Kompas.com - 18/07/2017, 08:42 WIB
Muhamad Rafiq Tirta (13), meninggalkan rumahnya yang beralamat di GDC sektor Melati Blok B2 No. 4 Jatimulya, Depok sejak Minggu (16/7/2017) malam. Kompas.com/Sherly PuspitaMuhamad Rafiq Tirta (13), meninggalkan rumahnya yang beralamat di GDC sektor Melati Blok B2 No. 4 Jatimulya, Depok sejak Minggu (16/7/2017) malam.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang bocah lelaki bernama Muhamad Rafiq Tirta (13), meninggalkan rumahnya di GDC sektor Melati Blok B2 Nomor 4 Jatimulya, Depok, Jawa Barat sejak Minggu (16/7/2017) malam.

Menurut keterangan ibu kandungnya, Santi Dewiyana, Rafiq merupakan anak berkebutuhan khusus. Saat ini Rafiq telah tamat Sekolah Dasar dan hendak melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah pertama (SMP).

Santi terakhir kali bertemu dengan putranya pada hari Minggu sekitar pukul 22.30 WIB.

"Waktu itu anak saya mau tidur. Pas saya bangun subuh sudah engga ada di kamar anak saya," kata Santi ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (18/7/2017).

Setelah dicek, Rafiq membawa tas punggung berwarna biru tua, beberapa potong baju, tas selempang warna hitam, sepatu berwarna hitam dan sebuah ponsel. Santi sempat meminta bantuan  kerabatnya yang bekerja di Polda Lampung untuk mengecek posisi terakhir korban melalui track ponselnya dan memperoleh informasi bahwa pada hari Minggu pukul 24.00 WIB, Rafiq berada di daerah Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat.

Setelah dilakukan pencarian hingga Senin malam, keluarga tak menemukan titik terang dan segera membuat laporan orang hilang di Polresta Depok.

Warga yang melihat Rafiq dengan sosok seperti pada foto di atas atau ciri-ciri yang telah disebutkan diharapkan untuk menghubungi kantor polisi terdekat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Anak Disabilitas Mengadu Sakit di Bagian Kelamin

Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Anak Disabilitas Mengadu Sakit di Bagian Kelamin

Megapolitan
Pengunjung Pasar Jatinegara Masih Wajib Mengenakan Masker

Pengunjung Pasar Jatinegara Masih Wajib Mengenakan Masker

Megapolitan
Pria Tewas dengan Luka Sayatan di Cibitung Bekasi Diduga Korban Pembunuhan

Pria Tewas dengan Luka Sayatan di Cibitung Bekasi Diduga Korban Pembunuhan

Megapolitan
Ruang Komputer di SMK Nasional Depok Terbakar

Ruang Komputer di SMK Nasional Depok Terbakar

Megapolitan
Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel Disundut Rokok dan Ditusuk-tusuk Obeng

Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel Disundut Rokok dan Ditusuk-tusuk Obeng

Megapolitan
Kelurahan Sunter Agung Buka Posko Pendaftaran DTKS Tahap Dua

Kelurahan Sunter Agung Buka Posko Pendaftaran DTKS Tahap Dua

Megapolitan
Muri Beri Penghargaan Kebun Raya Bogor Tepat pada Hari Ultah Ke-205

Muri Beri Penghargaan Kebun Raya Bogor Tepat pada Hari Ultah Ke-205

Megapolitan
Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Jangan Sampai Jadi Euforia

Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Jangan Sampai Jadi Euforia

Megapolitan
Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Aturannya Membingungkan

Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Aturannya Membingungkan

Megapolitan
Disayangkan, Fraksi Demokrat-PPP Tak Ikut Interpelasi Wali Kota Depok Terkait KDS

Disayangkan, Fraksi Demokrat-PPP Tak Ikut Interpelasi Wali Kota Depok Terkait KDS

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Tolak SK Menteri LHK, Berharap Hutan di Jawa Tak Dikelola Perorangan

Karyawan Perum Perhutani Tolak SK Menteri LHK, Berharap Hutan di Jawa Tak Dikelola Perorangan

Megapolitan
Cegah Penularan Hepatitis Akut Misterius, Ini Saran Dinkes DKI

Cegah Penularan Hepatitis Akut Misterius, Ini Saran Dinkes DKI

Megapolitan
Berlatih Budi Daya Anggur dan Melon demi Menambah Penghasilan...

Berlatih Budi Daya Anggur dan Melon demi Menambah Penghasilan...

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Belum Endemi tapi Prokes Dilonggarkan Sebebas Itu, Kontradiktif

Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Belum Endemi tapi Prokes Dilonggarkan Sebebas Itu, Kontradiktif

Megapolitan
Kasus Kekerasan Anak di Serpong Tangsel Terungkap Saat Ibu Korban Mengecek Ponsel Anaknya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong Tangsel Terungkap Saat Ibu Korban Mengecek Ponsel Anaknya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.