Anies Tegaskan Tak Akan Batalkan Rencana Integrasi KJP dan KIP

Kompas.com - 24/05/2017, 06:31 WIB
KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan usai melaksanakan shalat Jumat di Masjid Syarif Hidayatullah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan pihaknya tidak akan membatalkan program-program yang sudah direncanakannya bersama Wakil Gubernur terpilih Sandiaga Uno sejak masa kampanye.

"Izinkan tim bekerja menjalankan semua rencana, termasuk KJP (Kartu Jakarta Pintar) plus tetap akan dilaksanakan, integrasi (dengan Kartu Indonesia Pintar) tetap dilakukan, jangan terpengaruh dengan berita," kata Anies di Pulo Dua Resto, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).

Baca juga: Tim Sinkronisasi Anies-Sandi Ingin RT/RW yang Verifikasi Penerima KJP Plus

Menurut dia, program KIP untuk warga miskin di Jakarta tetap akan dilakukan mengingat peraturan tersebut merupakan amanat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.


"Saya waktu itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan saya menulis surat kepada Gubernur DKI meminta agar diberikan dispensasi karena ini program Presiden, KIP itu program Presiden. bukan program Mendikbud," kata dia.

Anies mengaku telah bersurat kepada Gubernur DKI Jakarta yang saat itu dijabat oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan menanyakan alasan tidak diterapkannya progran KIP di Jakarta.

"KIP di semua provinsi dijalankan kecuali di Jakarta. Jadi saya kirim surat (kepada Ahok) dan dijawab, dan ternyata memang tidak diizinkan (program KIP dilaksanakan di Jakarta). Waktu itu masih Pak Ahok gubernurnya," kata dia.

Setelah nanti dilantik sebagai Gubernur Jakarta pada Oktober 2017, Anies berjanji akan menghapus Peraturan Gubernur (Pergub) yang melarang penerapan program KIP di Jakarta.

"Justru janji saya mengganti Pergub. Saya kan gak pernah membayangkan saya menjadi gubernur. Jadi ketika itu saya katakan, kasian betul warga miskin di Jakarta. Dia tidak bisa mendapatkan bantuan dari Presiden," kata Anies.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorEgidius Patnistik
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Megapolitan
Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Megapolitan
Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Megapolitan
Close Ads X