Ucapkan Selamat Nyepi, Sandiaga Ajak Warga Jakarta Refleksikan Diri

Kompas.com - 28/03/2017, 15:30 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berkunjung ke kawasan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (28/3/2017). Dalam kunjungannya, Sandi mampir ke kedai es kopi Tak Kie serta gunting rambut di pangkas rambut Ko Tang. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERACalon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berkunjung ke kawasan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (28/3/2017). Dalam kunjungannya, Sandi mampir ke kedai es kopi Tak Kie serta gunting rambut di pangkas rambut Ko Tang.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939 saat berkunjung ke kawasan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (28/3/2017).

Selain mengucapkan selamat beribadah bagi pemeluk agama Hindu, Sandiaga juga mengajak seluruh warga Jakarta memanfaatkan momen Nyepi untuk merefleksikan apa yang sudah dilakukan selama ini, khususnya terkait Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Ini momen kita merefleksikan, khususnya untuk warga Jakarta. What are we dreaming for our future," kata Sandiaga.

"Mungkin kita gunakan satu jam untuk hari ini refleksikan, menyepi. Umat Muslim bisa berzikir, setelah shalat bisa berdoa. Dari umat Kristiani juga," ucapnya.

Momen merefleksikan diri yang dimaksud Sandiaga berkaitan dengan fenomena kubu-kubu warga di Jakarta yang saling berseberangan, hingga ada yang berkonflik satu sama lain karena beda pilihan politik.

Sandiaga menilai, menjelang hari pemungutan suara Pilkada putaran kedua pada 19 April 2017 mendatang, sebaiknya warga tidak bersikap saling memecah belah lagi.

"Makanya saya selalu bilang, lucu juga kalau lihat debat kemarin. Pagi-pagi saya bangun, lihat media sosial saya isinya banyak pendukung Pak Basuki, jadi isunya menghujat Pak Anies. Di grup WhatsApp saya yang banyak pendukung, isinya menghujat Pak Basuki. Jangan lah. Yuk kita dukung kebersamaan," tutur Sandiaga Uno.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

FPI Terima Surat Panggilan Polisi, Akankah Rizieq Shihab Datang?

FPI Terima Surat Panggilan Polisi, Akankah Rizieq Shihab Datang?

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak, Diduga Imbas Kerumunan

Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak, Diduga Imbas Kerumunan

Megapolitan
Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X