Kompas.com - 23/02/2017, 22:09 WIB
Cawagub DKI Jakarta nomor 2, Sandiaga Uno di DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2017). KOMPAS.com/Kahfi Dirga CahyaCawagub DKI Jakarta nomor 2, Sandiaga Uno di DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mendaftarkan paten untuk merek atau produk OK-OCE (one kecamatan one center for entrepreneurship) ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Kamis (23/2/2017).

OK-OCE merupakan salah satu program kerja Sandi bersama calon gubernur pasangannya, Anies Baswedan, dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Itu untuk memberi proteksi karena animo masyarakat cukup tinggi terhadap program OK-OCE maka dalam konteks memberi perlindungan kemudian menghindari oknum yang tidak bertanggung jawab, Mas Sandi komitmen dengan wakafnya untuk OK-OCE didaftarkan hak cipta dalam konteks quality control," kata kuasa hukum Sandiaga, Rikrik Rizkiyana, saat dihubungi Kompas.com, Kamis malam.

(Baca juga: Saat Presiden PKS Makan bersama Warga Cipinang Muara Sambil Promosikan OK-OCE)

Rikrik menyampaikan, ada sejumlah tahapan sebelum OK-OCE dipatenkan. Untuk saat ini, tahapannya baru administrasi.

Adapun tujuan pendaftaran ke Ditjen HKI adalah mengantisipasi pihak yang beriktikad buruk terhadap program OK-OCE.

Setelah paten diterima, para pedagang dan wirausahawan dapat dijamin produk barang dan jasanya dari segi hukum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi bukan dalam konteks komersial. Nanti Mas Sandi akan buat semacam perhimpunan, bukan yayasan, buat menampung produk-produk OK-OCE ini. Jadi bukan atas nama Sandiaga Uno. Dia mau lahir Sandi-Sandi lain melalui program ini," tutur Rikrik.

(Baca juga: Berkantor di Tangerang, Kenapa Sepatu Lari 910 Masuk Binaan OK OCE?)

Beberapa waktu lalu, Sandi mengklaim sudah menciptakan 5.000 lebih lapangan kerja melalui program OK-OCE ini.

Jika dirinya menang pada Pilkada DKI Jakarta 2017, Sandi hendak memasukkan OK-OCE sebagai program kerja di bawah naungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kompas TV Pasangan calon nomor urut 2 memberikan penjelasan terkait visi misinya untuk kota Jakarta jika terpilih menjadi pimpinan ibukota
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Megapolitan
Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Megapolitan
LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Megapolitan
Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Megapolitan
Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Megapolitan
Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Megapolitan
Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Megapolitan
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Megapolitan
Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.