KPU Tak Wajibkan Pemilih Tambahan Pakai KK pada Pilkada DKI Putaran Kedua - Kompas.com

KPU Tak Wajibkan Pemilih Tambahan Pakai KK pada Pilkada DKI Putaran Kedua

Kompas.com - 18/03/2017, 11:32 WIB
SERAMBI/M ANSHAR Ilustrasi: Pemilu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta tidak mewajibkan daftar pemilih tambahan (DPTb) pada Pilkada DKI putaran kedua untuk menggunakan kartu keluarga (KK).

DPTb merupakan pemilih yang menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan e-KTP atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta.

Komisioner KPU DKI Jakarta Bidang Pemutakhiran Data Pemilih Moch Sidik mengatakan, KK hanya digunakan jika diperlukan untuk memastikan keaslian e-KTP atau surat keterangan yang digunakan.

"KK itu enggak wajib digunakan lagi, kalau diperlukan saja ya. Di SK (surat keterangan) itu begitu bunyinya," ujar Sidik kepada Kompas.com di Jakarta, Sabtu (18/3/2017).

(baca: Minggu, Daftar Pemilih Sementara Pilkada DKI Putaran Kedua Ditetapkan)

Kebijakan ini berbeda dengan kebijakan KPU DKI Jakarta pada Pilkada DKI putaran pertama.

Saat itu, KPU DKI Jakarta mewajibkan pemilih DPTb menunjukkan KK asli mereka untuk dapat menggunakan hak pilih.

Kebijakan KPU DKI Jakarta yang baru tersebut tertuang dalam Keputusan KPU DKI Jakarta Nomor 57/Kpts/KPU-Prov-010/Tahun 2017 tentang Perubahan atas Keputusan KPU DKI Jakarta Nomor 49/Kpts/KPU-Prov-010/Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2017 Putaran Kedua.

(baca: KPU DKI Minta Tim Paslon Cagub-Cawagub Kawal Daftar Pemilih Tetap)

Dalam SK tersebut tercantum bahwa pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT dapat menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan e-KTP atau surat keterangan sepanjang surat suara masih tersedia.

Pemilih tersebut hanya bisa menggunakan hak pilihnya di TPS yang berada di RT/RW sesuai dengan alamat yang tertera pada e-KTP atau surat keterangan tersebut.

"Apabila KTP elektronik atau surat keterangan yang bersangkutan diragukan, KPPS dapat meminta pemilih menunjukkan identitas lainnya yang menyertakan informasi tentang nama, tanggal lahir, alamat, dan foto," demikian bagian dari bunyi SK tersebut.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorSandro Gatra
Komentar

Terkini Lainnya

Ke Madinah, Puan Cek Kesiapan Fasilitas Calon Jemaah Haji Indonesia

Ke Madinah, Puan Cek Kesiapan Fasilitas Calon Jemaah Haji Indonesia

Nasional
Relawan “JOSS' Dukung Menteri Susi Jadi Cawapres bagi Jokowi

Relawan “JOSS" Dukung Menteri Susi Jadi Cawapres bagi Jokowi

Nasional
Riset Media: Sri Mulyani Tokoh Perempuan Paling Berpengaruh di Media Massa

Riset Media: Sri Mulyani Tokoh Perempuan Paling Berpengaruh di Media Massa

Regional
Fadli Zon: Tingkat Kepuasan Masyarakat Saat Ini Tak Menentukan Keterpilihan Jokowi

Fadli Zon: Tingkat Kepuasan Masyarakat Saat Ini Tak Menentukan Keterpilihan Jokowi

Nasional
Peringati Hari Buku Sedunia, Kopral Bagyo Bagi-bagi Buku Gratis untuk Warga

Peringati Hari Buku Sedunia, Kopral Bagyo Bagi-bagi Buku Gratis untuk Warga

Regional
Pengemudi Fortuner yang Tabrak Balita di Pulo Gadung Jadi Tersangka

Pengemudi Fortuner yang Tabrak Balita di Pulo Gadung Jadi Tersangka

Megapolitan
Polri Berjanji Perhatikan Nasib Istri dan Anak-anak Wakapolres Labuhanbatu

Polri Berjanji Perhatikan Nasib Istri dan Anak-anak Wakapolres Labuhanbatu

Nasional
Sejarah Institusi Pendidikan di Nusantara (2)

Sejarah Institusi Pendidikan di Nusantara (2)

Edukasi
Server Pusat 'Down', Waktu Pelaksanaan UNBK di Yogyakarta Mundur

Server Pusat "Down", Waktu Pelaksanaan UNBK di Yogyakarta Mundur

Regional
Politisi PDI-P Nilai Elektabilitas Jokowi Naik karena Kerja Nyata

Politisi PDI-P Nilai Elektabilitas Jokowi Naik karena Kerja Nyata

Nasional
Ini Kondisi Tiga Korban Ledakan Kapal Dishub yang Dirawat di RSUD Koja

Ini Kondisi Tiga Korban Ledakan Kapal Dishub yang Dirawat di RSUD Koja

Megapolitan
Polisi Tembak Mati Pengganjal 28 ATM Minimarket di Jakarta Barat

Polisi Tembak Mati Pengganjal 28 ATM Minimarket di Jakarta Barat

Megapolitan
Air India Kena Turbulensi, 3 Penumpang Luka dan Panel Jendela Terlepas

Air India Kena Turbulensi, 3 Penumpang Luka dan Panel Jendela Terlepas

Internasional
Terjerat Kriminalitas, 3 Siswa SMP/MTs Gunung Kidul Jalani UNBK di Lapas

Terjerat Kriminalitas, 3 Siswa SMP/MTs Gunung Kidul Jalani UNBK di Lapas

Regional
Menurut Dokter, Tak Masalah Setya Novanto Main Tenis Meja Setelah Operasi Jantung

Menurut Dokter, Tak Masalah Setya Novanto Main Tenis Meja Setelah Operasi Jantung

Nasional

Close Ads X