Pemprov DKI Akan Gelar Konser Kebangkitan Nasional di Kalijodo

Kompas.com - 13/05/2017, 21:01 WIB
Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berbincang dengan para musisi seperti Addie MS, Erwin Gutawa, dan Cut Deviana di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Taman Suropati, Sabtu (13/5/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berbincang dengan para musisi seperti Addie MS, Erwin Gutawa, dan Cut Deviana di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Taman Suropati, Sabtu (13/5/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar konser Kebangkitan Nasional di ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Kalijodo pada Minggu (21/5/2017).

Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan konser tersebut akan digabung dengan kegiatan pencanangan Hari Ulang Tahun ke-590 DKI Jakarta.

"Ini juga melibatkan para musisi, para budayawan, seniman dan anggota masyarakat pada saat pencanangan HUT DKI Jakarta itu, sekaligus mengadakan konser kebangkitan nasional," ujar Djarot, di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Jalan Taman Suropati, Sabtu (13/5/2017) malam.

(baca: Djarot Undang Musisi dan Seniman ke Rumah Dinas Gubernur DKI)

Djarot pun mengundang para musisi ke rumah dinas Gubernur DKI Jakarta. Beberapa musisi seperti Addie MS, Maia Estianti, Erwin Gutawa, dan Once datang dalam pertemuan itu untuk membicarakan rencana konser tersebut.

Djarot mengatakan rencana konser tersebut sebenarnya terinsiprasi dari konser kecil yang digelar Addie MS di Balai Kota DKI Jakarta. Djarot mengatakan konser yang digelar Addie MS itu sangat menggugah semangat kebangsaan.

"Untuk menggugah kembali nasionalisme bangsa Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika berdasarkan ideologi Pancasila," ujar Djarot.

Djarot mengatakan Pemprov DKI juga sedang menyiapkan 490 burung merpati yang akan diterbangkan dalam acara konser tersebut.

"Ini (merpati) adalah simbol kedamaian, simbol cinta kasih pada sesama dan simbol kesetiaan. Kesetiaan kepada siapa? Kesetiaan kepada Indonesia," ujar Djarot.

Kompas TV Massa Simpatisan Ahok Penuhi Balai Kota
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Johar Baru Kecewa, Punya Kupon tapi Tak Bisa Beli Minyak Goreng Murah di Operasi Pasar

Warga Johar Baru Kecewa, Punya Kupon tapi Tak Bisa Beli Minyak Goreng Murah di Operasi Pasar

Megapolitan
Epidemiolog Sarankan PTM 100 Persen di Kota Tangerang Ditunda demi Keselamatan Masyarakat

Epidemiolog Sarankan PTM 100 Persen di Kota Tangerang Ditunda demi Keselamatan Masyarakat

Megapolitan
Kasus Covid-19 Ditemukan di 16 Sekolah, Wagub: DKI Masih Penuhi Syarat Gelar PTM

Kasus Covid-19 Ditemukan di 16 Sekolah, Wagub: DKI Masih Penuhi Syarat Gelar PTM

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Program Anies Cuma Bagus di Kata-kata

Ketua DPRD DKI: Program Anies Cuma Bagus di Kata-kata

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Sampai Hari ini Belum Ada Kasus Omicron di Sekolah

Wagub DKI Jakarta: Sampai Hari ini Belum Ada Kasus Omicron di Sekolah

Megapolitan
Terjerat Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Terjerat Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Megapolitan
Pemprov DKI Enggan Setop PTM 100 Persen, KPAI: Keselamatan Anak Jangan Diukur Pakai Statistik

Pemprov DKI Enggan Setop PTM 100 Persen, KPAI: Keselamatan Anak Jangan Diukur Pakai Statistik

Megapolitan
Sindir Giring lewat Nidji, Gaya Komunikasi Politik Anies Dinilai Mirip Jokowi

Sindir Giring lewat Nidji, Gaya Komunikasi Politik Anies Dinilai Mirip Jokowi

Megapolitan
Kronologi Rentenir Tewas di Tangan Nasabah: Adu Mulut, Keluarkan Senjata Tajam, lalu Baku Hantam

Kronologi Rentenir Tewas di Tangan Nasabah: Adu Mulut, Keluarkan Senjata Tajam, lalu Baku Hantam

Megapolitan
Kampung Susun Bayam Dibangun Bukan untuk Warga Terdampak JIS, Ketua DPRD: Pembohongan Publik!

Kampung Susun Bayam Dibangun Bukan untuk Warga Terdampak JIS, Ketua DPRD: Pembohongan Publik!

Megapolitan
Puspom TNI Dalami Kasus Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara

Puspom TNI Dalami Kasus Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara

Megapolitan
Gerobaknya Dikelilingi Garis Polisi Pasca Pengeroyokan Anggota TNI AD, Santi Tak Bisa Berjualan

Gerobaknya Dikelilingi Garis Polisi Pasca Pengeroyokan Anggota TNI AD, Santi Tak Bisa Berjualan

Megapolitan
Mayat Pria Tertelungkup Ditemukan di Tumpukan Sampah di Kali Ciliwung Depok

Mayat Pria Tertelungkup Ditemukan di Tumpukan Sampah di Kali Ciliwung Depok

Megapolitan
5 Poin Gugatan Apindo ke Anies Baswedan soal Kenaikan UMP DKI

5 Poin Gugatan Apindo ke Anies Baswedan soal Kenaikan UMP DKI

Megapolitan
Jakarta Disebut Medan Perang Utama Hadapi Omicron, Begini Respons Wagub...

Jakarta Disebut Medan Perang Utama Hadapi Omicron, Begini Respons Wagub...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.