Kompas.com - 20/04/2017, 22:10 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Anies Baswedan saat menghadiri acara syukuran kemenangannya di Pilkada DKI 2017 yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017) malam. Kompas.com/Alsadad RudiCalon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Anies Baswedan saat menghadiri acara syukuran kemenangannya di Pilkada DKI 2017 yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017) malam.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Anies Baswedan menghadiri acara syukuran kemenangannya di Pilkada DKI 2017 yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017) malam.

Berdasarkan hasil real count KPU DKI, Anies-Sandi memperoleh suara 57,95 persen dan Ahok-Djarot 42,05 persen.

Acara syukuran kemenangan Anies di Masjid Sunda Kelapa diketahui digelar oleh Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama. Masjid Sunda Kelapa tampak dipadati warga yang menghadiri acara tersebut.

Dalam acara yang digelar setelah Shalat Isya itu, Anies sempat didaulat untuk memberi sambutan kepada warga yang hadir.

Kepada warga, Anies mengaku tak menyangka dengan perolehan suara yang diraihnya berdasarkan hasil hitung cepat semua lembaga survei.

Baca: Hasil Final Real Count KPU DKI: Anies-Sandi Unggul di Semua Wilayah

Sebab sebelum hari pemungutan suara, Anies menyebut tak ada satupun lembaga survei yang merilis kemenangannya dengan selisih di atas 15 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidak ada satu pun survei yang mengatakan akan menang di atas 15 persen. Tidak ada. Semuanya hanya 1 persen, 2 persen, 3 persen. Bahkan ada yang bilang kalah. Tapi cuma satu," ujar Anies disambut tawa warga.

Menurut Anies, dari awal penyelenggaraan Pilkada hingga menjelang hari pemungutan suara putaran kedua, pihaknya selalu berikhtiar dalam menjalani semua proses yang berlangsung.

"Jadi berkat pertolongan Allah yang mengantarkan pada kemenangan ini," ujar Anies.

Baca: Anies: Gubernur Itu 24 Jam Kerjanya

Kompas TV Bicara Transisi, Anies Temui Ahok di Balai Kota
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harap Begal yang Tewaskan Suaminya Dihukum, Istri: Cukup Saya yang Rasakan, Jangan Ada Orang Lain

Harap Begal yang Tewaskan Suaminya Dihukum, Istri: Cukup Saya yang Rasakan, Jangan Ada Orang Lain

Megapolitan
Langgar Ganjil Genap di Fatmawati, Lebih dari 30 Mobil Ditilang

Langgar Ganjil Genap di Fatmawati, Lebih dari 30 Mobil Ditilang

Megapolitan
Pelanggar Ganjil Genap Mulai Kena Sanksi Tilang, Ini Besaran Dendanya

Pelanggar Ganjil Genap Mulai Kena Sanksi Tilang, Ini Besaran Dendanya

Megapolitan
Suaminya Tewas Dibacok Begal di Cakung, Istri: Dia Izin Beli Bensin, lalu Tak Ada Kabar

Suaminya Tewas Dibacok Begal di Cakung, Istri: Dia Izin Beli Bensin, lalu Tak Ada Kabar

Megapolitan
Dulu Dicibir Mirip Toren Air, Tugu Pamulang Siap Disulap Jadi Mewah, Begini Desainnya. . .

Dulu Dicibir Mirip Toren Air, Tugu Pamulang Siap Disulap Jadi Mewah, Begini Desainnya. . .

Megapolitan
Sopir Taksi Online Tabrak 2 Penjambret hingga Tewas, Apakah Bisa Dipidana?

Sopir Taksi Online Tabrak 2 Penjambret hingga Tewas, Apakah Bisa Dipidana?

Megapolitan
Tarif Tes PCR Kini Rp 275.000, Warga: Kalau Bisa Murah, Kenapa Dulu Harganya Mahal Banget?

Tarif Tes PCR Kini Rp 275.000, Warga: Kalau Bisa Murah, Kenapa Dulu Harganya Mahal Banget?

Megapolitan
Wagub DKI Minta Dugaan Penggelapan Rp 264,5 Juta oleh Kelurahan Duri Kepa Diselesaikan secara Kekeluargaan

Wagub DKI Minta Dugaan Penggelapan Rp 264,5 Juta oleh Kelurahan Duri Kepa Diselesaikan secara Kekeluargaan

Megapolitan
Cerita Haru Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Saya Peluk Seorang Bapak, Kita Masih Selamat . . .

Cerita Haru Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Saya Peluk Seorang Bapak, Kita Masih Selamat . . .

Megapolitan
Truk Tabrak Truk di Tol JORR Arah Cakung, Sopir Tewas

Truk Tabrak Truk di Tol JORR Arah Cakung, Sopir Tewas

Megapolitan
Warga Korban Penggusuran Proyek Rusun Petamburan Adukan Anies ke Ombudsman

Warga Korban Penggusuran Proyek Rusun Petamburan Adukan Anies ke Ombudsman

Megapolitan
Pengerukan Kali Rawa Rengas Cakung untuk Cegah Banjir Terkendala Bantaran Diokupasi Warga

Pengerukan Kali Rawa Rengas Cakung untuk Cegah Banjir Terkendala Bantaran Diokupasi Warga

Megapolitan
Ini Kata Polisi soal Alasan Rachel Vennya Pakai Nopol RFS

Ini Kata Polisi soal Alasan Rachel Vennya Pakai Nopol RFS

Megapolitan
Tewas dalam Kecelakaan Bus Transjakarta, Dadan Terpental Jauh dari Kursi

Tewas dalam Kecelakaan Bus Transjakarta, Dadan Terpental Jauh dari Kursi

Megapolitan
Kejaksaan Masih Cari Alat Bukti untuk Tetapkan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Siapkan 8 Jaksa

Kejaksaan Masih Cari Alat Bukti untuk Tetapkan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Siapkan 8 Jaksa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.