Mardani Ali Sera: Jangan Minta Jabatan kepada Anies-Sandi

Kompas.com - 05/05/2017, 23:49 WIB
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua PAN Zulkifli Hasan, Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga Mardani Ali Sera hadir dalam penyampaian pesan persatua di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat, Jumat (5/5/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaKetua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua PAN Zulkifli Hasan, Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga Mardani Ali Sera hadir dalam penyampaian pesan persatua di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat, Jumat (5/5/2017)
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tim Pemenangan Gubernur-Wakil Gubernur terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, meminta agar tidak ada pihak-pihak yang mengklaim memiliki andil paling besar dalam memenangkan Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta.

Mardani mengatakan, hal itu bertujuan agar tidak ada pihak tertentu yang meminta imbalan kepada Anies-Sandi. Imbalan yang dimaksud Mardani seperti jabatan atau posisi dalam pemerintahan.

"Kalau menang jangan pernah merasa berutang budi. Jangan minta jabatan (kepada Anies-Sandi), biarkan Anies-Sandiaga menjadi milik warga Jakarta. Jika sudah mengotori niat, selesai," ujar Mardani saat acara "pesan persatuan" di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat, Jumat (5/5/2017).

Mardani merasa bahwa kemenangan Anies-Sandi tidak hanya hasil jerih payah pihak-pihak seperti partai politik pendukung, tetapi juga relawan yang telah bekerja keras di tiap wilayah di Jakarta.

Mardani menilai, dengan bantuan para relawan, kemenangan pada Pilkada DKI Jakarta yang diprediksi akan berlangsung sengit, bisa dimenangkan oleh pasangan tersebut.

"Terima kasih untuk semua teman-teman yang sudah bekerja. Yang sebelumnya merupakan mission impossible menjadi can be executed," ujar Mardani.

(Baca juga: Arti Kemenangan bagi Anies... )

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menetapkan pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, sebagai pasangan calon terpilih pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Penetapan dilakukan melalui rapat pleno terbuka di Kantor KPU DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2017).

(Baca: Usai Penetapan, Anies dan Sandi Gelar Syukuran di Posko Pemenangan)

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Megapolitan
BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

Megapolitan
Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Megapolitan
Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Megapolitan
Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Megapolitan
Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Megapolitan
Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Megapolitan
Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Megapolitan
Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Megapolitan
Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Megapolitan
Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Megapolitan
Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Megapolitan
Pemkot Bogor Relokasi Makam yang Terdampak Longsor

Pemkot Bogor Relokasi Makam yang Terdampak Longsor

Megapolitan
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Dengarkan Khotbah Jumat

Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Dengarkan Khotbah Jumat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X