Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bukan Transaksi Narkoba, 2 Pria yang Dikepung Warga Pesanggrahan Ternyata Mau ke Rumah Saudara

Kompas.com - 23/04/2024, 15:49 WIB
Dzaky Nurcahyo,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Pesanggrahan Kompol Tedjo Asmoro memastikan, dua pria yang dikepung warga di Jalan Perdana I, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, tak terkait transaksi narkoba.

“Jadi warga tahunya mereka ini bandar narkoba, padahal bukan,” ujar dia saat dikonfirmasi, Selasa (23/4/2024).

Baca juga: 2 Pria Dikepung Warga karena Diduga Transaksi Narkoba, Ternyata Salah Paham

Tedjo mengungkapkan, dua pria itu hendak pergi ke rumah saudaranya di wilayah Petukangan Selatan.

Namun, mereka justru dicurigai tengah bertransaksi narkoba.

“Padahal mereka itu mau main ke rumah saudaranya. Sudah kami tes urine juga, hasilnya negatif,” tutur dia.

Tedjo menegaskan, tidak ada peristiwa pemukulan saat dua pria tersebut dikepung warga sekitar.

Mereka langsung dibawa ke Mapolsek Pesanggrahan supaya tidak diamuk warga.

“Tidak ada pemukulan. Mereka langsung kami amankan ke kantor untuk dimintai keterangan. Semua aman terkendali,” imbuh dia.

 

Diberitakan sebelumnya, warga Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, mengamankan dua pria di Jalan Perdana I karena diduga tengah melakukan transaksi jual-beli narkotika.

Video penangkapan oleh warga kemudian viral di media sosial.

Salah satunya dibagikan akun Instagram @lensa.berita.jakarta, Selasa (23/4/2024).

Dalam narasinya, kedua pria yang belum diketahui identitasnya itu diduga bertransaksi narkoba pada Minggu (21/4/2024) sore.

Mulanya, warga curiga karena melihat barang yang terbungkus plastik hitam.

Selain itu, warga juga melihat botol berisi cairan yang dicurigai adalah barang haram.

Baca juga: Anak yang Bacok Ibu di Cengkareng Positif Konsumsi Narkoba

Warga yang tinggal di sekitar Jalan Perdana I kemudian berduyun-duyun datang ke lokasi dan nyaris main hakim sendiri.

Namun, petugas kepolisian dari Polsek Pesanggrahan yang datang ke lokasi mengamankan kedua pria tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Satu Pelajar Kritis Usai Terlibat Tawuran di Bekasi

Satu Pelajar Kritis Usai Terlibat Tawuran di Bekasi

Megapolitan
Sindikat Curanmor di Palmerah Bobol 4 Motor Tiap Semalam Selama Tiga Bulan

Sindikat Curanmor di Palmerah Bobol 4 Motor Tiap Semalam Selama Tiga Bulan

Megapolitan
Agenda Pemeriksaan SYL dalam Kasus Firli Besok Terhalang Jadwal Sidang

Agenda Pemeriksaan SYL dalam Kasus Firli Besok Terhalang Jadwal Sidang

Megapolitan
Jalan Terjal Ahok Maju Pilkada Jakarta 2024, Pernah Kalah Pilkada DKI 2017 dan Calon Lawan yang Kuat

Jalan Terjal Ahok Maju Pilkada Jakarta 2024, Pernah Kalah Pilkada DKI 2017 dan Calon Lawan yang Kuat

Megapolitan
Warga Koja Gerebek Pengedar Narkoba yang Lagi 'Nyabu' di Kontrakannya

Warga Koja Gerebek Pengedar Narkoba yang Lagi "Nyabu" di Kontrakannya

Megapolitan
Petugas Gabungan Tertibkan APK Bakal Calon Wali Kota Bogor

Petugas Gabungan Tertibkan APK Bakal Calon Wali Kota Bogor

Megapolitan
Satpol PP Tertibkan Puluhan Spanduk Bacawalkot di Kota Bogor

Satpol PP Tertibkan Puluhan Spanduk Bacawalkot di Kota Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Anggota Sindikat Pencurian Motor di Palmerah

Polisi Tangkap 3 Anggota Sindikat Pencurian Motor di Palmerah

Megapolitan
LBH Jakarta Sebut Pemberian Bintang Empat Prabowo Abaikan UU TNI

LBH Jakarta Sebut Pemberian Bintang Empat Prabowo Abaikan UU TNI

Megapolitan
Polisi Imbau Warga Bikin SIM Langsung di Satpas, Jangan Termakan Iming-iming Medsos

Polisi Imbau Warga Bikin SIM Langsung di Satpas, Jangan Termakan Iming-iming Medsos

Megapolitan
NIK 213.831 Warga Sudah Dipindahkan ke Luar Jakarta, Dukcapil: Akan Terus Bertambah

NIK 213.831 Warga Sudah Dipindahkan ke Luar Jakarta, Dukcapil: Akan Terus Bertambah

Megapolitan
Polisi Musnahkan 300 Knalpot Brong di Koja dengan Gergaji Mesin

Polisi Musnahkan 300 Knalpot Brong di Koja dengan Gergaji Mesin

Megapolitan
Polresta Bogor Luncurkan Aplikasi SiKasep, Lapor Kehilangan Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi

Polresta Bogor Luncurkan Aplikasi SiKasep, Lapor Kehilangan Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi

Megapolitan
Janggal dengan Kematian Anaknya di Dalam Toren, Ibu Korban: Ada Bekas Cekikan

Janggal dengan Kematian Anaknya di Dalam Toren, Ibu Korban: Ada Bekas Cekikan

Megapolitan
Pemalsu Dokumen yang Ditangkap Polsek Setiabudi Pernah Jadi Calo SIM

Pemalsu Dokumen yang Ditangkap Polsek Setiabudi Pernah Jadi Calo SIM

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com