Sandiaga Dukung Rencana Bangun Jalan Aspal Dicampur Sampah Plastik

Kompas.com - 16/07/2017, 20:52 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno, saat meresmikan OK-OCE Mart Kopkar Yapi Al Azhar, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (16/7/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahWakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno, saat meresmikan OK-OCE Mart Kopkar Yapi Al Azhar, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (16/7/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com –
Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mendukung rencana pemerintah mengelola sampah plastik dengan aspal untuk pembangunan jalan. Menurut dia, kebijakan itu sekaligus menjadi solusi banyaknya sampah plastik di Indonesia.

“Bagus banget kalau (dari pemerintah) ada inovasi yang mengonversi sampah plastik jadi aspal, itu justru yang ditunggu,” ujar Sandi, di Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (16/7/2017).

Sandi menjelaskan, jumlah sampah plastik, khususnya di Jakarta, sangat banyak sehingga perlu terobosan untuk mengelolanya.

“Kami ingin ke depannya, sampah bisa didaur ulang, reuse, reduce, dan recycle. Itu yang akan kami lakukan,” kata Sandi.

Untuk itu, Sandi menyatakan akan membuka diri jika Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ingin bekerja sama mencampur sampah plastik dengan aspal untuk pembangunan jalan.

(baca: Pemkot Bekasi Sambut Positif Rencana Bangun Jalan Aspal Dicampur Sampah Plastik)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, proyek ini baru memasuki tahap uji coba dan akan dijalankan oleh Kementerian PUPR.

Menurut Luhut, ada beberapa manfaat jika sampah plastik bisa digunakan untuk pembangunan jalan di Indonesia, yakni mengurangi jumlah sampah plastik, dan menghemat biaya pembangunan jalan.

"Kami sudah mulai pilot project, bulan depan," ujar Luhut, di Jakarta, Rabu (13/7/2017).

Kementerian PUPR akan mulai mencampur sampah plastik dengan aspal dan diaplikasikan di beberapa ruas jalan wilayah Bekasi. Proyek percontohan tersebut dimaksudkan untuk mengatasi masalah penumpukan sampah plastik di Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mural di Genteng Rumah Sekitar Flyover Lenteng Agung Selesai, Ada Gambar Ondel-ondel

Mural di Genteng Rumah Sekitar Flyover Lenteng Agung Selesai, Ada Gambar Ondel-ondel

Megapolitan
BNN Soroti Tingginya Peredaran Sabu dan Ganja di Ciputat

BNN Soroti Tingginya Peredaran Sabu dan Ganja di Ciputat

Megapolitan
Tim SAR Masih Cari Memori CVR Sriwijaya Air SJ 182

Tim SAR Masih Cari Memori CVR Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Relief Era Soekarno yang Ditemukan di Sarinah Akan Dipamerkan ke Publik

Relief Era Soekarno yang Ditemukan di Sarinah Akan Dipamerkan ke Publik

Megapolitan
5 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Jumat Ini, Total 17 Jenazah

5 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Jumat Ini, Total 17 Jenazah

Megapolitan
UPDATE 15 Januari: Tambah 26 Kasus Covid-19 di Tangsel, Dua Pasien Meninggal

UPDATE 15 Januari: Tambah 26 Kasus Covid-19 di Tangsel, Dua Pasien Meninggal

Megapolitan
Pihak Keluarga Minta Masyarakat Tak Datang ke Rumah Duka Habib Ali Assegaf

Pihak Keluarga Minta Masyarakat Tak Datang ke Rumah Duka Habib Ali Assegaf

Megapolitan
UPDATE: 4.063 Pasien Covid-19 di Depok, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE: 4.063 Pasien Covid-19 di Depok, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Tim Penyelam Kopaska Temukan Sejumlah Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Tim Penyelam Kopaska Temukan Sejumlah Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf Meninggal Dunia

Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf Meninggal Dunia

Megapolitan
Sebanyak 931 Tenaga Kesehata di Jakbar Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Sebanyak 931 Tenaga Kesehata di Jakbar Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Megapolitan
[UPDATE Covid-19]: Muncul 49 Kasus Baru, Total Kasus Tembus 5.048 Kasus di Kota Tangerang

[UPDATE Covid-19]: Muncul 49 Kasus Baru, Total Kasus Tembus 5.048 Kasus di Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Panggil Nindy Ayunda Terkait Kasus Penyalahgunaan Narkoba Suaminya

Polisi Panggil Nindy Ayunda Terkait Kasus Penyalahgunaan Narkoba Suaminya

Megapolitan
Tambah 2.541 Kasus Covid-19 di Jakarta, 20.800 Pasien Masih Dirawat dan Diisolasi

Tambah 2.541 Kasus Covid-19 di Jakarta, 20.800 Pasien Masih Dirawat dan Diisolasi

Megapolitan
Penemuan Relief Petani di Gedung Sarinah yang Sedang Direnovasi . . .

Penemuan Relief Petani di Gedung Sarinah yang Sedang Direnovasi . . .

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X