Kompas.com - 05/03/2017, 11:34 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melihat produk binaan OK-OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) dalam bazar yang diadakan di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Minggu (5/3/2017) pagi. DOK. SANDIAGA UNO MEDIA CENTERCalon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melihat produk binaan OK-OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) dalam bazar yang diadakan di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Minggu (5/3/2017) pagi.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Sandiaga Uno tengah mengupayakan agar produk binaan One Kecamatan One Center for Entrepreneurship atau OK-OCE bisa dijual di mal dan pusat perbelanjaan.

Hal itu ia sampaikan seusai menghadiri bazar OK-OCE di Jalan Sriwijaya Raya, Jakarta Selatan, Minggu (5/3/2017) pagi.

"Tadi kami coba terobosan bazar OK-OCE, awalnya dibuka kecil dulu, siapa yang sudah siap untuk bazar ini. Juga dengan di mal, kami lagi coba. Banyak sekali area di mal yang enggak mengganggu, yang bisa dikerjasamakan," kata Sandi kepada wartawan.

Menurut Sandi, dalam waktu dekat, pihaknya akan bertemu dengan pengelola sejumlah mal untuk membicarakan rencana tersebut.

Dalam pertemuan itu nanti, Sandi akan menjelaskan bentuk kerja sama yang saling menguntungkan dengan memamerkan produk binaan OK-OCE di dalam mal.

"Sebuah kerja sama yang win-win. Syaratnya enggak ada persaingan karena OK-OCE ini kan kalangan menengah ke bawah. Jadi ada sinergi dan sebuah simbiosis yang bagus menurut saya," tutur Sandi.

Mengenai bazar yang diadakan pagi tadi, Sandi melihat telah berjalan dengan baik. Bahkan, beberapa pengusaha dapat berinteraksi dengan berbagai komunitas dari penyelenggaraan bazar tersebut.

Ia berharap, selain dapat meningkatkan omzet para pengusaha, bazar serupa nantinya bisa memperluas jaringan mereka. Dengan begitu, para pengusaha dapat memperluas pasar dari produk dan jasa yang dijajakan.

Sandiaga yang berpasangan dengan calon gubernur Anies Baswedan maju ke putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017. Keduanya akan bersaing dengan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

Berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta, calon nomor pemilihan satu Agus-Sylviana Murni memperoleh 937.955 suara atau sekitar 17,05 persen.

Calon nomor pemilihan dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat mendapatkan 2.364.577 suara atau 42,99 persen. Adapun calon nomor pemilihan tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno mendulang 2.197.333 suara atau 39,95 persen.

Dengan hasil itu, Pilkada DKI Jakarta akan berlanjut ke putaran kedua karena tidak ada calon yang memperoleh suara lebih dari 50 persen.

Putaran kedua akan diikuti oleh dua calon peraih suara terbanyak di putaran sebelumnya, yakni Basuki-Djarot dan Anies-Sandi.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Rizieq Hari Ini: 14 Saksi Hadir, Salah Satunya Kapolsek Tebet

Sidang Rizieq Hari Ini: 14 Saksi Hadir, Salah Satunya Kapolsek Tebet

Megapolitan
MUI DKI Jakarta Haramkan Bermain Petasan dan Kembang Api

MUI DKI Jakarta Haramkan Bermain Petasan dan Kembang Api

Megapolitan
Fakta Menarik Irene Sukandar: Ambisi Kalahkan Kakak, Keliling Pasar Latih Mental, dan Karier Cemerlang

Fakta Menarik Irene Sukandar: Ambisi Kalahkan Kakak, Keliling Pasar Latih Mental, dan Karier Cemerlang

Megapolitan
Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penusukan Pemuda di Kalideres

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penusukan Pemuda di Kalideres

Megapolitan
Disdik DKI Klaim Uji Coba Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Disdik DKI Klaim Uji Coba Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Megapolitan
Masjid Agung Al Jihad di Ciputat, Ikon Azan Maghrib TVRI Tahun 1960-an

Masjid Agung Al Jihad di Ciputat, Ikon Azan Maghrib TVRI Tahun 1960-an

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kasus KDRT Serpong, Istri Dipaksa Pompa ASI oleh Suami hingga Dianiaya

[POPULER JABODETABEK] Kasus KDRT Serpong, Istri Dipaksa Pompa ASI oleh Suami hingga Dianiaya

Megapolitan
Rantai Sepeda Motor Terkunci, Pemotor Tabrak Tiang Listrik di Cipete

Rantai Sepeda Motor Terkunci, Pemotor Tabrak Tiang Listrik di Cipete

Megapolitan
Sidang Kasus Rizieq Dilanjutkan Hari Ini, Jaksa Akan Hadirkan 5 Saksi

Sidang Kasus Rizieq Dilanjutkan Hari Ini, Jaksa Akan Hadirkan 5 Saksi

Megapolitan
Masih Ada 594 Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Masih Ada 594 Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Trotoar Margonda Depok Akan Diperlebar, di Atasnya Ada Jalur Sepeda

Trotoar Margonda Depok Akan Diperlebar, di Atasnya Ada Jalur Sepeda

Megapolitan
[Update 21 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 21 Pasien

[Update 21 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 21 Pasien

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di RS UI Kini Dibuka untuk Umum, Tak Hanya Warga Depok

Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di RS UI Kini Dibuka untuk Umum, Tak Hanya Warga Depok

Megapolitan
Mudik Dilarang, Pemkot Bekasi Godok Ketentuan SIKM

Mudik Dilarang, Pemkot Bekasi Godok Ketentuan SIKM

Megapolitan
Relief dari Sultan Ageng Tirtayasa hingga Makam Sepupu Imam Masjidil Haram di Masjid Jami Kalipasir

Relief dari Sultan Ageng Tirtayasa hingga Makam Sepupu Imam Masjidil Haram di Masjid Jami Kalipasir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X