Rencana Menertibkan Kampung Arus Masuki Tahap "Appraisal" Lahan

Kompas.com - 14/07/2017, 17:03 WIB
Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana berharap dibangunnya ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Cipinang Besar Utara (Cibesut) Jatinegara, Jakarta Timur bisa menghilangkan masalah tawuran di tempat tersebut. Rabu (30/3/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusWali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana berharap dibangunnya ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Cipinang Besar Utara (Cibesut) Jatinegara, Jakarta Timur bisa menghilangkan masalah tawuran di tempat tersebut. Rabu (30/3/2016)
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana menjelaskan bahwa rencana penertiban Kampung Arus akan tetap dilakukan pada 2017.

Seluruh rencana terkait penertiban tersebut dibahas dalam rapat yang dilakukan tiap Selasa sore di Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

"Dalam rapat itu saya sudah mengoordinasikan keluhan apa yang dialami oleh BPN dan kelurahan untuk bisa disinergikan dan untuk di Kampung Arus sekarang sedang tahap appraisal pembebasan lahan," ucap Bambang, kepada Kompas.com, Jumat (14/7/2017).

(baca: Warga Kampung Arus Dukung Normalisasi Kali Ciliwung)

Bambang yakin appraisal dan pembebasan lahan yang merupakan domain BPN Jakarta Timur tersebut akan segera selesai dalam waktu dekat.

"Insya Allah sebentar lagi selesai dibayar, dan begitu sudah dibayar saya tekankan ke masyarakat ada waktu 14 hari untuk mengosongkan. Begitu selesai 14 hari saya gempur, saya bongkar," ujar Bambang.

Adapun Kampung Arus akan ditertibkan terkait normalisasi sungai. Permukiman tersebut juga menjadi salah satu lokasi langganan banjir di Jakarta.

(baca: Pemprov DKI Akan Tertibkan 39 Bangunan Liar di Kampung Arus)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga di Depok Dinilai Patuh Pakai Masker di Jalan Raya, Giliran di Permukiman Malah Dilepas

Warga di Depok Dinilai Patuh Pakai Masker di Jalan Raya, Giliran di Permukiman Malah Dilepas

Megapolitan
Kota Bekasi Disebut Paling Taat Protokol Kesehatan di Jabar, Ini Respons Wali Kota

Kota Bekasi Disebut Paling Taat Protokol Kesehatan di Jabar, Ini Respons Wali Kota

Megapolitan
Warga Depok Disebut Paling Tak Patuh Jaga Jarak, Data Ridwan Kamil Dipertanyakan

Warga Depok Disebut Paling Tak Patuh Jaga Jarak, Data Ridwan Kamil Dipertanyakan

Megapolitan
Penduduk di Luar DKI Bisa Melamar Tenaga Ahli Jakarta Smart City, Ini Syaratnya

Penduduk di Luar DKI Bisa Melamar Tenaga Ahli Jakarta Smart City, Ini Syaratnya

Megapolitan
Berkas yang Perlu Dipersiapkan Untuk Melamar Kerja Di Jakarta Smart City

Berkas yang Perlu Dipersiapkan Untuk Melamar Kerja Di Jakarta Smart City

Megapolitan
Bekasi Jadi Zona Merah Covid-19 Lagi, Ini Kata Wali Kota

Bekasi Jadi Zona Merah Covid-19 Lagi, Ini Kata Wali Kota

Megapolitan
Terkendala Cuaca Buruk, Penyelam Belum Bisa Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Terkendala Cuaca Buruk, Penyelam Belum Bisa Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Proyek Terowongan Silaturahmi, Jalan Sekitar Istiqlal dan Katedral Dialihkan 20 Januari-31 Maret 2021

Proyek Terowongan Silaturahmi, Jalan Sekitar Istiqlal dan Katedral Dialihkan 20 Januari-31 Maret 2021

Megapolitan
Tim DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Tim DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Update 19 Januari: Berkurang 139, Kini Ada 4.722 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Update 19 Januari: Berkurang 139, Kini Ada 4.722 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Megapolitan
Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab Vs Raffi Ahmad-Ahok

Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab Vs Raffi Ahmad-Ahok

Megapolitan
Gudang Dekorasi Pernikahan di Kembangan Terbakar

Gudang Dekorasi Pernikahan di Kembangan Terbakar

Megapolitan
Polisi Akan Cari Pelaku Tawuran di Manggarai Lewat Video di Medsos

Polisi Akan Cari Pelaku Tawuran di Manggarai Lewat Video di Medsos

Megapolitan
Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad, Polisi: Tamu Tidak Diundang, Datang Sendiri

Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad, Polisi: Tamu Tidak Diundang, Datang Sendiri

Megapolitan
Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kecamatan Pasar Rebo Ditutup 3 Hari

Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kecamatan Pasar Rebo Ditutup 3 Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X