Peringati May Day, Buruh Gelar Marching Band hingga Joget Bersama

Kompas.com - 01/05/2017, 12:45 WIB
Buruh dari berbagai serikat meramaikan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2017 di bundaran Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2017) siang. Selain berorasi, buruh menampilkan berbagai pertunjukkan seperti marching band dan joget bersama. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERABuruh dari berbagai serikat meramaikan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2017 di bundaran Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2017) siang. Selain berorasi, buruh menampilkan berbagai pertunjukkan seperti marching band dan joget bersama.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2017 di Jakarta diramaikan dengan berbagai atraksi. Selain ada yang berorasi layaknya May Day tahun-tahun sebelumnya, massa juga menampilkan berbagai pertunjukan ringan.

Pantauan Kompas.com di patung kuda Arjuna Wiwaha, dekat bundaran Bank Indonesia, ada barisan marching band dari salah satu serikat pekerja. Alunan musik dan perkusi dari marching band diiringi oleh mayoret perempuan di barisan depan.

Selain marching band, juga ada sekelompok perempuan mengenakan seragam warna merah muda memainkan atraksi bendera. Suasana May Day makin diramaikan oleh sejumlah mobil komando yang memasang lagu dangdut dan musik menghentak lainnya.

Baca: Ratusan Ribu Buruh Se-Jabodetabek Akan Aksi di Depan Istana Presiden

Per pukul 11.00 WIB, massa buruh telah ramai berkumpul dan siap jalan ke arah Istana Negara. Adapun area di sekitar Istana telah steril, terutama dari arah Harmoni dan sekitarnya. Konsentrasi massa diarahkan untuk bergerak dari Jalan MH Thamrin.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Megapolitan
Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
Afifah Sindir Hasil 15 Tahun PKS Berkuasa di Depok, Imam: Jawabnya Terlalu Jauh

Afifah Sindir Hasil 15 Tahun PKS Berkuasa di Depok, Imam: Jawabnya Terlalu Jauh

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Imam dan Pradi Malah Saling Tuduh soal Singkatan

Debat Pilkada Depok, Imam dan Pradi Malah Saling Tuduh soal Singkatan

Megapolitan
Imam Mengaku 20 Tahun Bekerja untuk Depok, Afifah: Yang Terjadi Kita Jauh Tertinggal

Imam Mengaku 20 Tahun Bekerja untuk Depok, Afifah: Yang Terjadi Kita Jauh Tertinggal

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: Pasien Covid-19 di Tangerang Kota Tembus 402, Terbanyak dari Karawaci

UPDATE 4 Desember: Pasien Covid-19 di Tangerang Kota Tembus 402, Terbanyak dari Karawaci

Megapolitan
Jelang Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Mengaku Dapat Wejangan dari Ma'ruf Amin

Jelang Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Mengaku Dapat Wejangan dari Ma'ruf Amin

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Pradi Salah Sebut Nomor Urut Sendiri

Debat Pilkada Depok, Pradi Salah Sebut Nomor Urut Sendiri

Megapolitan
TPU Pondok Ranggon Penuh, Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur Naik Dua Kali Lipat

TPU Pondok Ranggon Penuh, Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur Naik Dua Kali Lipat

Megapolitan
30 Guru dan Karyawan Positif Covid-19, MAN 22 Baru Adakan Sekolah Tatap Muka Februari 2021

30 Guru dan Karyawan Positif Covid-19, MAN 22 Baru Adakan Sekolah Tatap Muka Februari 2021

Megapolitan
Idris Bantah jika Depok Disebut Kota Intoleran

Idris Bantah jika Depok Disebut Kota Intoleran

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Pradi: Lembaga Banyak Dikuasai Kelompok Pak Idris

Debat Pilkada Depok, Pradi: Lembaga Banyak Dikuasai Kelompok Pak Idris

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X