Jambret Tas Warga, Dua Pria di Penjaringan Ditangkap Polisi - Kompas.com

Jambret Tas Warga, Dua Pria di Penjaringan Ditangkap Polisi

Kompas.com - 09/01/2018, 18:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nahas menimpa Rohenah (48), warga Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat saat melintas di jalan Pantai Timur, Kapuk Muara, Penjaringan Jakarta Utara.

Saat tengah berkendara, tas genggam milik Rohenah yang berisi dompet dan telepon genggam di jambret dua orang yang menggunakan sepeda motor. Kedua tersangka pelaku, Tri Apriyanto (22) warga Pejagalan dan Ahmad Apriyani (25) warga Penjaringan, langsung tancap gas melarikan diri dengan hasil rampasannya.

"Setelah kedua pelaku melakukan aksinya, mereka kabur. Korban yang melihat tasnya dibawa lari berteriak minta tolong dan mengejar pelaku," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Reza Arief Dewanto dalam keterangan Selasa (9/1/2018).

Saksi yang berada di sekitar lokasi kebetulan merupakan anggota polisi dari Polsek Metro Penjaringan. Saksi yang seorang polisi itu lalu melakukan pengejaran.

Kedua tersangka kemudian berhasil ditangkap setelah terjadi aksi kejar-kejaran.

Pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa satu buah tas genggam milik korban beserta telepon seluler. Polisi juga menyita sepeda motor yang digunakan pelaku.

Para pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.


EditorEgidius Patnistik
Komentar

Terkini Lainnya

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan

Close Ads X