Tiang Pancang MRT Segera Dipasang di Lahan Penggugat

Kompas.com - 31/10/2017, 20:31 WIB
Toko Serba Indah milik Mahesh Lalmalani yang akan dijadikan Stasiun Haji Nawi mass rapid transit (MRT) di jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (23/10/2017). 26 lahan di Jalan Fatmawati akan segera dibongkar untuk proyek pembangunan MRT, Proyek ini diperkirakan akan rampung pada tahun 2018. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIToko Serba Indah milik Mahesh Lalmalani yang akan dijadikan Stasiun Haji Nawi mass rapid transit (MRT) di jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (23/10/2017). 26 lahan di Jalan Fatmawati akan segera dibongkar untuk proyek pembangunan MRT, Proyek ini diperkirakan akan rampung pada tahun 2018.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan dalam waktu dekat, tiang pancang akan dipasang di atas lahan warga yang menggugat MRT di sepanjang Jalan Fatmawati.

Menurut William, pemasangan tiang pancang untuk Stasiun Haji Nawi itu sudah terlambat dan memakan biaya lebih.

"Tapi kami bersyukur lahan ini bisa dilepaskan, keputusan MA kami belum terima tapi sudah ada di website," ujar William di Lebak Bulus, Selasa (31/10/2017).

Baca juga : Konstruksi MRT Sudah Tersambung dari Bundaran HI hingga Lebak Bulus

Sejauh ini, dua dari enam lahan yang disengketakan sudah diserahkan pemiliknya kendati putusan belum sampai ke tangan mereka.

Warga yang menyerahkan lahannya adalah Mahesh Lalmalani dan Heriyantomo. Pembongkaran lahan sudah dikerjakan oleh mereka sendiri dibantu Satpol PP dan kontraktor.

"Untuk yang lain, setelah putus ini sebisa mungkin segera dieksekusi," ujar William.

Adapun Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Jakarta Selatan Bambang Eko Prabowo mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai pendekatan agar empat pemilik lahan lainnya mengizinkan lahannya digunakan untuk proyek MRT.

"Percepatan dengan mendorong Dinas Bina Marga selaku pemilik lahan agar segera membuat surat permohonan eksekusi ke pengadilan, kami juga komunikasi ke warga agar bersedia memberikan izin pemanfaatan lahannya lebih dulu," kata Bambang ketika dihubungi.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Megapolitan
Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Megapolitan
Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Megapolitan
Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

Megapolitan
Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Megapolitan
Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Megapolitan
Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Megapolitan
Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Megapolitan
Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Megapolitan
Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Megapolitan
Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X