aduan warga.

"Kalau putusannya tidak adil, itulah gunanya ada kita, Pak. Kenapa gua berdiri di sini? Karena di bawahan kita ini banyak putusan tidak adil untuk rakyat," ujar Ahok.

Ahok kembali menegaskan bahwa dia selalu serius menanggapi aduan warga. Dari sesi itu, Ahok bisa tahu kejadian di lapangan yang tidak berlangsung sesuai aturan Pemprov DKI.

"Lu kira gue iseng tiap pagi (layani aduan warga)? Foto tuh cuma sambilan, Bos. Gue tuh bukan iseng di sini. Ini supaya ketemu kasus (kemudian) kita menjadi tahu," ujar Ahok.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Rumah Semi Permanen di Serpong Hanguskan 4 Kambing dan 1 Motor

Kebakaran Rumah Semi Permanen di Serpong Hanguskan 4 Kambing dan 1 Motor

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi Permanen di Serpong Hangus Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi Permanen di Serpong Hangus Terbakar

Megapolitan
Begini Cara Mengurus Surat Tanah yang Hilang atau Rusak

Begini Cara Mengurus Surat Tanah yang Hilang atau Rusak

Megapolitan
Viral Polisi Pakai Jaket dan Helm Ojol Berhentikan Pengendara Nmax, Begini Ceritanya

Viral Polisi Pakai Jaket dan Helm Ojol Berhentikan Pengendara Nmax, Begini Ceritanya

Megapolitan
Kadisbud DKI Bersikukuh Rekomendasi Formula E di Monas dari TSP Bukan TACB

Kadisbud DKI Bersikukuh Rekomendasi Formula E di Monas dari TSP Bukan TACB

Megapolitan
Jakpro Tentukan Tipping Fee Sampah di ITF Sunter, Rp 583 Ribu Per Ton

Jakpro Tentukan Tipping Fee Sampah di ITF Sunter, Rp 583 Ribu Per Ton

Megapolitan
Pembuat Video Rekayasa Perkelahian di Thamrin: Saya Menyesal

Pembuat Video Rekayasa Perkelahian di Thamrin: Saya Menyesal

Megapolitan
Panitia Pemilihan Wagub DKI Segera Dibentuk, Ketuanya Tak Boleh dari Tiga Fraksi Ini

Panitia Pemilihan Wagub DKI Segera Dibentuk, Ketuanya Tak Boleh dari Tiga Fraksi Ini

Megapolitan
Kivlan Zen Kembali Masuk IGD karena Paru-paru Kronis, Sidang Ditunda

Kivlan Zen Kembali Masuk IGD karena Paru-paru Kronis, Sidang Ditunda

Megapolitan
Polisi Cari Begal yang Bacok Korbannya di Bintara Jaya

Polisi Cari Begal yang Bacok Korbannya di Bintara Jaya

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Komplotan Curanmor dalam Dua Pekan

Polisi Tangkap Dua Komplotan Curanmor dalam Dua Pekan

Megapolitan
Tinjau Lokasi Radiaksi Nuklir, Ketua DPRD Tangsel Bakal Panggil Batan dan Bapetan

Tinjau Lokasi Radiaksi Nuklir, Ketua DPRD Tangsel Bakal Panggil Batan dan Bapetan

Megapolitan
KPU Resmi Buka Pendaftaran Bakal Calon Independen Pilkada Depok

KPU Resmi Buka Pendaftaran Bakal Calon Independen Pilkada Depok

Megapolitan
Duduk Perkara Kadisbud DKI Dicecar dan Dimarahi Ketua hingga Anggota DPRD

Duduk Perkara Kadisbud DKI Dicecar dan Dimarahi Ketua hingga Anggota DPRD

Megapolitan
Ditanya Peluang Maju Lagi di Pilkada Depok, Idris: Jangan-jangan Elektabilitas Saya Rendah

Ditanya Peluang Maju Lagi di Pilkada Depok, Idris: Jangan-jangan Elektabilitas Saya Rendah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X