Ganjil Genap Tak Berlaku untuk Kendaraan Dinas Pejabat Berpelat "RF"

Kompas.com - 16/04/2018, 10:36 WIB
Mobil Pejabat hendak nekad masuk ke tol Cibubur saat ganjil-genap, Senin (16/4/2018)KOMPAS.com/ Stanly Ravel Mobil Pejabat hendak nekad masuk ke tol Cibubur saat ganjil-genap, Senin (16/4/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jakarta ( BPTJ) Bambang Prihartono menyatakan, kebijakan ganjil genap tidak berlaku untuk kendaraan dinas dengan nomor polisi "RF".

"Tadi kami sudah kordinasi, jadi akan disamakan dengan ganjil genap di Sudirman-Thamrin. Kita tahu RF itu adalah nomor polisi kendaraan dinas, jadi meski pelatnya hitam tetap akan boleh lewat," ucap Bambang yang datang meninjau penerapan kebijakan ganjil genap di Tol Cibubur 2, Senin (16/4/2018).

Baca juga : Mobil Dinas Berpelat RF Coba Terobos Ganjil Genap di Tol Cibubur

Bambang mengatakan, pengendara mobil pelat RF bisa tetap melintas tanpa harus mengganti pelatnya dengan pelat merah.

Ia meminta maaf jika ada kesalahan yang dilakukan petugas di lapangan dengan melarang pengemudi kendaraan dinas berpelat RF memasuki tol.

"Tidak perlu ganti pelat merah. Jadi hari ini hari pertama, kami mohon maaf bila ada kesalahan. Ini akan jadi evaluasi lagi sekaligus sosialisasi," ucap Bambang.

Baca juga : Dampak Ganjil Genap, Antrean Penumpang Transjakarta Mengular di Cibubur

Sebelumnya, petugas Dinas Perhubungan dan kepolisian sempat menghentikan beberapa mobil pejabat yang hendak masuk karena bernomor ganjil. Mereka diahlikan menggunakan jalan arteri atau melintas dari pintu tol lain.

Sempat terjadi perdebatan antara pengemudi kendaraan berpelat RF tersebut dengan petugas sehingga mengakibatkan kemacetan panjang.


Terkini Lainnya

Lama Buat Pesanan, Penjual Pecel Lele Dikeroyok Pembelinya di Bekasi

Lama Buat Pesanan, Penjual Pecel Lele Dikeroyok Pembelinya di Bekasi

Megapolitan
Ramyadjie Priambodo Gunakan Uang Hasil Bobol ATM untuk Transaksi Bitcoin

Ramyadjie Priambodo Gunakan Uang Hasil Bobol ATM untuk Transaksi Bitcoin

Megapolitan
Dua Anak Balita Kakak Beradik Tewas Terbakar di Dalam Mobil yang Rusak

Dua Anak Balita Kakak Beradik Tewas Terbakar di Dalam Mobil yang Rusak

Regional
Bermain di Pantai usai Ujian, 13 Siswa SMA Disuruh Pulang oleh Polisi Syariat

Bermain di Pantai usai Ujian, 13 Siswa SMA Disuruh Pulang oleh Polisi Syariat

Regional
BPN: Dukungan Erwin Aksa Semakin Menguatkan Posisi Prabowo-Sandiaga

BPN: Dukungan Erwin Aksa Semakin Menguatkan Posisi Prabowo-Sandiaga

Nasional
Jokowi 'Groundbreaking' MRT Fase II pada 24 Maret 2019

Jokowi "Groundbreaking" MRT Fase II pada 24 Maret 2019

Nasional
Wapres Sebut Penghapusan Ujian Nasional Membahayakan Kualitas Pendidikan

Wapres Sebut Penghapusan Ujian Nasional Membahayakan Kualitas Pendidikan

Nasional
Bocah 9 Tahun Berkeliling Bagikan Uang Tabungan Orangtuanya ke Orang Asing

Bocah 9 Tahun Berkeliling Bagikan Uang Tabungan Orangtuanya ke Orang Asing

Internasional
Siswa Lulus SNMPTN Tidak Diijinkan Ikut SBMPTN 2019

Siswa Lulus SNMPTN Tidak Diijinkan Ikut SBMPTN 2019

Edukasi
Ramyadjie Priambodo Dapat Data Nasabah dari Komunitas di 'Black Market'

Ramyadjie Priambodo Dapat Data Nasabah dari Komunitas di "Black Market"

Megapolitan
Anies Ajukan Proyek Infrastruktur ke Jokowi Senilai Rp 571 Triliun

Anies Ajukan Proyek Infrastruktur ke Jokowi Senilai Rp 571 Triliun

Megapolitan
Menurut LSI, Prabowo-Sandi Dirugikan jika Kalangan Terpelajar Banyak yang Golput

Menurut LSI, Prabowo-Sandi Dirugikan jika Kalangan Terpelajar Banyak yang Golput

Nasional
Korban Aksi Teror Masjid Selandia Baru Ini Ingin Peluk Teroris Pembunuh Istrinya

Korban Aksi Teror Masjid Selandia Baru Ini Ingin Peluk Teroris Pembunuh Istrinya

Internasional
Pelajar SMK yang Ditangkap Polisi Jual Tembakau Gorila Racikannya Via Online

Pelajar SMK yang Ditangkap Polisi Jual Tembakau Gorila Racikannya Via Online

Regional
6.831 Orang Mengungsi akibat Bencana Banjir Bandang di Sentani Jayapura

6.831 Orang Mengungsi akibat Bencana Banjir Bandang di Sentani Jayapura

Nasional

Close Ads X