PP Muhammadiyah: Demo ke Kanisius Sama dengan Mendemo Muhammadiyah

Kompas.com - 16/11/2017, 14:30 WIB
Dari kanan ke kiri: Tomi Alumni Kanisius, Hans Alumni Kanisius, Buya Abror Aziz Ketua Dakwah dan Pengkajian Keagamaan PP Pemuda Muhammadiyah, Romo Heru Kepala Sekolah SMA Kanisius, Farid Ari Fandi Sekretaris Kesehatan dan Kesra PP, Andik Firmansyah PP, dan Romo Baskoro (baju putih) di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Rabu (15/11/2017). PP Pemuda MuhammadiyahDari kanan ke kiri: Tomi Alumni Kanisius, Hans Alumni Kanisius, Buya Abror Aziz Ketua Dakwah dan Pengkajian Keagamaan PP Pemuda Muhammadiyah, Romo Heru Kepala Sekolah SMA Kanisius, Farid Ari Fandi Sekretaris Kesehatan dan Kesra PP, Andik Firmansyah PP, dan Romo Baskoro (baju putih) di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Rabu (15/11/2017).
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com - Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menerima kunjungan dari para Romo dan alumni Kolese Kanisius, Pada Rabu (15/11/2017) sore. Dalam kunjungannya itu, J Heru Hendarto SJ, Ketua Yayasan Budi Siswa yang menaungi Sekolah SMP dan SMA Kolese Kanisius menyampaikan kecemasannya terkait isu, ajakan, serta provokasi untuk melakukan demo terhadap Kolese Kanisius, yang tersebar di sosial media.

Demo itu menyusul aksi walk out Ananda Sukarlan saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato pada acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di JIExpo Kemayoran, Sabtu (11/10/2017).

"Yang dikecewakan dan sesalkan adalah viralnya yang seakan aksi walk out dilakukan begitu banyak orang, sementara yang terjadi tidak demikian. Saudara Ananda pun melakukannya tidak secara provokatif, artinya itu adalah tanggung jawab pribadi," kata Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (16/11/2017).

Baca juga : Kolese Kanisius Surati Anies soal Walk Out Ananda Sukarlan

Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Azhar Simanjuntak mengingatkan agar semua pihak tak berlarut-larut soal pro kontra pemutaran film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI.  Jakarta, Jumat (22/2017).KOMPAS.com/ MOH NADLIR Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Azhar Simanjuntak mengingatkan agar semua pihak tak berlarut-larut soal pro kontra pemutaran film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI. Jakarta, Jumat (22/2017).
Terkait dengan kecemasan itu, Dahnil menyampaikan dukungan PP Muhammadiyah terhadap Kolese Kanisius. Dahnil mengatakan mendemo Kanisius, sama dengan mendemo Muhammadiyah.

"Kami tidak ingin hal tersebut terjadi pada tetangga terdekat kami Yakni Kolese Kanisius. Jadi, kami dengan rendah hati menyampaikan kepada siapa saja yang berusaha untuk memobilisir demonstrasi ke Kanisius, itu sama dengan demonstrasi juga di rumah kami, Gedung Dakwah Muhammadiyah yang menempel dengan Kolese Kanisius," ujar Dahnil.

Baca juga : Perhimpunan Alumni Kanisius Sayangkan Aksi Walk Out Ananda Sukarlan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dahnil mengatakan, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Pemuda Muhammadiyah akan berjaga dan memastikan agar tidak ada penyerangan dan melakukan demonstrasi terhadap Kolese Kanisius. Ia berharap tak akan ada mobilisasi massa yang menyulut stigma intoleran.

Selain itu, Dahnil mengatakan, Pemuda Muhammadiyah juga membantu Kanisius untuk menelusuri biang-biang provokasi di media sosial.

Kompas TV Lalu apa yang mendorong anak-anak Ragamuda mau bergerak dan berkampanye untuk persatuan dalam kebhinekaan?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Bentrokan, Polisi Bakal Tertibkan Atribut Ormas di Tangerang

Cegah Bentrokan, Polisi Bakal Tertibkan Atribut Ormas di Tangerang

Megapolitan
Sejumlah Pemuda Bawa Celurit Sambil Teriak 'Paket' di Cibubur, Ketua RT: Untung Warga Enggak Terpancing

Sejumlah Pemuda Bawa Celurit Sambil Teriak "Paket" di Cibubur, Ketua RT: Untung Warga Enggak Terpancing

Megapolitan
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Bentrokan Ormas PP-FBR di Ciledug

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Bentrokan Ormas PP-FBR di Ciledug

Megapolitan
Bentrokan Antar-ormas Kerap Terjadi di Ciledug, Polisi: Sudah Jadi Kebiasaan Mereka

Bentrokan Antar-ormas Kerap Terjadi di Ciledug, Polisi: Sudah Jadi Kebiasaan Mereka

Megapolitan
RS Polri Akan Periksa Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Besok

RS Polri Akan Periksa Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Besok

Megapolitan
Seorang Perempuan Tewas Tertabrak KRL di Klender

Seorang Perempuan Tewas Tertabrak KRL di Klender

Megapolitan
Rombongan Pemuda Bawa Senjata Tajam Sambil Teriak 'Paket' di Cibubur

Rombongan Pemuda Bawa Senjata Tajam Sambil Teriak "Paket" di Cibubur

Megapolitan
Diduga Kaget karena Letusan Ban, Seorang Pemuda Jatuh dan Tenggelam di Pelabuhan Sunda Kelapa

Diduga Kaget karena Letusan Ban, Seorang Pemuda Jatuh dan Tenggelam di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Tak Ditahan Polisi

Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Tak Ditahan Polisi

Megapolitan
Gas Bocor, 4 Kios di Duren Sawit Hangus Terbakar

Gas Bocor, 4 Kios di Duren Sawit Hangus Terbakar

Megapolitan
Mercy Lawan Arah di Tol JORR, Sopir Diduga Alami Demensia

Mercy Lawan Arah di Tol JORR, Sopir Diduga Alami Demensia

Megapolitan
Diduga Lecehkan Agama, Pria di Bekasi Diamankan Polisi

Diduga Lecehkan Agama, Pria di Bekasi Diamankan Polisi

Megapolitan
Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Mencapai 64,3 Persen

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Mencapai 64,3 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 November: DKI Jakarta Catat Penambahan 54 Kasus Covid-19

UPDATE 27 November: DKI Jakarta Catat Penambahan 54 Kasus Covid-19

Megapolitan
Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.