Kompas.com - 21/11/2017, 14:17 WIB
Tim investigasi Toyota pada Fortuner yang ditumpangi Setya Novanto StanlyTim investigasi Toyota pada Fortuner yang ditumpangi Setya Novanto
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih menunggu hasil investigasi Toyota Astra Motor (TAM) terkait kasus kecelakaan tunggal yang dialami Ketua DPR RI Setya Novanto. Hasil investigasi itu diperkirakan akan keluar pada akhir pekan ini.

"Hari Jumat (17 November 2017) kan dipanggil dan hari Sabtu (2/12/2017) dia (Toyota) baru bisa memberikan hasilnya," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra saat dihubungi, Selasa (21/11/2017).

Mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi Novanto menabrak tiang lampu jalan di daerah Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis pekan lalu.

Halim menjelaskan, investigasi yang dilakukan Toyota terkait kantung udara atau air bag yang tak keluar atau mengembang saat mobil yang ditumpangi Novanto menabrak tiang lampu jalan. Ia tak mau berandai-andai mengenai kenapa kantong udara itu tak keluar saat terjadinya kecelakaan.

"Saya bukan ahlinya, makanya dari Toyota yang memberikan keterangan," kata Halim.

Baca juga : Toyota: Investigasi Kecelakaan Mobil Novanto Belum Selesai

Dalam kecelakaan ini, hanya Novanto yang mengalami luka. Pengemudinya,  Hilman yang saat itu wartawan Metro TV, dan ajudan Novanto, Reza, yang duduk di kursi depan tak mengalami luka-luka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan keterangan polisi, kap dan bemper mobil rusak, ban depan kanan pecah, dan kaca bagian tengah kiri pecah.

Hilman telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan itu.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Megapolitan
Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Megapolitan
Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Megapolitan
Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Megapolitan
Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Megapolitan
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Megapolitan
Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Megapolitan
Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Megapolitan
BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
RSUD Kabupaten Bekasi Mulai Buka Perawatan untuk Pasien Non-Covid-19

RSUD Kabupaten Bekasi Mulai Buka Perawatan untuk Pasien Non-Covid-19

Megapolitan
Anies Sebut Warga yang Sudah Vaksinasi Dua Kali Bisa Bebas Kemana Saja

Anies Sebut Warga yang Sudah Vaksinasi Dua Kali Bisa Bebas Kemana Saja

Megapolitan
Polisi Terima 23 Aduan Pungli Bansos di Kota Tangerang

Polisi Terima 23 Aduan Pungli Bansos di Kota Tangerang

Megapolitan
Puluhan Kios dan Lapak Rongsokan Terbakar di Bekasi Timur

Puluhan Kios dan Lapak Rongsokan Terbakar di Bekasi Timur

Megapolitan
Moge Kawasaki ER-6N Tabrak Motor di Bintaro, Pengendara Beat Tewas di Tempat

Moge Kawasaki ER-6N Tabrak Motor di Bintaro, Pengendara Beat Tewas di Tempat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X