Kompas.com - 05/12/2017, 18:51 WIB
Penumpang berjalan di jembatan penyeberangan usai sampai di Halte Dukuh Atas, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2013). Pembenahan sarana angkutan umum mendesak dilakukan untuk mencegah lalu lintas Jakarta macet total. KOMPAS/WISNU WIDIANTOROPenumpang berjalan di jembatan penyeberangan usai sampai di Halte Dukuh Atas, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2013). Pembenahan sarana angkutan umum mendesak dilakukan untuk mencegah lalu lintas Jakarta macet total.
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi merujuk Fahruzi Lubis (34), pelaku pengancaman terhadap anggota polisi, ke RS Polri. Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi Kompol Tri Suryawan mengatakan hal ini dilakukan lantaran Fahruzi diduga mengidap gangguan jiwa.

"Kenapa kami bawa ke RS Polri, karena pelaku saat memberikan keterangan tidak jelas dan ngawur. Maka dari itu perlu kami tes kejiwaannya," ujar Tri saat dihubungi, Selasa (5/12/2017).

Kasus Fahruzi bermula ketika ia ditemukan sedang ribut dengan para pejalan kaki di kawasan Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (1/12/2017). Dia menodong-nodongkan pisau dapur. Brigadir M Gigih Wibisana, anggota Polantas yang berusaha menenangkannya turut diancam.

"Pelaku meneriakkan 'Saya bisa nekat ini' dan meneriakkan supaya polisi semuanya bertaubat dan beristighfar karena polisi gendut memakan duit anak yatim," ujar Tri.

Sejak diperiksa pada Jumat itu, Fahruzi tetap melantur. Tak ada motif terorisme dari aksinya. Ia sementara dikenakan Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12/1951.

"Kalau kondisinya sehat, kami proses. Jika mengalami gangguan kejiwaan, kami akan lakukan SP3," kata Tri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahannya Mau Diserbot, Yayasan Carolus Laporkan Sejumlah Oknum Aparat ke Pihak Berwenang

Lahannya Mau Diserbot, Yayasan Carolus Laporkan Sejumlah Oknum Aparat ke Pihak Berwenang

Megapolitan
Pengemudi Bus di Terminal Kalideres Keluhkan Adanya Larangan Mudik

Pengemudi Bus di Terminal Kalideres Keluhkan Adanya Larangan Mudik

Megapolitan
2 Hari Operasi Keselamatan Jaya, 744 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Polda Metro

2 Hari Operasi Keselamatan Jaya, 744 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Polda Metro

Megapolitan
Terminal Pulo Gebang Tak Akan Kurangi Jumlah PO Bus Selama Periode Larangan Mudik Lebaran

Terminal Pulo Gebang Tak Akan Kurangi Jumlah PO Bus Selama Periode Larangan Mudik Lebaran

Megapolitan
Wagub DKI Akan Cek Status Rumah Menlu Pertama RI yang Dijual

Wagub DKI Akan Cek Status Rumah Menlu Pertama RI yang Dijual

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Tak Ada Temuan Kasus Covid-19 Selama Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Wagub DKI Sebut Tak Ada Temuan Kasus Covid-19 Selama Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Kejari Dalami Dugaan Korupsi yang Diungkap Petugas Damkar Depok

Kejari Dalami Dugaan Korupsi yang Diungkap Petugas Damkar Depok

Megapolitan
Disparekraf DKI: Restoran Tidak Boleh Tampilkan Pertunjukan DJ Selama Ramadhan

Disparekraf DKI: Restoran Tidak Boleh Tampilkan Pertunjukan DJ Selama Ramadhan

Megapolitan
Hari Pertama Ramadhan, Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Sepi Pengunjung

Hari Pertama Ramadhan, Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Sepi Pengunjung

Megapolitan
[Update 13 April]: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Bertambah 828

[Update 13 April]: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Bertambah 828

Megapolitan
Jadwal Azan Subuh di Kota Bekasi Selama Ramadhan 2021

Jadwal Azan Subuh di Kota Bekasi Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Soal Varian Baru Virus Corona, Dinkes DKI: Enggak Mungkin Enggak Ada di Jakarta

Soal Varian Baru Virus Corona, Dinkes DKI: Enggak Mungkin Enggak Ada di Jakarta

Megapolitan
Listrik di Sejumlah Titik di Pasar Minggu Masih Padam

Listrik di Sejumlah Titik di Pasar Minggu Masih Padam

Megapolitan
Jadwal Azan Subuh di Tangerang Raya Selama Ramadhan 2021

Jadwal Azan Subuh di Tangerang Raya Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Jadwal Azan Subuh di Kota Depok Selama Ramadhan 2021

Jadwal Azan Subuh di Kota Depok Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X