Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berapa Kecepatan Angkot yang Tabrak Pengemudi Grabbike di Tangerang?

Kompas.com - 10/03/2017, 16:20 WIB
Kontributor Amerika Serikat, Andri Donnal Putera

Penulis

TANGERANG, KOMPAS.com - Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan memastikan pihaknya akan meneliti berapa kecepatan angkot yang dikendarai oleh SBH (22) saat menabrak pengemudi GrabBike bernama Ichtirayul Jamil (21).

Jamil ditabrak saat sedang berjalan kaki di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, Rabu (8/3/2017) dengan kondisi di lokasi sedang ada demo protes sopir angkot terhadap layanan transportasi berbasis aplikasi atau online.

"Nanti kami dalami kecepatannya, tapi yang jelas kalau sampai (terluka parah) begitu, ya lumayan (kencang) juga," kata Harry di Mapolres Metro Tangerang, Jumat (10/3/2017) siang.

Luka yang dialami Jamil cukup parah, terutama di bagian kepalanya. Akibat kejadian tersebut, Jamil mengalami koma sejak Rabu lalu hingga Jumat ini.

Polisi sudah menetapkan SBH sebagai tersangka tunggal penabrak Jamil. Bersama dengan SBH, turut diamankan satu unit mobil angkot R03A trayek Serpong-Pasar Anyar yang dipakai untuk menabrak Jamil.

Posisi Jamil saat ditabrak yaitu sedang berjalan kaki di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan. Tiba-tiba, dari belakang Jamil, SBH sudah melaju kencang dengan angkotnya dan langsung menabrak Jamil hingga terpental beberapa meter ke depan.

Saat itu, Jamil sedang mengenakan atribut GrabBike berupa jaket dan helm. Bahkan, helmnya pun langsung terlepas dari kepalanya ketika terpental usai ditabrak SBH. (Baca: Sopir Angkot yang Tabrak Pengemudi Grabbike Juga Tabrak Dua Orang Lain)

Kompas.com melihat ada bekas tabrakan pada angkot SBH di dekat bagian yang mengenai Jamil, yaitu sebelah kiri depan. Bekas tabrakan yang paling terlihat adalah kaca lampu kiri depan angkot yang pecah sebagian.

Atas tindakannya, SBH dijerat pasal Percobaan Pembunuhan Berencana (primer 53 jo 340 subsider 53 jo 338) KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Nasib Warga Jakarta Tak Pulang Kampung Saat Lebaran, Sulit Cari Warung Makan

Nasib Warga Jakarta Tak Pulang Kampung Saat Lebaran, Sulit Cari Warung Makan

Megapolitan
Jelang Puncak Arus Balik di Terminal Kalideres, Antisipasi Disiapkan

Jelang Puncak Arus Balik di Terminal Kalideres, Antisipasi Disiapkan

Megapolitan
Korban Serangan Celurit di Jaktim Cuma Lecet, Para Pelaku Diburu

Korban Serangan Celurit di Jaktim Cuma Lecet, Para Pelaku Diburu

Megapolitan
Hingga Pukul 18.30 WIB, Sudah 100.000 Pengunjung Masuk ke Ancol

Hingga Pukul 18.30 WIB, Sudah 100.000 Pengunjung Masuk ke Ancol

Megapolitan
Ancol Padat, Pengunjung Disarankan Pakai Transportasi Umum

Ancol Padat, Pengunjung Disarankan Pakai Transportasi Umum

Megapolitan
Saking Panjang Antrean, Seharian Cuma Bisa Main 4 Wahana di Dufan

Saking Panjang Antrean, Seharian Cuma Bisa Main 4 Wahana di Dufan

Megapolitan
Dufan Jadi Spot Primadona, Pengunjungnya Capai 10.000 Orang

Dufan Jadi Spot Primadona, Pengunjungnya Capai 10.000 Orang

Megapolitan
Ramai-ramai Piknik ke Ancol, Carter Angkot dari Jatinegara

Ramai-ramai Piknik ke Ancol, Carter Angkot dari Jatinegara

Megapolitan
Pilih Balik Saat H+3 Lebaran, Warga: Senin Masuk Kerja supaya Ada Waktu Istirahat

Pilih Balik Saat H+3 Lebaran, Warga: Senin Masuk Kerja supaya Ada Waktu Istirahat

Megapolitan
Libur Lebaran H+3, 60.700 Pengunjung Padati Ancol Siang Ini

Libur Lebaran H+3, 60.700 Pengunjung Padati Ancol Siang Ini

Megapolitan
KRL Commuter Line Anjlok di Depan WTC Mangga Dua, Penyebab Belum Diketahui

KRL Commuter Line Anjlok di Depan WTC Mangga Dua, Penyebab Belum Diketahui

Megapolitan
Antisipasi Arus Balik, Terminal Kampung Rambutan Siapkan Angkutan Malam

Antisipasi Arus Balik, Terminal Kampung Rambutan Siapkan Angkutan Malam

Megapolitan
Arus Balik Lebaran, 3.966 Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan pada Jumat

Arus Balik Lebaran, 3.966 Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan pada Jumat

Megapolitan
Puncak Arus Balik Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 14 April 2024

Puncak Arus Balik Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 14 April 2024

Megapolitan
RS Polri Berikan Pendampingan Psikologi terhadap Keluarga Korban Kecelakaan Gran Max di Tol Cikampek

RS Polri Berikan Pendampingan Psikologi terhadap Keluarga Korban Kecelakaan Gran Max di Tol Cikampek

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com