Kompas.com - 22/02/2018, 18:16 WIB
Artis sekaligus presenter Ramzi dalam acara penandatanganan perjanjian pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan artis di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIArtis sekaligus presenter Ramzi dalam acara penandatanganan perjanjian pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan artis di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Ramzi berpendapat, artis yang mengonsumsi narkoba adalah artis-artis yang tidak percaya diri.

Menurut dia, artis-artis itu memakai narkoba untuk menumbuhkan rasa percaya diri.

"Bagi teman-teman (artis) yang menggunakan narkoba, mereka tidak ada rasa percaya diri. Jujur, kalian harus jujur," ujar Ramzi dalam acara deklarasi berantas narkoba di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).

Baca juga: Polisi Kejar Mantan Sopir Manajemen Artis Terkait Kasus Narkoba Dhawiya Cs

Ramzi pun bercermin pada dirinya sendiri.

Selama belasan tahun berkarier di dunia hiburan, dia mengaku selalu menghindari penggunaan narkoba.

Meski demikian, dia tetap mendapatkan banyak pekerjaan.

Baca juga: Polisi Sebut Artis Inisial R adalah Pemakai dan Pengedar Narkoba

"Saya sudah belasan tahun mempertahankan karier saya di dunia film, sinetron, sekarang presenter, tidak sama sekali menggunakan narkoba, dan alhamdulillah sampai saat ini, saya masih bisa bekerja sama dengan banyak pihak. Bukan karena saya (mengonsumsi) narkoba," katanya.

Ia mengatakan, narkoba bukanlah bagian gaya hidup para artis.

Sebagai sesama pekerja hiburan, Ramzi berharap para artis yang kecanduan segera berhenti mengonsumsi narkoba. Sebab, artis harus memberikan contoh baik untuk masyarakat.

Baca juga: Buwas Ungkap Kemiripan Jaringan Narkoba Indonesia dengan Arab Saudi

"Artis itu sumber berita, artis itu panutan, itu enggak bisa dipungkiri. Kalau PNS tertangkap, mungkin dia beban moralnya sama keluarga dan anak istrinya, tetapi kalau artis ini (beban moralnya) sama penggemar yang jumlahnya banyak," ucap Ramzi.

Sebelumnya, jajaran artis, manajemen, dan produser bersama Polres Metro Jakarta Selatan menandatangani perjanjian pemberantasan narkoba di lingkungan artis.

Mereka juga mendeklarasikan diri untuk tidak menyalahgunakan narkoba.

Kompas TV Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengungkap bagaimana upaya penangkapan terhadap para selebritas pengguna narkoba.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuasa Hukum Korban Minta Polres Depok Segera Tangani Kasus Dugaan KDRT

Kuasa Hukum Korban Minta Polres Depok Segera Tangani Kasus Dugaan KDRT

Megapolitan
Terima Paket 4 Liter Sabu Cair dari Luar Negeri, Seorang Kurir Ditangkap di Cengkareng

Terima Paket 4 Liter Sabu Cair dari Luar Negeri, Seorang Kurir Ditangkap di Cengkareng

Megapolitan
Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Perempuan yang Diduga Korban KDRT

Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Perempuan yang Diduga Korban KDRT

Megapolitan
Kasus Anak Jual Kulkas Ibunya Berlanjut ke Meja Hijau, Kuasa Hukum Terdakwa: Sebaiknya Dihentikan

Kasus Anak Jual Kulkas Ibunya Berlanjut ke Meja Hijau, Kuasa Hukum Terdakwa: Sebaiknya Dihentikan

Megapolitan
Pedagang di Pasar Serpong Belum Tahu soal Kebijakan Harga Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Pedagang di Pasar Serpong Belum Tahu soal Kebijakan Harga Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Megapolitan
Bertambah 95, Kini Total Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Capai 2.957

Bertambah 95, Kini Total Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Capai 2.957

Megapolitan
PTM di 18 Sekolah di Jakpus Dihentikan karena Temuan Kasus Covid-19, Total 37 Siswa Terpapar

PTM di 18 Sekolah di Jakpus Dihentikan karena Temuan Kasus Covid-19, Total 37 Siswa Terpapar

Megapolitan
Polisi Dalami Tujuan Kakek 89 Tahun Kendarai Mobil Sebelum Tewas Dikeroyok

Polisi Dalami Tujuan Kakek 89 Tahun Kendarai Mobil Sebelum Tewas Dikeroyok

Megapolitan
Usut Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Wali Kota Akan Panggil Sudin Bina Marga

Usut Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Wali Kota Akan Panggil Sudin Bina Marga

Megapolitan
Pertunjukan Barongsai Saat Perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Ditiadakan

Pertunjukan Barongsai Saat Perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Ditiadakan

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Jakarta Selatan, Wali Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Kasus Omicron Terdeteksi di Jakarta Selatan, Wali Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Bertambah, Temuan Kasus Covid-19 Kini Ada di 90 Sekolah Jakarta

Bertambah, Temuan Kasus Covid-19 Kini Ada di 90 Sekolah Jakarta

Megapolitan
Kasus Covid-19 di PN Depok Bertambah, 21 Pegawai Terkonfirmasi Positif

Kasus Covid-19 di PN Depok Bertambah, 21 Pegawai Terkonfirmasi Positif

Megapolitan
Alasan Ibu Laporkan Anak yang Jual Kulkasnya: Saya Tak Kuat Lagi, Saya Diusir, Pantas Enggak?

Alasan Ibu Laporkan Anak yang Jual Kulkasnya: Saya Tak Kuat Lagi, Saya Diusir, Pantas Enggak?

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan 26 Rumah di Tambora, Diduga akibat Korsleting

Kebakaran Hanguskan 26 Rumah di Tambora, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.