Kompas.com - 25/04/2017, 12:59 WIB
Parkir sepeda motor di Jalan Kepanduan II, Kalijodo, Jakarta Barat, Senin (24/4/2017). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaParkir sepeda motor di Jalan Kepanduan II, Kalijodo, Jakarta Barat, Senin (24/4/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas gabungan dari unsur Pemprov DKI Jakarta dan aparat keamanan melakukan operasi gabungan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, di Jakarta Utara, Selasa (25/4/2017).

Ini merupakan operasi terpadu dengan sasaran masalah parkir dan premanisme. Pantauan Kompas.com, petugas gabungan tiba di RPTRA Kalijodo sekitar pukul 12.00 dan langsung melakukan apel.

Operasi terpadu itu melibatkan aparat satpol PP, Dishubtrans DKI, TNI, dan Polri. Operasi ini dipimpin Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Sigit Widjatmoko.

(Baca juga: Cerita Dishub DKI Rekrut Juru Parkir Liar di Kawasan RPTRA Kalijodo)

Kepada awak media, Sigit mengatakan, tujuan operasi terpadu ini yakni memetakan persoalan parkir dan masalah premanisme.

"Hari ini kita dua agenda, pertama memastikan tidak ada premanisme di sini dan berikutnya kita survei semua kantong parkir," kata Sigit, di RPTRA Kalijodo, Jakarta Utara, Selasa siang.

Menurut Sigit, masalah premanisme dan parkir liar itu muncul saat libur panjang akhir pekan kemarin.

Juru parkir liar, lanjut dia, mengutip tarif sepihak, atau tidak mengikuti tarif parkir meter. "Walaupun begitu, ada kami, mereka tidak (berani) mengutip," ujar Sigit.

Selain menarik tarif parkir tinggi, menurut dia, juru parkir liar juga mengatur parkir kendaraan pengunjung RPTRA dengan sembarangan.

Padahal, lanjut Sigit, jalan inspeksi di RPTRA ini merupakan jalan umum. "Yang buat kami khawatir penempatan tidak diatur. Padahal ini akses jalan yang harusnya digunakan masyarakat," ujar Sigit.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengatur agar masyarakat tidak parkir di bahu jalan inspeksi dan trotoar.

(Baca juga: Dishub DKI Sebut Juru Parkir Liar di Kalijodo Merupakan "Pemain Lama")

Soal di mana letak kantong parkir, ia mengatakan bahwa pihaknya hari ini sekaligus melakukan survei lokasi.

Kedepannya, RPTRA Kalijodo tidak lagi memakai parkir meter. Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI akan menganti sistem parkir dengan gate.

Kompas TV Setelah diresmikan kemarin kawasan Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) kalijodo kini semakin menjadi lokasi favorit warga ibu kota. Banyak warga Jakarta yang membawa putra-putrinya untuk bermain di arena bermain di sini diklaim Pemprov DKI bertaraf internasional

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD Curiga Tender Formula E Sengaja Dibuat Gagal agar Kontraktor Ditunjuk Langsung

Anggota DPRD Curiga Tender Formula E Sengaja Dibuat Gagal agar Kontraktor Ditunjuk Langsung

Megapolitan
Pemkot Tangsel Sediakan WiFi Gratis Untuk Warga, di Mana Saja Lokasinya?

Pemkot Tangsel Sediakan WiFi Gratis Untuk Warga, di Mana Saja Lokasinya?

Megapolitan
Melihat Manuver Anies Baswedan untuk Pilpres 2024...

Melihat Manuver Anies Baswedan untuk Pilpres 2024...

Megapolitan
Duduk Perkara Ibu Laporkan Anak karena Jual Kulkas, Puncak Sakit Hati yang Menumpuk

Duduk Perkara Ibu Laporkan Anak karena Jual Kulkas, Puncak Sakit Hati yang Menumpuk

Megapolitan
Fakta Sidang Kebakaran Lapas Tangerang, Terdakwa Terancam 5 Tahun Penjara dan Tak Ajukan Eksepsi

Fakta Sidang Kebakaran Lapas Tangerang, Terdakwa Terancam 5 Tahun Penjara dan Tak Ajukan Eksepsi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan hingga Sore

Megapolitan
UPDATE 25 Januari: Tambah 209 Kasus di Kota Tangerang, Kini 1.028 Pasien Covid-19 Dirawat

UPDATE 25 Januari: Tambah 209 Kasus di Kota Tangerang, Kini 1.028 Pasien Covid-19 Dirawat

Megapolitan
Nasib Formula E Kian Dipertanyakan, Lahan Sirkuit Masih Berlumpur Ditambah Tender Pembangunan Gagal

Nasib Formula E Kian Dipertanyakan, Lahan Sirkuit Masih Berlumpur Ditambah Tender Pembangunan Gagal

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kecurigaan Keluarga Kakek yang Tewas Diteriaki Maling | Tender Formula E Gagal

[POPULER JABODETABEK] Kecurigaan Keluarga Kakek yang Tewas Diteriaki Maling | Tender Formula E Gagal

Megapolitan
Polda Metro Jaya Disebut Cabut Status 2 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Polda Metro Jaya Disebut Cabut Status 2 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Siswa PAUD hingga SMP di Tangerang Kembali Belajar Daring

Mulai Hari Ini, Siswa PAUD hingga SMP di Tangerang Kembali Belajar Daring

Megapolitan
Korsleting Sebabkan Kepulan Asap di Mal Alam Sutera Tangerang

Korsleting Sebabkan Kepulan Asap di Mal Alam Sutera Tangerang

Megapolitan
Damkar Evakuasi Buaya Peliharaan Warga Depok

Damkar Evakuasi Buaya Peliharaan Warga Depok

Megapolitan
Polisi Gagalkan Penyelundupan 4 Liter Sabu Cair dari Meksiko

Polisi Gagalkan Penyelundupan 4 Liter Sabu Cair dari Meksiko

Megapolitan
Kuasa Hukum Neira J Kalangi Korban Minta Polres Depok Segera Tangani Kasus Dugaan KDRT

Kuasa Hukum Neira J Kalangi Korban Minta Polres Depok Segera Tangani Kasus Dugaan KDRT

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.