Kompas.com - 11/05/2017, 11:20 WIB
Penulis Nursita Sari
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa pendukung Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berkumpul di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (11/5/2017). Mereka berkumpul di luar gerbang Balai Kota yang ditutup.

Mereka mengumpulkan fotokopi KTP sebagai jaminan untuk penangguhan penahanan Ahok.

"Dikumpulinnya untuk penangguhan penahanan Ahok," ujar Koordinator Pengumpulan KTP, Natalia Suryadi, di depan Balai Kota.

Selain itu, KTP tersebut juga dikumpulkan sebagai bahan untuk mengajukan gugatan judicial review Pasal 156 dan 156a KUHP tentang penodaan agama. Tujuan ketiga yakni untuk menuntut pembubaran ormas anti-Pancasila.

"Tuntutan kami pemerintah menindak tegas ormas atau partai yang anti dasar negara, menodai Pancasila dan NKRI," kata dia.

Natalia menuturkan, mereka akan terus menyuarakan keadilan untuk Ahok. Sebab, mereka menyebut Ahok adalah pemimpin yang jujur dan bersih.

Menurut dia, mereka mulai mengumpulkan KTP pasca-sidang putusan Ahok. Hingga hari ini, mereka sudah mengumpulkan 1.200 KTP. Mereka menargetkan 10.000 KTP terkumpul hingga 20 Mei 2017 nanti.

Pada 20 Mei, massa juga rencananya akan menggelar aksi yang bertepatan dengan hari kebangkitan nasional.

"Kami adalah regular people, tapi kami peduli. Kami turum ke jalan, kami akan long march dari sini ke MK," ucap Natalia.

Baca juga: Penantian Para Kekasih Ahok di Mako Brimob

Kompas TV Djarot, Addie MS, dan Pendukung Ahok Nyanyikan Lagu Nasional

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tarif Taksi per Km 2022: GoCar, GrabCar, Blue Bird, Express, Maxim

Tarif Taksi per Km 2022: GoCar, GrabCar, Blue Bird, Express, Maxim

Megapolitan
Rute Ganjil Genap Jakarta Juli 2022

Rute Ganjil Genap Jakarta Juli 2022

Megapolitan
Tempat Perpanjangan SIM di Jakarta

Tempat Perpanjangan SIM di Jakarta

Megapolitan
Tempat yang Wajib Dikunjungi di Jakarta

Tempat yang Wajib Dikunjungi di Jakarta

Megapolitan
10 Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta Utara

10 Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta Utara

Megapolitan
Seorang Pria Nekat Rampas Ponsel Petugas SPBU di Tomang, Mengaku untuk Biayai Anak yang Sakit Jantung

Seorang Pria Nekat Rampas Ponsel Petugas SPBU di Tomang, Mengaku untuk Biayai Anak yang Sakit Jantung

Megapolitan
Kala Jakarta Gelap Gulita Malam Ini...

Kala Jakarta Gelap Gulita Malam Ini...

Megapolitan
Puncak Monas Sudah Dibuka untuk Umum, Pengunjung Rela Antre Satu Jam

Puncak Monas Sudah Dibuka untuk Umum, Pengunjung Rela Antre Satu Jam

Megapolitan
Ketenaran Terowongan Kendal di Mata 'Anak Nongkrong', Tempat Adu Outfit hingga Cari Teman Baru

Ketenaran Terowongan Kendal di Mata "Anak Nongkrong", Tempat Adu Outfit hingga Cari Teman Baru

Megapolitan
'Tadinya Mau Foto-foto di Depan Gerbang, Ternyata Monas Sudah Dibuka, Rezeki Keluarga Saya...'

"Tadinya Mau Foto-foto di Depan Gerbang, Ternyata Monas Sudah Dibuka, Rezeki Keluarga Saya..."

Megapolitan
Polisi Pastikan Tiga Pengemudi Mobil yang Terlibat Balap Liar di Jalan Asia Afrika Tidak Taruhan

Polisi Pastikan Tiga Pengemudi Mobil yang Terlibat Balap Liar di Jalan Asia Afrika Tidak Taruhan

Megapolitan
Ketika Para Remaja Adu 'Outfit' Paling Hits di Terowongan Kendal...

Ketika Para Remaja Adu "Outfit" Paling Hits di Terowongan Kendal...

Megapolitan
Kabur dari Kejaran Korban, Penjambret di Penjaringan Tabrak Truk Kontainer lalu Tewas

Kabur dari Kejaran Korban, Penjambret di Penjaringan Tabrak Truk Kontainer lalu Tewas

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Danau Rawa Dongkal Cibubur, Diduga Tercebur Saat BAB

Mayat Pria Ditemukan di Danau Rawa Dongkal Cibubur, Diduga Tercebur Saat BAB

Megapolitan
Mayat Seorang Pria Ditemukan di Danau Rawa Dongkal Cibubur, Warga Sempat Mengira Boneka

Mayat Seorang Pria Ditemukan di Danau Rawa Dongkal Cibubur, Warga Sempat Mengira Boneka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.