Pengemudi Honda Jazz Panik Dilarang Masuk Tol Kunciran karena Ingin Antar Anaknya UN - Kompas.com

Pengemudi Honda Jazz Panik Dilarang Masuk Tol Kunciran karena Ingin Antar Anaknya UN

Kompas.com - 16/04/2018, 12:14 WIB
Petugas BPTJ memberikan brosur pemberitahuan peraturan sistem ganjil-genap saat uji coba sistem ganjil genap di Pintu Tol Kunciran 2, Tangerang, Banten, Senin (16/4/2018). Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menargetkan, kebijakan sistem ganjil-genap di tol Tangerang-Jakarta bisa mengurangi kepadatan menuju Jakarta hingga 50 persen.KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBEL Petugas BPTJ memberikan brosur pemberitahuan peraturan sistem ganjil-genap saat uji coba sistem ganjil genap di Pintu Tol Kunciran 2, Tangerang, Banten, Senin (16/4/2018). Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menargetkan, kebijakan sistem ganjil-genap di tol Tangerang-Jakarta bisa mengurangi kepadatan menuju Jakarta hingga 50 persen.

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang pengemudi Honda Jazz berwarna merah panik ketika mobilnya dihentikan petugas saat hendak masuk Tol Kunciran 2, Tangerang, Senin (16/4/2018). Mobil tersebut tidak bisa masuk tol karena berpelat nomor ganjil. 

Petugas kepolisian tidak mengizinkan mobil tersebut masuk karena melanggar sistem ganjil genap yang diberlakukan di pintu tol mulai hari ini.

Perempuan yang mengemudikan mobil itu membawa seorang anak laki-laki. Ia kebingungan dan meminta arahan petugas.

Pengemudi itu mengatakan sedang terburu-buru untuk mengantarkan anaknya berangkat ke sekolah mengikuti ujian nasional (UN).

"Mau antar anak saya UN, pintu tol mana saja, deh, Pak," ujar pengendara itu.

Baca juga: Ganjil Genap Tak Berlaku untuk Kendaraan Dinas Pejabat Berpelat RF

Petugas kemudian mengarahkan pengemudi tersebut melintas di Tol Karawaci. Namun, pengemudi itu menolak karena dinilai terlalu jauh.

Pengemudi Honda Jazz yang panik tersebut kemudian berusaha memarkirkan mobilnya di ruas Pintu Tol Kunciran 2. Ia mencoba meninggalkan mobilnya dan berusaha mencari taksi online.

"Udah, deh, naik Grab aja, diderek-diderek, deh," ujarnya. 

Pengemudi itu sesaat memarkirkan mobilnya. Namun, tak berselang lama, dia kemudian memutar mencari alternatif jalur lain yang bisa dilalui.

Seorang pengemudi mobil Daihatsu Terios juga tampak memarahi petugas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang sedang menghentikan mobilnya.

Ia mengatakan tidak mengetahui sistem ganjil genap diberlakukan di Tol Kunciran 2.

Ia juga meminta petugas untuk tidak melarangnya memasuki tol karena dia menganggap petugas hanya melakukan sosialisasi.

"Enggak boleh dilarang dong, Pak, Bapak sosialisasi ke saya. 'Pak, satu Mei Bapak sudah enggak bisa (lewat).' Jadi, saya tahu sudah persiapan, gitu lho, Pak," ujarnya. 

Pemerintah menggelar uji coba sistem ganjil genap di tol Tangerang-Jakarta dan Jagorawai mulai hari ini hingga Mei. Adapun sistem tersebut mulai berlaku pukul 06.00 hingga 09.00. Kepadatan kendaraan menuju Jakarta ditargetkan berkurang hingga 50 persen.


Terkini Lainnya

Kronologi Penangkapan Bupati Cianjur, Dimulai Sejak Rabu Dini Hari

Kronologi Penangkapan Bupati Cianjur, Dimulai Sejak Rabu Dini Hari

Nasional
Orangtua Tak Izinkan Autopsi Jenazah, Polisi Kesulitan Cari Penyebab Kematian Eril Dardak

Orangtua Tak Izinkan Autopsi Jenazah, Polisi Kesulitan Cari Penyebab Kematian Eril Dardak

Regional
Rumah Orangtua Juru Parkir di Ciracas Dirusak Orang Tak Dikenal

Rumah Orangtua Juru Parkir di Ciracas Dirusak Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Adik Bupati Trenggalek Ditemukan Meninggal dengan Wajah Tertutup Plastik, Ini Penjelasan Polisi

Adik Bupati Trenggalek Ditemukan Meninggal dengan Wajah Tertutup Plastik, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Korupsi Dana Pendidikan Diduga Sudah Sejak Bupati Cianjur Periode Sebelumnya

Korupsi Dana Pendidikan Diduga Sudah Sejak Bupati Cianjur Periode Sebelumnya

Nasional
KPK Minta Kakak Ipar Bupati Cianjur Segera Menyerahkan Diri

KPK Minta Kakak Ipar Bupati Cianjur Segera Menyerahkan Diri

Nasional
Suap untuk Bupati Cianjur Diberi Kode 'Cempaka'

Suap untuk Bupati Cianjur Diberi Kode "Cempaka"

Nasional
Ditangkap KPK, Bupati Cianjur Mundur dari Ketua DPW GP Nasdem Jabar

Ditangkap KPK, Bupati Cianjur Mundur dari Ketua DPW GP Nasdem Jabar

Nasional
Kaesang Pangarep Ajak Mahasiswa Berwirausaha: Tidak Harus Dunia Digital, 'Offline' Enggak Masalah

Kaesang Pangarep Ajak Mahasiswa Berwirausaha: Tidak Harus Dunia Digital, "Offline" Enggak Masalah

Regional
Bupati dan Kadis Cianjur Korupsi Dana Pendidikan 140 SMP

Bupati dan Kadis Cianjur Korupsi Dana Pendidikan 140 SMP

Nasional
Adik Bupati Trenggalek Meninggal di Kamar Indekos, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Adik Bupati Trenggalek Meninggal di Kamar Indekos, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Regional
McDonald's Bakal Kurangi Penggunaan Antibiotik pada Daging Sapi

McDonald's Bakal Kurangi Penggunaan Antibiotik pada Daging Sapi

Internasional
KPK Tetapkan Bupati Cianjur dan Kadis Pendidikan sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Cianjur dan Kadis Pendidikan sebagai Tersangka

Nasional
Cemburu, Pria Ini Bunuh Pacar Mantan Kekasihnya

Cemburu, Pria Ini Bunuh Pacar Mantan Kekasihnya

Regional
4.116 Lulusan Binus Siap Membangun Indonesia

4.116 Lulusan Binus Siap Membangun Indonesia

Edukasi

Close Ads X