Mucikari 19 Tahun yang Dibekuk Polisi Pernah Jadi Korban Prostitusi Online

Kompas.com - 02/03/2018, 17:27 WIB
Barang bukti yang diamankan Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok pada penangkapan FR, Kamis (1/3/2018). Dokumentasi/Polres Tanjung PriokBarang bukti yang diamankan Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok pada penangkapan FR, Kamis (1/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - FR alias MAF, mucikari berusia 19 tahun yang ditangkap Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis (1/3/2018) memiliki rekam jejak sebagai pekerja prostitusi online.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok  AKP Moh Faruk Rozi mengatakan, para pekerja prostitusi yang ditawarkan oleh FR juga tercatat sebagai mantan rekan seprofesinya.

"Mucikari ini dulunya adalah pelaku prostitusi online yang beralih profesi menjadi mucikari. (Pekerja prostitusi) yang dia pasarkan itu ya teman-temannya dulu saat masih bergelut sebagai pekerja prositusi online," kata Rozi saat dihubungi, Jumat (2/3/2018).

Rozi menuturkan FR telah beroperasi sebagai mucikari prostitusi online sejak tujuh bulan terakhir. Pekerja prostitusi yang ditawarkan oleh FR pun tak terbatas pada dua orang yang ditangkap semalam.


Baca juga : Mucikari Prostitusi Online Berusia 19 Tahun Dibekuk Polisi

"Kalau dengan dua orang ini dia baru tujuh bulan jadi mucikari. Kalau dari data yang dia mucikariin banyak, tapi untuk sementara baru dua orang yang dimintai keterangan," katanya.

Rozi juga mengatakan, dua pekerja prostitusi yang dipasarkan oleh FR tidak mengalami pemaksaan apapun. Pasalnya, baik FR maupun korbannya mengaku terjun ke dunia prostitusi karena desakan ekonomi.

Sementara, Rozi menuturkan pihaknya masih mendalami dan mengembangkan kasus ini. Ia tidak menutup kemungkinan apabila FR tergabung dalam jaringan prostitusi yang lebih besar.

Baca juga : Prostitusi Online Via WhatsApp Terbongkar, 3 Mucikari Ditangkap

Kamis (1/3/2018) malam, Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok menangkap FR di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi mengamankan dua pekerja prostitusi di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

"Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengamanakan dua orang wanita yang menjadi korban prostitusi online/perdagangan orang. Kemudian dikembangkan ke mucikarinya atas nama FR alias M.A.F di Jalan Salemba Utan Barat," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Jumat (2/3/2018).

Eko mengatakan, FR berperan dalam memasang iklan di situs internet yang menawarkan perempuan untuk di-booking.

FR dijerat sejumlah pasal, yaitu Pasal 2 ayat (1) UU No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana  Perdagangan Orang, Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 (1) UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik, dan Pasal 506 KUHP.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

August Parengkuan di Mata Lilik Oetama

August Parengkuan di Mata Lilik Oetama

Megapolitan
Polisi Siapkan 1.500 Personel Amankan Demo BEM SI di Istana

Polisi Siapkan 1.500 Personel Amankan Demo BEM SI di Istana

Megapolitan
Remaja Pemalak Sopir Truk di Angke Ditangkap, Tak Terima Uang Rp 2.000 Saat Beraksi

Remaja Pemalak Sopir Truk di Angke Ditangkap, Tak Terima Uang Rp 2.000 Saat Beraksi

Megapolitan
Ini Tunjangan Tambahan yang Didapat Pimpinan dan Anggota DPRD DKI

Ini Tunjangan Tambahan yang Didapat Pimpinan dan Anggota DPRD DKI

Megapolitan
4 Fakta Kasus Pencabulan 7 Bocah Perempuan oleh Guru Ngaji

4 Fakta Kasus Pencabulan 7 Bocah Perempuan oleh Guru Ngaji

Megapolitan
Seorang Ibu di Kebon Jeruk Aniaya Anaknya yang Berusia 2 Tahun hingga Tewas

Seorang Ibu di Kebon Jeruk Aniaya Anaknya yang Berusia 2 Tahun hingga Tewas

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Ini Harapan Masyarakat dari Berbagai Lapisan

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Ini Harapan Masyarakat dari Berbagai Lapisan

Megapolitan
Sambut Pemerintahan Baru Jokowi-Ma'ruf, BEM SI Kembali Gelar Demo di Istana Hari Ini

Sambut Pemerintahan Baru Jokowi-Ma'ruf, BEM SI Kembali Gelar Demo di Istana Hari Ini

Megapolitan
Serba-serbi Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, dari Nasi Goreng Gratis hingga Konvoi Bajaj

Serba-serbi Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, dari Nasi Goreng Gratis hingga Konvoi Bajaj

Megapolitan
Saat Eggi Sudjana dan Mayjen TNI (Purn) Soenarko Kembali Terjerat Kasus Pidana

Saat Eggi Sudjana dan Mayjen TNI (Purn) Soenarko Kembali Terjerat Kasus Pidana

Megapolitan
Pengamat: Perlu Ada Tes Psikologi untuk Dapatkan SIM

Pengamat: Perlu Ada Tes Psikologi untuk Dapatkan SIM

Megapolitan
27 Orang Mengungsi akibat Kebakaran di Cawang

27 Orang Mengungsi akibat Kebakaran di Cawang

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Tersangka Pelaku Curanmor di Tanjung Duren

Polisi Tangkap 3 Tersangka Pelaku Curanmor di Tanjung Duren

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN]: Eggi Sudjana Ditangkap Lagi I Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi buat Relawan Jokowi-Ma'ruf

[POPULER MEGAPOLITAN]: Eggi Sudjana Ditangkap Lagi I Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi buat Relawan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Kemungkinan Capai 36 Derajat Celsius

BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Kemungkinan Capai 36 Derajat Celsius

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X