Kompas.com - 23/11/2017, 18:25 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji di Lapangan IRTI, Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIKepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji di Lapangan IRTI, Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta melakukan tes urine terhadap 500 pengemudi truk sampah yang ada di bawah DLH, Kamis (23/11/2017). Tes urine ini untuk memastikan para pengemudi truk sampah DKI Jakarta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kepala DLH DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, langkah itu dilakukan agar para pengemudi yang terbukti melakukan penyalahgunaan narkotika akan diberikan sanksi tegas. Dinas DLH tak akan memperpanjang kontrak kerja mereka.

“Kami ingin pastikan, para sopir truk sampah kami bebas narkoba agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya. Kontrak kerja mereka tidak akan diperpanjang," ujar Adji dalam pengarahannya yang diikuti semua sopir truk sampah DLH, di Jakarta.

Baca juga : Tersangka Pelemparan Batu ke Truk Sampah DKI Sudah Beraksi Puluhan Kali

Adji mengatakan, langkah tegas itu diambil selain karena petugas yang menggunakan narkoba membahayakan penguna jalan lain juga berpotensi merusak aset daerah.

“Bapak-bapak tahu, bahwa truk sampah yang bapak-bapak kemudikan itu ada yang lebih mahal dari Pajero dan Alphard. Itu barang milik daerah jangan dirusak dengan mengemudi ugal-ugalan dan membahayakan,” kata Adji.

Selaku aparatur pemerintah dan pelaku pelayanan publik, Adji meminta agar setiap petugas memberi contoh kepada masyarakat dengan memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara terpisah, Kasi Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi DKI Jakarta, Shilvya Febrina Iraman mengatakan, kegiatan itu diselenggarakan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pekerja. Shilvya mengatakan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pekerja mencapai 40 persen dari total pengguna narkoba di Jakarta.

Ada enam komponen zat yang diperiksa BNN dalam kegiatan tersebut. Salah satunya pemeriksaan zat yang biasa ditemukan dalam obat-obat yang umum dijual di pasaran. Untuk itu, pada sesi wawancara, petugas menanyakan apakah yang bersangkutan selama 7 hari terakhir mengkonsumsi obat atau jamu.

Program kerjasama dengan BNN Provinsi DKI Jakarta itu akan dilaksanakan secara berkelanjutan guna mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan DLH DKI Jakarta.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan data-data pengguna narkoba di Ibu Kota yang kebanyakan adalah karyawan dan tidak sedikit dari kalangan pelajar. Angkanya terus meningkat dan harus segera ditanggulangi.

"Di Jakarta angka ini meningkat. Diperkirakan ada lebih dari 500.000 pengguna narkoba, 40 persennya adalah karyawan dan 20 persen adalah siswa. Ini informasi dari kepala BNNP DKI," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa.

Anies mengatakan, data BNNP Jakarta menunjukkan peningkatan jumlah pengedar narkotika anak hingga 300 persen dalam tiga tahun terakhir. Pada 2014, ada 12.929 kasus narkotika, dan meningkat pada 2016 menjadi 17.300 kasus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Megapolitan
SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

Megapolitan
Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Megapolitan
Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Megapolitan
UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Megapolitan
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Megapolitan
Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Megapolitan
Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Megapolitan
Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Megapolitan
Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Megapolitan
Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Megapolitan
Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.