Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus Bocah yang Setir Mobil Pameran hingga Tabrak Tembok Mal di Kelapa Gading Berujung Damai

Kompas.com - 23/04/2024, 09:28 WIB
Shinta Dwi Ayu,
Larissa Huda

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang anak di bawah umur menginjak gas pedal mobil listrik Chery Omoda E5 yang sedang dipamerkan di Mal Of Infonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Akibatnya, mobil tersebut menabrak tembok mal sampai rusak. Kapolsek Kelapa Gading Komisaris Maulana Makarom membenarkan adanya kejadian itu pada Minggu (21//4/2024).

Menurut dia, masalah tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan pada Senin, (22/4/2024).

Baca juga: Lagi Pameran, Mobil Listrik Meluncur Tabrak Tembok Mal Lantaran Bocah

"Hasil dari pengecekan TKP dan klarifikasi saksi-saksi bahwa kejadian itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan antara pemilik kendaraan(showroom) dengan pihak keluarga anak yang menabrakan mobil di MOI," ucapn Maulana ketika dikonfirmasi oleh Kompas.com pada Selasa, (23/4/2024).

Menurut Maulana, usai kejadian kedua belah pihak langsung melakukan mediasi sehingga masalah cepat diselesaikan.

Namun, saat Kompas.com bertanya apakah kerusakan mobil dan tembok mal sepenuhnya diganti oleh keluarga bocah itu atau tidak, Maulana tidak menjawab.

Video kejadian bocah menyetir mobil pameran hingga tabrak tembok mal itu tersebar luas di sosial media salah satunya @jakut.info.

Dalam video itu terlihat mobil Chery warna putih meluncur begitu saja ke depan saat seorang bocah mengenakan baju kuning memainkan setir di dalamnya.

Baca juga: Pengemudi Xpander yang Tabrak Porsche di Showroom PIK 2 Siap Ganti Rugi Rp 5,7 Miliar

Usai menabrak tembok, orang tua bocah itu pun mengkhawatirkan kondisi putranya dan langsung membuka pintu mobil.

Kejadian itu pun menyita perhatian para pengunjung mal. Banyak pengunjung yang bingung, mengapa mobil pameran mesinnya menyala dan bisa dijalankan.

"Kok bisa jalan begitu? Untungnya enggak ada orang," ujar salah seorang pengunjung mal di dalam video itu.

Beruntungnya, tidak ada pengunjung mal yang terluka akibat peristiwa tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Megapolitan
Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Megapolitan
'Call Center' Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

"Call Center" Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

Megapolitan
Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Megapolitan
Pemprov DKI Razia 2.070 Pengemis dan Gelandangan Sejak Awal 2024

Pemprov DKI Razia 2.070 Pengemis dan Gelandangan Sejak Awal 2024

Megapolitan
Caleg PKS Asal Aceh Dapat Sabu dari Malaysia, Dikemas Bungkus Teh China

Caleg PKS Asal Aceh Dapat Sabu dari Malaysia, Dikemas Bungkus Teh China

Megapolitan
KAI Commuter Line: Tak Ada Korban Dalam Kecelakaan KRL dan Sepeda Motor di Ratu Jaya Depok

KAI Commuter Line: Tak Ada Korban Dalam Kecelakaan KRL dan Sepeda Motor di Ratu Jaya Depok

Megapolitan
Banyak Remaja Nongkrong di Bundaran HI hingga Dini Hari, Polisi Minta Orangtua Awasi

Banyak Remaja Nongkrong di Bundaran HI hingga Dini Hari, Polisi Minta Orangtua Awasi

Megapolitan
Pria Paruh Baya di Kemayoran Setubuhi Anak Tiri Berkali-kali, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Pria Paruh Baya di Kemayoran Setubuhi Anak Tiri Berkali-kali, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Megapolitan
DPRD DKI Minta Disdik Perbaiki Masalah Teknis dalam PPDB 2024

DPRD DKI Minta Disdik Perbaiki Masalah Teknis dalam PPDB 2024

Megapolitan
PDI-P Tawari Ahok Jadi Calon Gubernur Sumatera Utara, Pengamat: Dia Punya Nama Besar untuk Melawan Bobby

PDI-P Tawari Ahok Jadi Calon Gubernur Sumatera Utara, Pengamat: Dia Punya Nama Besar untuk Melawan Bobby

Megapolitan
Syarat Pembuatan SIM C1, Harus Punya SIM C Minimal 1 Tahun

Syarat Pembuatan SIM C1, Harus Punya SIM C Minimal 1 Tahun

Megapolitan
Polisi Resmi Terbitkan SIM C1 Hari Ini, Berlaku di Seluruh Indonesia

Polisi Resmi Terbitkan SIM C1 Hari Ini, Berlaku di Seluruh Indonesia

Megapolitan
Caleg PKS Tersangka Kasus Narkoba Sempat Buang HP dan Kartu Identitas saat Kabur

Caleg PKS Tersangka Kasus Narkoba Sempat Buang HP dan Kartu Identitas saat Kabur

Megapolitan
Polisi: SIM C1 untuk Motor Bermesin 250-500 Cc

Polisi: SIM C1 untuk Motor Bermesin 250-500 Cc

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com