Sejumlah Rumah Sakit dan Puskesmas di Jakarta Terlambat Dibangun - Kompas.com

Sejumlah Rumah Sakit dan Puskesmas di Jakarta Terlambat Dibangun

Kompas.com - 14/03/2018, 14:13 WIB
Puskesmas Kelurahan Rawajati II, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (9/2/2018).KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNA Puskesmas Kelurahan Rawajati II, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (9/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Prihartono mengungkapkan sejumlah unit layanan kesehatan di Jakarta bakal terlambat diresmikan lantaran pembangunannya tak kunjung dimulai.

"Rata-rata rumah sakit gede yang terlambat. RS Koja, RS Pasar Rebo, RA Cengkareng, RS Duren Sawit," kata Koesmedi kepada Kompas.com, Rabu (14/3/2018).

Penyebabnya, karena bangunan rumah sakit yang lama belum dihapus oleh Badan Aset Daerah. Karena belum dihapus, pembangunan tak bisa dimulai. Padahal Koesmedi mengaku pihaknya sudah jauh-jauh hari melakukan lelang pembangunan.

"Kayak 2017 ini kami lelang duluan, tapi enggak dihapus-hapus. Ya enggak bisa bangun dong. Kalau lelang kan begitu anggaran keluar baru tanda tangan kontraknya," ujar Koesmedi.


Baca juga : Didatangi Anies, Kepala Puskesmas Adukan Kurangnya Kapasitas Menampung Pasien

Pada 2017, Dinas Kesehatan DKI menganggarkan pembangunan atau rehabilitasi 34 puskesmas dan rumah sakit. Namun dua di antaranya, salah satunya RS Cilincing, belum selesai pembangunannya.

Koesmedi mengatakan waktu pekerjaan sebenarnya tepat waktu, namun mulainya yang terlambat karena penghapusan aset yang memakan waktu hingga tiga bulan.



Close Ads X