Kompas.com - 22/01/2018, 12:24 WIB
Kondisi box girder LRT yang roboh di Kayu Putih, Jakarta Timur, Senin (22/1/2018) Stanly RavelKondisi box girder LRT yang roboh di Kayu Putih, Jakarta Timur, Senin (22/1/2018)
Penulis Stanly Ravel
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Jakpro Satya Heraghandi mengatakan, robohnya box girder pada konstruksi proyek light rapid transit (LRT) di kawasan Jalan Raya Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (22/1/2018), merupakan kejadian yang tidak biasa.

"Jadi ini tidak biasa karena box girder sudah terpasang sejak pukul 18.00 sore lalu jam 12.00 malam roboh," ucap Satya saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Baca juga : Kronologi Robohnya Konstruksi LRT Menurut Dirut Jakpro

Biasanya, lanjut Satya, bila ada kejadian seperti ini, posisi box girder belum dalam kondisi terpasang.

Hal yang pasti, PT Jakpro melakukan investigasi atas robohnya box girder tersebut. "Dari beberapa saksi sudah mengatakan bahwa kondisi semalam ini cuacanya cukup ekstrem, angin kencang dan lainnya, tapi itu akan kita selidiki juga," kata Satya.

Proses investigasi masih berjalan hingga saat ini. Tampak tempat kejadian perkara robohnya box girder tersebut diamakan dari aktivitasi. Lokasi tersebut juga dipasangi garis polisi.

"Tim investigasi minta waktu dua minggu, tapi saya mintan dipercepat, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ketahuan," ujar Satya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga : Tiga Korban Robohnya Proyek LRT Telah Dipulangkan

Box girder LRT span P28-P29 roboh di Jalan Kayu Putih Raya, RW 016, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Senin dini hari. Lima pekerja memjadi korban dalam peristiwa ini.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.