Saat Lebaran, Transjakarta Mulai Beroperasi Pukul 09.00

Kompas.com - 23/06/2017, 13:33 WIB
Bus Transjakarta arah Ragunan berputar arah di lampu lalu lintas Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017). Bus transjakarta hanya sampai Halte SMK 57 karena ada penutupan jalan di Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan. Kahfi Dirga CahyaBus Transjakarta arah Ragunan berputar arah di lampu lalu lintas Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017). Bus transjakarta hanya sampai Halte SMK 57 karena ada penutupan jalan di Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola layanan bus transjakarta mengundurkan waktu dimulainya operasional bus saat hari pertama Lebaran pada Minggu (25/6/2017).

Jika biasanya layanan transjakarta reguler mulai beroperasi pukul 05.00, maka saat Lebaran nanti, jam operasionalnya dimulai pukul 09.00.

Hal ini berlaku naik untuk layanan BRT (dalam koridor) maupun non-BRT (di luar koridor).

(Baca juga: Selama Libur Lebaran, PT Transjakarta Tambah Bus Menuju Lokasi Wisata)

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Budi Kaliwono mengatakan, penyesuaian waktu operasional ini untuk memberikan kesempatan kepada pengemudi, petugas halte, dan petugas layanan bus untuk mengikuti shalat Id.

"Penyesuaian waktu operasional juga memberikan kesempatan bagi para karyawan Transjakarta untuk bersilaturahim dengan sanak keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1438 H," kata Budi melalui keterangan tertulisnya, Jumat (23/6/2017).

Selain mengundurkan waktu dimulainya operasi, kata Budi, selama musim Lebaran nanti, Transjakarta akan menambah bus di beberapa koridor, seperti di koridor 1 (Blok M-Kota), koridor 5 (Kampung Melayu-Ancol), koridor 6 (Ragunan-Dukuh Atas), dan koridor 9 (Pluit-Pinang Ranti).

(Baca juga: Layanan Transjakarta Normal Selama Cuti Bersama dan Lebaran 2017)

Menurut Budi, penambahan bus dilakukan di koridor-koridor yang melintasi tempat wisata, seperti Monas, Ragunan, TMII, dan Ancol.

"Transjakarta juga menyiapkan bus cadangan sebagai antisipasi meningkatnya jumlah pelanggan yang menuju tempat-tempat wisata di masa liburan," ujar Budi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Megapolitan
Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
Afifah Sindir Hasil 15 Tahun PKS Berkuasa di Depok, Imam: Jawabnya Terlalu Jauh

Afifah Sindir Hasil 15 Tahun PKS Berkuasa di Depok, Imam: Jawabnya Terlalu Jauh

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Imam dan Pradi Malah Saling Tuduh soal Singkatan

Debat Pilkada Depok, Imam dan Pradi Malah Saling Tuduh soal Singkatan

Megapolitan
Imam Mengaku 20 Tahun Bekerja untuk Depok, Afifah: Yang Terjadi Kita Jauh Tertinggal

Imam Mengaku 20 Tahun Bekerja untuk Depok, Afifah: Yang Terjadi Kita Jauh Tertinggal

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: Pasien Covid-19 di Tangerang Kota Tembus 402, Terbanyak dari Karawaci

UPDATE 4 Desember: Pasien Covid-19 di Tangerang Kota Tembus 402, Terbanyak dari Karawaci

Megapolitan
Jelang Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Mengaku Dapat Wejangan dari Ma'ruf Amin

Jelang Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Mengaku Dapat Wejangan dari Ma'ruf Amin

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Pradi Salah Sebut Nomor Urut Sendiri

Debat Pilkada Depok, Pradi Salah Sebut Nomor Urut Sendiri

Megapolitan
TPU Pondok Ranggon Penuh, Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur Naik Dua Kali Lipat

TPU Pondok Ranggon Penuh, Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur Naik Dua Kali Lipat

Megapolitan
30 Guru dan Karyawan Positif Covid-19, MAN 22 Baru Adakan Sekolah Tatap Muka Februari 2021

30 Guru dan Karyawan Positif Covid-19, MAN 22 Baru Adakan Sekolah Tatap Muka Februari 2021

Megapolitan
Idris Bantah jika Depok Disebut Kota Intoleran

Idris Bantah jika Depok Disebut Kota Intoleran

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Pradi: Lembaga Banyak Dikuasai Kelompok Pak Idris

Debat Pilkada Depok, Pradi: Lembaga Banyak Dikuasai Kelompok Pak Idris

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X